Setelah selesai menunaikan sholat fardhu, Rasulullah SAW tidak langsung beranjak, tetapi menyempurnakan ibadahnya dengan rangkaian dzikir dan doa. Amalan ini bukan hanya menguatkan hati, tetapi juga memperkokoh hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.
Para ulama menjelaskan bahwa dzikir setelah sholat termasuk ciri dan kebiasaan yang selalu dilakukan Rasulullah SAW. Karena itu, menjaga urutan dzikir sesuai tuntunan beliau menjadi bagian dari upaya mengikuti sunnah.
Baca juga: Hukum Dzikir Menggunakan Tasbih dalam Islam |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari buku Sifat dan Mukjizat Shalat-Shalat Sunnah Rasulullah SAW karya Almas Abyan al-Fatih ada beberapa hadits yang menjelaskan keutamaan berdoa setelah sholat. Rasulullah SAW pernah berkata pada Mu'az bin Jabal,
"Janganlah kamu melupakan berdoa pada akhir setiap shalat: "Ya Allah SWT tolonglah aku untuk senantiasa mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan memperbagus ibadahku untuk-Mu." (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Nasa'i).
Dalam hadits lain yang diriwayatkan Tirmidzi,
"Rasulullah SAW ketika ditanya perihal doa yang paling didengar, yaitu doa yang paling dekat dengan dijabah menjawab adalah doa di tengah malam dan setelah sholat lima waktu," (HR Tirmidzi)
Urutan Dzikir Rasulullah SAW Setelah Sholat
Dikutip dari buku Zikir dan Doa setelah Shalat ala Rasulullah karya H. Hamdan Hamed, berikut urutan dzikir yang bisa dibaca dan diamalkan setelah sholat fardhu.
1. Membaca Istighfar
ØŖŲØŗŲØĒŲØēŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲ (ŲŖÃ) اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ Ø§ŲØŗŲŲŲØ§Ų ŲØ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲŲØ§Ų ŲØ ØĒŲØ¨ŲØ§ØąŲŲŲØĒŲ ŲŲØ§ Ø°ŲØ§ اŲŲØŦŲŲŲØ§ŲŲ ŲŲØ§ŲŲØĨŲŲŲØąŲØ§Ų Ų
Arab latin: Astaghfirullah (3x) Allahumma anta assalaam, wa minka assalaam, tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah, (3x). Ya Allah, Engkau Mahasejahtera, dan dari-Mu kesejahteraan, Mahasuci Engkau, wahai Rabb Pemilik keagungan dan kemuliaan." (Dari Tsauban, HR Muslim, Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa'i & Ibnu Majah)
2. Melanjutkan Lafaz Dzikir Kedua
ŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲŲØ§ Ø´ŲØąŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲØ¯ŲŲØąŲØ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ŲŲØ§ Ų ŲØ§ŲŲØšŲ ŲŲŲ ŲØ§ ØŖŲØšŲØˇŲŲŲØĒŲØ ŲŲŲŲØ§ Ų ŲØšŲØˇŲŲŲ ŲŲŲ ŲØ§ Ų ŲŲŲØšŲØĒØ ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲØšŲ Ø°ŲØ§ اŲŲØŦŲØ¯Ų Ų ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲØ¯ŲŲ
Arab latin: Laa ilaaha illa Allahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadiir, Allahumma laa maani'a limaa a'thaita wa laa mu'thiya limaa mana'ta wa laa dzal jaddi minka aljaddu
Artinya: "Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Mahaesa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala ke- rajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang men- cegah apa yang Engkau beri dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya dari (siksa)-Mu." (Dari al-Mughirah bin Syu'bah, HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, an-Nasa'i, Ibnu Khuzaimah, & ad-Darimi)
3. Membaca Dzikir Tasbih, Tahmid dan Takbir 33x
ØŗŲØ¨ŲØŲاŲŲ Ø§ŲŲŲŲ (ÛŗÛŗÃ) اŲŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲŲŲ (ÛŗÛŗÃ) اŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØ¨ŲØąŲ (ÛŗÛŗÃ)
Arab latin: Subhaanallah (33x) Alhamdulillah (33x) Allahu akbar (33x)
Artinya: "Mahasuci Allah, (33x)" "Segala puji bagi Allah, (33x)" "Allah Mahabesar, (33x)"
4. Lanjutkan dengan Dzikir Lainnya
ŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŲØ¯ŲŲŲ ŲŲØ§ Ø´ŲØąŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲØ¯ŲŲØą
Arab latin: Laa ilaaha illa Allahu wahdahu laa syariika lahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadiir
Artinya: "Tidak ada tuhan yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi kerajaan, bagi-Nya segala puji. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu." (HR Muslim, Ahmad, Ibnu Khuzaimah & Baihaqi)
5. Membaca Surah Al Ikhlas, Surah Al Falaq, dan Surah An Nas
Membaca surah Al Ikhlas terlebih dahulu,
ŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲØŲØ¯ŲÛ
Arab latin: Qul huwallÄhu aá¸Ĩad
Artinya: "1. Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa."
اŲŲŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲØĩŲŲŲ ŲØ¯ŲÛ
Arab latin: AllÄhuášŖ-ášŖamad
Artinya: "2. Allah tempat meminta segala sesuatu."
ŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲØ¯ŲÛ
Arab latin: Lam yalid wa lam yáģĨlad
Artinya: "3. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan."
ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲØ§ Ø§ŲØŲØ¯Ų
Arab latin: Wa lam yakul laháģĨ kufuwan aá¸Ĩad
Artinya: "4. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."
Kemudian dilanjutkan dengan membaca surah Al Falaq,
1. ŲŲŲŲ Ø§ŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲÛ
Arab latin: qul a'áģĨÅŧu birabbil-falaq
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh)"
2. Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ØŽŲŲŲŲŲÛ
Arab latin: min syarri mÄ khalaq
Artinya: "dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan"
ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØēŲØ§ØŗŲŲŲ Ø§ŲØ°Ųا ŲŲŲŲØ¨ŲÛ 3.
Arab latin: wa min syarri gÄsiqin iÅŧÄ waqab
Artinya: "dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita"
4. ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ°ØĢŲ°ØĒŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲØ¯ŲÛ
Arab latin: wa min syarrin-naffÄsÄti fil-'uqad
Artinya: "dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya)"
5. ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØŲØ§ØŗŲØ¯Ų Ø§ŲØ°Ųا ØŲØŗŲØ¯Ų āŖ
Arab latin: wa min syarri hÄsidin iÅŧÄ hasad.
Artinya: "dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
Lalu, membaca surat An Nas,
ŲŲŲŲ Ø§ŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ ŲĄ
Arab latin: qul a'áģĨÅŧu birabbin-nÄs
Artinya: "1. Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia."
Ų ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ Ųĸ
Arab latin: malikin-nÄs
Artinya: "2. Raja manusia,"
اŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ ŲŖ
Arab latin: ilÄhin-nÄs
Artinya: "3. sembahan manusia"
Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ø§ŲŲŲŲØŗŲŲŲØ§ØŗŲ ÛÛ Ø§ŲŲØŽŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ Ų¤
Arab latin: min syarril-waswÄsil-khannÄs
Artinya: "4. dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi"
اŲŲŲØ°ŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲØŗŲ ŲŲŲŲ ØĩŲØ¯ŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ ŲĨ
Arab latin: allaÅŧÄĢ yuwaswisu fÄĢ ášŖudáģĨrin-nÄs
Artinya: "5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,"
Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ āŖ ŲĻ
Arab latin: minal-jinnati wan-nÄs
Artinya: "6. dari (golongan) jin dan manusia."
6. Melafalkan Ayat Kursi
اŲŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲØ§Ų اŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲÛ Ø§ŲŲŲØŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ÛÛ ŲŲØ§ ØĒŲØŖŲØŽŲØ°ŲŲŲ ØŗŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲ ŲÛ ŲŲŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ Ų°ŲŲ°ØĒŲ ŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲŲØ§ŲØąŲØļŲÛ Ų ŲŲŲ Ø°ŲØ§ اŲŲŲØ°ŲŲŲ ŲŲØ´ŲŲŲØšŲ ØšŲŲŲØ¯ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØ§ŲذŲŲŲŲŲÛ ŲŲØšŲŲŲŲ Ų Ų ŲØ§ بŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¯ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲØ§ ØŽŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲÛ ŲŲŲŲØ§ ŲŲØŲŲŲØˇŲŲŲŲŲ Ø¨ŲØ´ŲŲŲØĄŲ Ų ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ بŲŲ ŲØ§ Ø´ŲØ§Û¤ØĄŲÛ ŲŲØŗŲØšŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ Ų°ŲŲ°ØĒŲ ŲŲØ§ŲŲØ§ŲØąŲØļŲÛ ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲØ¯ŲŲŲ ØŲŲŲØ¸ŲŲŲŲ ŲØ§Û ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų
Arab latin: AllÄhu lÄ ilÄha illÄ huw, al-á¸Ĩayyul-qayyáģĨm, lÄ ta`khuÅŧuháģĨ sinatuw wa lÄ na`áģĨm, laháģĨ mÄ fis-samÄwÄti wa mÄ fil-ará¸, man ÅŧallaÅŧÄĢ yasyfa'u 'indahÅĢ illÄ bi`iÅŧnih, ya'lamu mÄ baina aidÄĢhim wa mÄ khalfahum, wa lÄ yuá¸ĨÄĢášáģĨna bisyai`im min 'ilmihÄĢ illÄ bimÄ syÄ`, wasi'a kursiyyuhus-samÄwÄti wal-ará¸, wa lÄ ya`áģĨduháģĨ á¸ĨifáēuhumÄ, wa huwal-'aliyyul-'aáēÄĢm
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
(dvs/inf)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?