Tawasul Nabi Muhammad SAW, Ini Cara dan Bacaan yang Diamalkan

Tawasul Nabi Muhammad SAW, Ini Cara dan Bacaan yang Diamalkan

Anisa Febriani - detikHikmah
Selasa, 03 Sep 2024 19:15 WIB
Tawasul Nabi Muhammad SAW, Ini Cara dan Bacaan yang Diamalkan
Ilustrasi membaca tawasul (Foto: Shutterstock)
Jakarta -

Tawasul Nabi Muhammad SAW adalah bacaan yang diamalkan melalui perantara. Tawasul juga dilakukan sebagai salah satu upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurut buku Pengantar Lengkap Ilmu Komunikasi Filsafat dan Etika Ilmunya serta Perspektif Islam tulisan Rachmat Kriyantono, tawasul bukan hal syirik karena tetap meminta kepada Allah SWT meski melalui perantara. Tawasul bisa ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW, malaikat, serta para wali yang dianugerahi karomah.

Diterangkan dalam buku Aktivasi Shalawat Nabi karya Ustaz Rusdianto, secara bahasa tawasul atau tawassul berarti taqarrub yang bermakna mendekat. Sementara itu, dari segi istilah tawasul artinya menjadikan sesuatu sebagai perantara dalam usaha memperoleh kedudukan yang tinggi di sisi Allah SWT atau untuk mewujudkan keinginan dan cita-cita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara Tawasul Nabi Muhammad SAW

Mengutip buku Shalawat Jalan Selamat Menuju Akhirat karya Dian Erwanto, cara bertawasul kepada Nabi Muhammad SAW dengan membaca sholawat. Ini menjadi status tawasul yang paling istimewa karena langsung wasilah kepada sang rasul.

Muslim yang bertawasul mengakui dirinya tak luput dari kesalahan dan penuh kekurangan. Karenanya, ia menjadikan sesuatu atau seseorang yang diridhai dan dicintai Allah SWT sebagai perantara.

ADVERTISEMENT

Mengacu pada sumber yang sama, Muhammad al-Maliki al-Hasani dalam kitab Mafahim Yajib an Tushah-hah mengatakan bahwa tawasul menjadi cara berdoa dan pintu masuk untuk menghadap Allah SWT. Jadi, tujuan utama dalam tawasul adalah Allah SWT. Orang yang dijadikan tawasul hanya sekadar perantara untuk mendekatkan diri kepada sang Khalik.

Bacaan Tawasul Nabi Muhammad SAW

Berikut bacaan tawasul Nabi Muhammad SAW yang dikutip dari buku Dzikir Agung Para Wali Allah: Sejarah Dzikrul Ghofilin dan Fadhilah Bacaannya susunan M N Ibad.

1. Membaca Sholawat Nabi SAW

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĩŲŽŲ„Ų‘Ų ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ Øĸ؄ؐ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų.

Arab latin: Allahumma shalli 'alaa muhammad wa'alaa aali muhammad

Artinya: "Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad."

2. Pengantar Tawasul Hadiah Fatihah

Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø­ŲŽØļŲ’ØąŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘Ų ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ ŲˆŲŽØ§ŲŽŲ„ŲŲ‡Ų ؈ØĩŲŽØ­Ų’Ø¨ŲŲ‡Ų Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲŒ ؄ؐ؄؇ؐ Ų„ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų’ŲŲŽØ§ØĒŲØ­ŲŽØŠŲ

Arab latin: Ila hadrotin nabiyyi shollalloohu 'alaihi wasallam, waalihi washohbihi syaia lillahi lahum ul faatihah

Artinya: "Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Untuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga, dan para sahabatnya. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Fatihah."

3. Membaca Surah Al Fatihah

Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų. Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄؇ؐ ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ. Ø§ŲŽŲ„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų. Ų…ŲŽØ§Ų„ŲŲƒŲ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†Ų. Ø§ŲŲŠŲ‘ŲŽØ§ŲƒŲŽ Ų†ŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯Ų ŲˆŲŽØ§ŲŲŠŲ‘ŲŽØ§ŲƒŲŽ Ų†ŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØšŲŲŠŲ’Ų†Ų. Ø§ŲŲ‡Ų’Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲØąŲŽØ§ØˇŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽŲ…ŲØŗŲ’ØĒŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽ. ØĩŲØąŲŽØ§ØˇŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°Ų ŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲ†Ų’ØšŲŽŲ…Ų’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ØēŲŽŲŠŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØēŲ’ØļŲŲˆŲ’Ø¨Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ø§Ų„ØļŲ‘ŲŽØ§Ų„Ų‘ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ. Ø§ŲŽŲ…ŲŲŠŲ†Ų’

Arab latin: Bismillahirahir rahmanir rahim. Alhamdu lillahi rabbil alamin. Ar rahmanir rahim. Maliki yaumiddin. Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. Ihdinash shirathal mustaqim. Shirathalladzina an'amta 'alaihim ghairil-maghdlubi 'alaihim wa ladl-dlallin. Aamiin.

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terlontar. Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kau anugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Semoga Kau kabulkan permohonan kami."

Itulah tawasul Nabi Muhammad SAW yang dapat dibaca muslim. Jangan lupa diamalkan ya!




(aeb/kri)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads