Salah satu cara taubat yang dianjurkan dalam Islam adalah sholat taubat, yaitu sholat sunnah dua rakaat yang dilakukan dengan niat memohon ampun atas dosa yang telah diperbuat.
Sholat taubat tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga bentuk pengakuan atas kelemahan manusia di hadapan Sang Pencipta. Setelah melaksanakan sholat ini, dianjurkan untuk memperbanyak doa memohon ampunan, karena pada saat itu hati sedang lembut, penuh penyesalan, dan doa lebih mudah dikabulkan.
Baca juga: Niat Sholat Taubat 2 Rakaat dan Tata Caranya |
Pengertian Sholat Taubat
Dikutip dari buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar karya Dra. Neni Nuraeni M.Ag, sholat taubat adalah sholat sunnah dua rakaat yang dikerjakan oleh seorang muslim ketika ia merasa telah melakukan dosa dan ingin memohon ampun kepada Allah SWT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuan dikerjakannya sholat ini adalah menunjukkan penyesalan yang tulus dan tekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Perintah mengerjakan taubat termaktub dalam Al-Qur'an surah At-Tahrim ayat 8,
ŲŲŲ°ŲØŖŲŲŲŲŲŲØ§ ŲąŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ØĄŲØ§Ų ŲŲŲŲØ§Û ØĒŲŲØ¨ŲŲŲØ§Û ØĨŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲ ØĒŲŲŲØ¨ŲØŠŲ ŲŲŲØĩŲŲØŲØ§ ØšŲØŗŲŲŲ° ØąŲØ¨ŲŲŲŲŲ Ų ØŖŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲØąŲ ØšŲŲŲŲŲ Ų ØŗŲŲŲŲŲŲŲØ§ØĒŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ¯ŲØŽŲŲŲŲŲŲ Ų ØŦŲŲŲŲŲ°ØĒŲ ØĒŲØŦŲØąŲŲ Ų ŲŲ ØĒŲØŲØĒŲŲŲØ§ ŲąŲŲØŖŲŲŲŲŲŲ°ØąŲ ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ ŲŲØŽŲØ˛ŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ ŲŲŲąŲŲŲØ°ŲŲŲŲ ØĄŲØ§Ų ŲŲŲŲØ§Û Ų ŲØšŲŲŲÛĨ Û ŲŲŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲØŗŲØšŲŲŲ° بŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØ¯ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ¨ŲØŖŲŲŲŲ ŲŲ°ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§Ų ØŖŲØĒŲŲ ŲŲ Ų ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲØąŲŲŲØ§ ŲŲŲąØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲØ§Ų Û ØĨŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲ° ŲŲŲŲŲ Ø´ŲŲŲØĄŲ ŲŲØ¯ŲŲØąŲ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".
Dalam hadits dari Abu Bakar RA, ia mengatakan Rasulullah SAW bersabda,
"Tidaklah seorang hamba melakukan dosa, kemudian ia berwudhu dengan baik, lalu berdiri dan sholat dua rakaat, kemudian memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah SWT pasti mengampuninya." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Dalil ini menjadi dasar utama disyariatkannya sholat taubat dalam Islam.
Niat Sholat Taubat
Merujuk buku Panduan Sholat Rosulullah 2 karya Imam Abu Wafa, berikut bacaan niat sholat taubat:
ØŖØĩŲŲ ØŗŲŲŲŲØŠŲ Ø§ŲØĒŲŲŲŲØ¨ŲØŠŲ ØąŲŲŲØšŲØĒŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ØĒŲØšŲاŲŲŲ
Arab latin: Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Saya niat sholat taubat dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Doa Setelah Sholat Taubat agar Dosa Diampuni
Setelah menyelesaikan sholat taubat, sangat dianjurkan untuk membaca istighfar, dzikir, dan doa-doa ampunan. Berikut beberapa doa yang bisa diamalkan:
ØŖŲØŗŲØĒŲØēŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°ŲŲ ŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØŖŲØĒŲŲŲØ¨Ų ØĨŲŲŲŲŲŲŲ
Arab latin: Astaghfirullaahal'adziim, alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih
Artinya: "Saya mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan melainkan hanya Dia Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Nya,"
Kemudian, dianjurkan juga membaca doa setelah sholat taubat yang berbunyi:
اŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ ØąŲØ¨ŲŲŲ ŲØĸاŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§Ø§ŲŲŲØĒŲ ØŽŲŲŲŲŲØĒŲŲŲŲ ŲŲØŖŲŲØ§Ų ØšŲØ¨ŲدŲŲŲ ŲŲØŖŲŲØ§Ų ØšŲŲŲŲ ØšŲŲŲØ¯ŲŲŲ ŲŲŲŲØšŲدŲŲŲ Ų ŲØ§ Ø§ØŗŲØĒŲØˇŲØšŲØĒŲ ØŖŲØšŲŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų Ų Ø´ŲØąŲŲŲ ŲØ§ØĩŲŲŲØšŲØĒŲ. Ø§ŲØ¨ŲŲŲØĄŲŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØšŲŲ ŲØĒŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲØŖŲبŲŲŲØĄŲ Ø¨ŲØ°ŲŲŲØ¨ŲŲ ŲŲØ§ØēŲŲŲØąŲŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲŲŲŲ ŲØ§ŲŲŲØēŲŲŲØąŲ Ø§ŲØ°ŲŲŲŲŲŲØ¨Ų اŲŲØ§ŲŲ Ø§ŲŲŲØĒŲ
Arab latin: Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana'abduka wa ana'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu. abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: "Wahai Tuhan, Engkau adalah Tuhanku, tiada yang patut disembah melainkan hanya Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui dosaku, karena itulah ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat memberi ampunan melainkan Engkau wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku perbuat."
(dvs/kri)












































Komentar Terbanyak
Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dinilai Berisiko, MUI Sampaikan Hal Ini
Kisah Ulbah bin Zaid, Sang Fakir yang Sedekahnya Getarkan Langit
Hukum Mengambil Barang Temuan di Jalan yang Tidak Diketahui Pemiliknya