Sholat Tasbih adalah ibadah sunnah yang didalamnya banyak membacakan kalimat tasbih. Sholat ini penuh keutamaan, dan bisa dikerjakan pada malam-malam istimewa seperti malam Lailatul Qadar.
Dalam Islam, malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Mengutip laman Kemenag RI, dari Aisyah radhiyallahu 'anha, beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Carilah Lailatul Qadr pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan." (HR. Bukhari & Muslim).
Untuk mencapainya, umat muslim dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan memperbanyak ibadah untuk meminta ampunan, rahmat, dan keberkahan-Nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waktu Sholat Tasbih
Dikutip dari buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW oleh Ustadz Arif Rahman, dalam kitab Ithaf al-Sadah al-Muttaqin (3/781), disebutkan bahwa waktu sholat tasbih bisa dilakukan baik di siang atau malam hari. Jika ingin dikerjakan di siang hari maka dengan satu salam. Namun, jika dikerjakan malam hari maka dengan dua salam.
Ini adalah sholat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:
"Jika engkau mampu melaksanakannya (sholat tasbih) setiap hari, maka lakukanlah. Jika tidak mampu, maka lakukan seminggu sekali. Jika tidak mampu, maka lakukan sebulan sekali. Jika tidak mampu, maka lakukan setahun sekali dan jika tidak mampu juga, maka lakukan sekali dalam seumur hidup." (HR Abu Daud)
Tata Cara Sholat Tasbih
Dalam buku Panduan Shalat Praktis & Lengkap yang disusun oleh Ust. Syaifurrahman El-Fati, sholat sunnah Tasbih merupakan sholat sunnah yang dikerjakan untuk tujuan mentasbihkan (mensucikan) Allah secara khusus.
Pada dasarnya, tata cara sholat tasbih sama seperti melakukan sholat sunnah lainnya. Perbedaannya hanya pada niatnya saja dan tambahan pembacaan tasbih. Bacaan tasbih dibaca sebanyak 300, dalam 4 rakaat yang dikerjakan.
Niat Sholat Tasbih
ØŖØĩŲŲ ØŗŲØŠ Ø§ŲØĒØŗØ¨ŲØ ØąŲØšØĒŲŲ Ø§ŲŲŲ ØĒؚاŲŲØ اŲŲŲ ØŖŲØ¨Øą.
Ushalli sunnata-t-tasbihi rak'ataini lillahi ta'ala. Allahu akbar.
Artinya: "Saya berniat sholat tasbih dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allah Mahabesar."
Setiap gerakan sesudah membaca bacaan surah, membaca tasbih berikut:
ØŗŲØ¨ŲØŲاŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲØŲ
د ŲŲŲ ŲŲØ§ ØĨŲŲ ØĨŲØ§ اŲŲŲ ŲØ§ŲŲŲ ØŖŲØ¨Øą ŲŲØ§ ØŲŲ ŲŲØ§ŲŲØŠ ØĨŲØ§ باŲŲŲ Ø§ŲØšŲŲ Ø§ŲØšØ¸ŲŲ
Subhanaallah wa-l-hamdu lillahi wala ilaha illa allah wa allÃĸhu akbar walÃĸ haula walÃĸ quwwata illÃĸ billÃĸhi-l-liyyi-l-azhÃŽm.
Artinya: "Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah tidak ada tuhan selain Allah. Allah Mahabesar. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Mahatinggi lagi Mahaagung."
Lebih lanjut, berikut adalah tata cara melakukan sholat tasbih:
- Berwudhu.
- Membaca niat sholat tasbih.
- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah
- Membaca surah Al-Fatihah satu kali dilanjutkan membaca surah Al-Kafirun. Lebih utama lagi membaca surah-surah Al-Qur'an yang dimulai dengan tasbih (surah Al-Hadid, Hasyr, Shaff, Al-Jum'ah dan At-Taghabun).
- Sesudah membaca surah-surah dilanjutkan dengan membaca tasbih 15 kali.
- Rukuk, dalam rukuk hendaklah membaca Tasbih 10 kali.
- Sehabis membaca bacaan rukuk, melafalkan bacaan tasbih sebanyak 10 kali, kemudian bangun dari rukuk, dan membaca tasbih lagi 10 kali.
- Sujud membaca doa sujud, dan dalam sujud tersebut membaca tasbih 10 kali.
- Bangun dari sujud, dan membaca tasbih lagi 10 setelah itu sujud dan membaca tasbih 10 kali.
Bacaan tasbih dilakukan pada setiap rakaatnya sampai 4 rakaat. Jumlah hitungan tasbih di setiap rakaatnya 75, dan jika di jumlah bacaan tasbih 4 rakaat maka total hitungan menjadi 300 bacaan tasbih.
Doa Setelah Sholat Tasbih
Mengutip kitab karya Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani. Doa sholat tasbih ini dibaca setelah tasyahud akhir sebelum salam.
اŲŲŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲ ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ ØĒŲŲŲŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¯ŲŲ ŲŲØŖŲØšŲŲ ŲØ§ŲŲ ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲØ§ØĩŲØŲØŠŲ ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲØĒŲŲŲŲØ¨ŲØŠŲ ŲŲØšŲØ˛ŲŲ Ų ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲØĩŲŲØ¨ŲØąŲ ŲŲŲŲØŦŲŲŲ ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŽŲØ´ŲŲŲØŠŲ ŲŲØˇŲŲŲØ¨Ų ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲØąŲŲØēŲØ¨ŲØŠŲ ŲŲØĒŲØšŲبŲŲØ¯Ų ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØąŲØšŲ ŲŲØšŲØąŲŲŲØ§ŲŲ ØŖŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲŲ Ų ØŲØĒŲŲŲ ØŖŲØŽŲاŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲ ØŖŲØŗŲØŖŲŲŲŲŲ Ų ŲØŽŲاŲŲØŠŲ ØĒŲØŲØŦŲØ˛ŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲ Ų ŲØšŲاØĩŲŲŲŲŲ ØŲØĒŲŲŲ ØŖŲØšŲŲ ŲŲŲ Ø¨ŲØˇŲØ§ØšŲØĒŲŲŲ ØšŲŲ ŲŲŲØ§ ØŖŲØŗŲØĒŲØŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲ ØąŲØļŲØ§ŲŲ ŲŲØŲØĒŲŲŲ ØŖŲŲŲØ§ØĩŲØŲŲŲ Ø¨ŲØ§ŲØĒŲŲŲŲØ¨ŲØŠŲ ØŽŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲŲŲ ØŲØĒŲŲŲ ØŖŲØŽŲŲŲØĩŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØĩŲŲØŲØŠŲ ØŲŲŲØ§ØĄŲ Ų ŲŲŲŲŲ ŲŲØŲØĒŲŲŲ ØŖŲØĒŲŲŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲØŖŲŲ ŲŲØąŲ ŲŲŲŲŲŲŲØ§ ŲŲØŲØĒŲŲŲ ØŖŲŲŲŲŲŲŲ ØŖŲØŲØŗŲŲŲ Ø§ŲØ¸ŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØ ØŗŲØ¨ŲØŲاŲŲ ØŽŲØ§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲØąŲ. ا ŲŲ ŲŲŲŲŲ ØąŲŲŲØ§ŲŲØŠŲ ØŽŲØ§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØąŲ
AllÃĸhumma innÃŽ as'aluka taufÃŽqa ahlil hudÃĸ, wa a'mÃĸla ahlil yaqÃŽn, wa munÃĸshahata ahlit taubah, wa 'azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta'abbuda ahlil wara'i, wa 'irfÃĸna ahlil 'ilmi hattÃĸ akhÃĸfak. AllÃĸhumma innÃŽ as'aluka makhÃĸfatan tahjizunÃŽ 'an ma'ÃĸshÃŽka hattÃĸ a'mala bi thÃĸ'atika 'amalan astahiqqu bihÃŽ ridhÃĸka wa hattÃĸ unÃĸshihaka bit taubah, khaufan minka hattÃĸ akhlusha lakan nashÃŽhata hayÃĸ'an minka wa hattÃĸ atawakkala 'alaika fil 'umÃģri kullihÃĸ wa hattÃĸ akÃģna 'uhsinuz zhanna bika, subhÃĸna khÃĸliqin nÃģr (lain riwayat khÃĸliqin nÃĸr).
Artinya, "Ya Allah, kepada-Mu aku meminta petunjuk mereka yang terima hidayah, amal-amal orang yang yakin, ketulusan mereka yang bertobat, keteguhan hati mereka yang bersabar, kekhawatiran mereka yang takut (kepada-Mu), doa mereka yang berharap, ibadah mereka yang wara', dan kebijaksanaan mereka yang berilmu agar aku menjadi takut kepada-Mu. Ya Allah, masukkanlah rasa takut di kalbuku yang dapat menghalangi diri ini untuk mendurhakai-Mu. Dengan demikian aku dapat beramal saleh yang mengantarkanku pada ridha-Mu, dan aku bertobat setulusnya karena takut kepada-Mu. Dengan itu pula aku beribadah secara tulus karena malu kepada-Mu. Dengan rasa takut itu aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Karena itu juga aku dapat berbaik sangka selalu kepada-Mu. Maha Suci Engkau Pencipta cahaya (lain riwayat, Pencipta api)
Anjuran dan Keutamaan Sholat Tasbih
Sholat ini sangat dianjurkan, diriwayatkan 'Ikramah dari Abdullah Ibnu Abbas, beliau berkata bahwa rasulullah SAW pernah berkata pada pamannya yakni Abbs bin Abdul Muthalib.
"Apakah engkau mau aku memberimu sesuatu, kukaruniai, kuberi hadiah yang istimewa jika kamu mau mengerjakannya, niscaya Allah akan mengampuni dosamu yang awal hingga akhir, yang dahulu dan yang baru, yang disengaja dan tidak disengaja, yang tampak dan yang samar yakni melakukan sholat 4 rakaat yang tiap rakaatnya membaca surah Al-Fatihah dan surah apa saja dari Al-Qur'an. Setelah membaca itu dalam rakaat pertama, sedangkan posisi kamu adalah berdiri maka bacalah tasbih subhÃĸna AllÃĸhu wa al-hamdu lillah wa la ilaha illÃĸ Allah wa AllÃĸhu Akbar lima belas kali kemudian rukuk dan membaca di waktu engkau masih dalam keadaan rukuk membaca tasbih sepuluh kali kemudian i'tidal dan membaca di waktu engkau masih dalam keadaan i'tidal membaca tasbih sepuluh kali. Kemudian sujud dan membaca lagi sepuluh kali kemudian engkau mengangkat kepala dari sujud dan engkau membaca tasbih sepuluh kali kemudian sujud lagi dan membaca tasbih sepuluh kali tasbih lalu engkau angkat kepalamu dari sujud dan di waktu duduk sebelum berdiri membaca tasbih sepuluh kali, hal itu membaca tasbih-jumlahnya tujuh puluh lima kali dalam setiap rakaat dari ke empat rakaat itu,"
Berikut adalah fadhilah atau keutamaan sholat tasbih:
- Allah SWT akan mengampuni dosa kita yang telah lalu dan yang terkemudian.
- Bisa mendekatkan hubungan kita ke Allah SWT.
- Menenangkan jiwa dan pikiran.
- Mendapatkan pahala.
Sholat Tasbih menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, terutama saat menjemput malam Lailatul Qadar. Meskipun sholat ini sangat dianjurkan pada malam Lailatul Qadar, sholat ini tetap bisa dilaksanakan kapan saja sebagai bentuk ibadah. Wallahu a'lam.
(khq/fds)












































Komentar Terbanyak
Gus Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Ketum PBNU: Serahkan ke Proses Hukum
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
MUI Soroti Pasal Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru