Setelah mengerjakan sholat fardhu, biasanya muslim membaca sejumlah zikir. Banyak keutamaan yang terkandung dari zikir-zikir tersebut.
Menukil dari kitab Al-Dzikr wa al-Du'a fi Dhau' al-Kitab wa al-Sunnah karya Syaikh Abd al-Razaq ibn Abd al-Muhsin al-Badr terjemahan Syofyan Hadi, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk membaca tiga kalimat thayyibah setelah sholat. Zikir yang disunnahkan untuk dibaca yaitu tasbih, tahmid dan takbir dengan masing-masing 33 kali.
Rasulullah SAW bersabda,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Barang siapa yang bertasbih sebanyak 33 kali, bertahmid sebanyak 33 kali, dan bertakbir sebanyak 33 kali setelah melaksanakan sholat fardhu sehingga berjumlah 99 kali, kemudian menggenapkannya untuk yang keseratus dengan ucapan:
Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Hanya milik-Nya kekuasaan, dan untuk-Nya pujian dan Dia Maha berkuasa di atas segala sesuatu. Maka kesalahannya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan." (HR Muslim)
Bacaan Zikir Setelah Sholat Fardhu
Masih dari sumber yang sama, berikut bacaan zikir setelah sholat fardhu yang dibaca sebanyak 33 kali.
1. Tasbih
سُبْحَانَ الله
Subhaana Allah
Artinya: "Maha Suci Allah."
2. Tahmid
الْحَمْدُ للهِ
Alhamdulillah
Artinya: "Segala puji bagi Allah."
3. Takbir
اللَّهُ أَكْبَرُ
Allahu Akbar
Artinya: "Allah Maha Besar."
Zikir Setelah Sholat Fardhu Setara Haji, Umrah dan Sedekah
Menurut kitab Shalatul Mu'min susunan Sa'id bin 'Ali bin Wahf Al Qahthani terjemahan Abu Khadijah, keutamaan membaca zikir setelah sholat fardhu adalah kedudukannya setara dengan haji, umrah dan sedekah. Terkait hal ini disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA.
Suatu saat ada sekelompok orang miskin dari golongan Muhajirin datang kepada Rasulullah SAW. Orang-orang itu berkata kepada beliau, "Orang-orang kaya dengan mudah dapat meraih derajat tinggi dan kenikmatan abadi (di surga)."
Mendengar hal ini, Rasulullah SAW bertanya kepada mereka, "Mengapa begitu?"
Mereka menjawab, "Mereka (orang-orang kaya) bisa sholat sebagaimana kami sholat dan berpuasa sebagaimana kami berpuasa. Sementara dengan harta lebih yang mereka miliki, mereka bisa berhaji, berumrah, berjihad, dan bersedekah."
Rasulullah SAW bersabda, "Maukah aku ajarkan kepada kalian kalimat dzikir yang dengannya kalian dapat meraih apa yang bisa diraih oleh orang-orang yang telah mendahului kalian dan kalian dapat mendahului orang-orang ada sesudah kalian (dalam meraihnya), sementara itu juga tak ada seorang pun yang kalian amalkan ini?"
Beliau melanjutkan, "Kalian bertasbih, bertakbir, dan bertahmid sebanyak 33 kali di setiap selesai sholat."
Lagi-lagi para Muhajirin itu berkata, "Kami telah mendengar saudara-saudara kami yang kaya itu juga mengamalkan apa yang kami amalkan."
Rasulullah SAW lalu menjawab,
ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِهِ مَنْ يَشَاءُ
Artinya: "Itulah karunia Allah yang Dia berikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya." (HR Bukhari dan Muslim)
Wallahu a'lam.
(aeb/lus)
Komentar Terbanyak
Ketum PBNU Gus Yahya Minta Maaf Undang Peter Berkowitz Akademisi Pro-Israel
Kelaparan di Gaza Kian Memburuk, Korban Anak Meningkat
Negara Arab Kompak Katakan Israel Lakukan Genosida di Gaza