5 Amalan Hari Arafah Sesuai Sunnah, Tak Hanya Puasa

5 Amalan Hari Arafah Sesuai Sunnah, Tak Hanya Puasa

Tim detikHikmah - detikHikmah
Minggu, 16 Jun 2024 19:43 WIB
5 Amalan Hari Arafah Sesuai Sunnah, Tak Hanya Puasa
Ilustrasi hari Arafah. (Foto: AP/Rafiq Maqbool)
Jakarta -

Muslim di Indonesia memasuki hari Arafah 9 Dzulhijjah pada hari ini. Ada sejumlah amalan hari Arafah yang bisa dikerjakan.

Pada 9 Dzulhijjah disebut hari Arafah sebab menurut Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah oleh Nur Solikhin, momen tersebut bertepatan dengan momen jemaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah yang menjadi puncak haji. Di sana, jemaah dianjurkan untuk memberbanyak amal saleh.

Muslim yang tidak haji pun turut dianjurkan untuk memperbanyak amalan pada momen tersebut. Sebab, ada sejumlah keutamaan di dalamnya. Apa saja yang bisa diamalkan pada hari Arafah?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

5 Amalan Hari Arafah Sesuai Sunnah

1. Memperbanyak Doa

Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa pada hari Arafah. Sebab, pada hari ini dijelaska dalam hadits adalah sebaik-baiknya waktu untuk mengamalkan doa. Hal ini dibersandar dari riwayat hadits Ibn Syu'aib dari kakeknya yang mengutip sabda Rasulullah SAW,

ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ø¯ŲŲ‘ØšŲŽØ§ØĄŲ Ø¯ŲØšŲŽØ§ØĄŲ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ØšŲŽØąŲŽŲŲŽØŠŲŽ

ADVERTISEMENT

Artinya: "Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah." (HR Tirmidzi, hasan menurut Syekh Al-Albani)

2. Membaca Doa Arafah

Ada salah satu doa yang ditekankan keutamaannya untuk diamalkan pada hari Arafah. Doa ini berisikan keagungan Allah SWT yang bersumber dari riwayat hadits Imam Tirmidzi. Berikut bunyinya,

Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽØ§ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲØŒ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲŠŲØ­Ų’ŲŠŲŲŠ ŲˆŲŽŲŠŲŲ…ŲŲŠŲ’ØĒŲ ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠØąŲŒ

Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah, Zat yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan segala pujian. Di tangan-Nyalah segala kebaikan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu." (HR Ahmad & Tirmidzi, dari Kakek Amir bin Syu'aib).

3. Puasa Arafah

Mengamalkan puasa Arafah dianjurkan bagi mereka yang tidak melaksanakan haji. Puasa ini mengandung keutamaan menghapuskan dosa-dosa yang lalu dan dosa yang akan datang.

ØĩŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ØšŲŽØąŲŽŲŲŽØŠŲŽ ŲŠŲŲƒŲŽŲŲŲ‘ØąŲ ØŗŲŽŲ†ŲŽØĒŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ؛ Ų…ŲŽØ§ØļŲŲŠŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲ…ŲØŗŲ’ØĒŲŽŲ‚Ų’Ø¨ŲŽŲ„ŲŽØŠŲ‹ØŒ ŲˆŲŽØĩŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ØšŲŽØ§Ø´ŲŲˆŲ’ØąŲŽØ§ØĄŲŽ ŲŠŲŲƒŲŽŲŲŲ‘ØąŲ ØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ Ų…ŲŽØ§ØļŲŲŠŲŽØŠŲ‹

Artinya: "Puasa Arafah (9 Zulhijah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharam) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)

4. Memperbanyak Takbir tiap Selesai Salat

Bagi jemaah haji, pada saat wukuf di Arafah dianjurkan untuk memperbanyak bacaan talbiyah dan takbirnya. Dijelaskan, bacaan takbir dimulai sejak waktu Subuh pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga hari terakhir tasyrik.

'Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhuma berkata, "Kami pagi-pagi bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dari Mina menuju Arafah, di antara kami ada yang bertalbiyah dan di antara kami ada yang bertakbir." (HR Muslim)

5. Meningkatkan Ibadah dan Amal Saleh

Diterangkan dalam hadits, Allah SWT menyukai amalan yang dikerjakan pada bulan Dzulhijjah, termasuk hari Arafah. Rasulullah SAW bersabda,

Ų…ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ ØŖŲŽŲŠŲ‘ŲŽØ§Ų…Ų ØŖŲŽØšŲ’Ø¸ŲŽŲ…Ų ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØŖŲŽØ­ŲŽØ¨Ų‘Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų ŲŲŲŠŲ‡ŲŲ†Ų‘ŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ų‡ŲŽØ°ŲŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’ØŖŲŽŲŠŲ‘ŲŽØ§Ų…Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ´Ų’ØąŲ

Artinya: "Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah)." (HR Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir)

Keutamaan Hari Arafah

Menurut hadits yang berasal dari Ibnu Abbas RA, keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah seperti hari Arafah adalah menjadi amal yang paling utama melebihi jihad di jalan Allah SWT. Disebutkan dalam riwayat yang berbunyi,

Ų…ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų ؁ؐ؊ ØŖŲŽŲŠŲ‘ŲŽØ§Ų…Ų ØŖŲŽŲŲ’ØļŲŽŲ„ŲŽ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡Ų ؁ؐ؊ ØšŲŽØ´Ų’ØąŲ Ø°ŲŲŠ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲØŦŲ‘ŲŽØŠŲ. Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŲˆØ§ : ŲŠŲŽØ§ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ„ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ„Ø§ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŦŲŲ‡ŲŽØ§Ø¯Ų ؁ؐ؊ ØŗŲŽØ¨ŲŲŠŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų. Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ: ŲˆŲŽŲ„Ø§ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŦŲŲ‡ŲŽØ§Ø¯Ų ؁ؐ؊ ØŗŲŽØ¨ŲŲŠŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØĨŲŲ„Ø§ ØąŲŽØŦŲŲ„ŲŒ ØŽŲŽØąŲŽØŦŲŽ Ø¨ŲŲ†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲ‡Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§Ų„ŲŲ‡Ų ؁ؐ؊ ØŗŲŽØ¨ŲŲŠŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ، ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ Ų„Ø§ŲŽ ŲŠŲŽØąŲ’ØŦŲØšŲ ؅ؐ؆ؒ Ø°ŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ø¨ŲØ´ŲŽŲŠŲ’ØĄ

Artinya: "Tidak ada amal yang lebih utama daripada sepuluh hari bulan Dzulhijjah. Mereka (para sahabat) bertanya, "Wahai Rasulullah, tidak pula jihad di jalan Allah?" Beliau menjawab, "Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali seorang laki-laki keluar dengan jiwa dan hartanya di jalan Allah kemudian ia tidak kembali membawa sesuatu." (HR Ibnu Majah dan lainnya)

Dalam riwayat lainnya dijelaskan tentang keutamaan hari Arafah ini, "Hari-hari di dunia yang paling utama adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah." (HR Bazzar dari Jabir)

Selain itu, dikutip Alexander Zulkarnaen dalam buku Apakah Amalan Kita Diterima Allah SWT? hari Arafah menjadi hari dibebaskan api neraka bagi mereka yang bersungguh-sungguh dalam ibadah.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi,

Ų…ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ØŖŲƒØĢØą Ų…Ų† ØŖŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲØšŲ’ØĒŲŲ‚ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲŲŲŠŲ‡Ų ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯Ų‹Ø§ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØąŲ ؅ؐ؆ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ØšŲŽØąŲŽŲŲŽØŠŲŽØŒ ŲˆŲŽØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽŲŠŲŽØ¯Ų’ØšŲŲˆ ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ ŲŠŲØ¨ŲŽØ§Ų‡ŲŲŠ Ø¨ŲŲ‡ŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲ„Ø§ØĻŲŲƒŲŽØŠŲ ŲŲŽŲŠŲŽŲ‚ŲŲˆŲ„Ų : Ų…ŲŽØ§ ØŖŲŽØąŲŽØ§Ø¯ŲŽ Ų‡Ø¤Ų„Ø§ØĄ

Artinya: "Tidak ada suatu hari dimana Allah banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka selain hari Arafah. Pada hari itu Allah mendekati hamba-Nya dan membanggakan mereka di hadapan para malaikat." (HR Muslim)

Doa-doa di Hari Arafah

Dilansir dari buku Panduan Doa dan Dzikir Haji dan Umrah yang Dicontohkan Rasulullah dan Para Ulama karya H. Deden Hafid Usman Lc dkk, ada sejumlah doa yang bisa diamalkan pada hari Arafah. Berikut deretan doanya.

  • Doa Dimudahkan Meninggalkan Maksiat

Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§Ų†Ų’Ų‚ŲŲ„Ų’Ų†ŲŲŠ ؅ؐ؆ؒ Ø°ŲŲ„ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØšŲ’ØĩŲŲŠŲŽØŠŲ ØĨŲ„ŲŽŲ‰ ØšŲØ˛ŲŲ‘ Ø§Ų„ØˇŲŽŲ‘Ø§ØšŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ§ŲƒŲ’ŲŲŲ†ŲŲŠ Ø¨ŲØ­ŲŽŲ„ŲŽØ§Ų„ŲŲƒ ØšŲŽŲ†Ų’ Ø­ŲŽØąŲŽØ§Ų…ŲŲƒ ŲˆŲŽØŖŲŽØēŲ’Ų†ŲŲ†ŲŲŠ Ø¨ŲŲŲŽØļŲ’Ų„ŲŲƒ ØšŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ų†Ų’ ØŗŲŲˆŲŽØ§ŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲ†ŲŽŲˆŲŲ‘ØąŲ’ Ų‚ŲŽŲ„Ų’Ø¨ŲŲŠ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲŲŠ ŲˆŲŽØŖŲŽØšŲØ°Ų’Ų†ŲŲŠ ؅ؐ؆ؒ Ø§Ų„Ø´ŲŽŲ‘ØąŲŲ‘ ŲƒŲŲ„ŲŲ‘Ų‡ŲØŒ ŲˆŲŽØ§ØŦŲ’Ų…ŲŽØšŲ’ Ų„ŲŲŠ Ø§Ų„Ų’ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŽ ØĨŲ†ŲŲ‘ŲŠ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų‡ŲØ¯ŲŽŲ‰ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĒŲŲ‘Ų‚ŲŽŲ‰ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽŲŲŽØ§ŲŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØēŲŲ†ŲŽŲ‰

AllāhummanqulnÄĢ min dzullil ma'shiyati ilā 'izzit thā'ah, wakfinÄĢ bi halālika 'an harāmik, wa aghninÄĢ bi fadhlika 'an man siwāk. Wa nawwir qalbÄĢ wa qabrÄĢ. Wa a'idznÄĢ minas syarri kullih. Wajma' liyal khayr. InnÄĢ as'alukal hudā wat tuqā, wal 'afāfa, wal ghinā.

Artinya: "Ya Allah, pindahkan aku dari rendahnya kemaksiatan ke kemuliaan taat. Cukupilah aku dengan halal-Mu dari barang haram-Mu. Genapilah diriku dengan kemurahan-Mu dari zat selain diri-Mu. Terangilah hati dan kuburku. Lindungilah aku dari segala bentuk kejahatan. Kumpulkanlah segala kebaikan pada diriku. Aku memohon kepada-Mu petunjuk, takwa, kecukupan, dan kekayaan."

  • Doa Sapu Jagat

Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØąŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų†ŲŽØ§ ØĸØĒŲŲ†ŲŽØ§ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ø¯ŲŲ‘Ų†Ų’ŲŠŲŽØ§ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲŲŲŠ Ø§Ų„Ų’ØĸØŽŲØąŲŽØŠŲ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲ‚ŲŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŽ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØąŲ

Allāhumma rabbanā ātinā fid duniya hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā 'adzāban nār.

Artinya, "Ya Allah, Tuhan kami, berikanlah kebaikan kepada kami di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka."

  • Doa Mohon Pengampunan

Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠ Ø¸ŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ØĒŲ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲŠ Ø¸ŲŲ„Ų’Ų…Ų‹Ø§ ŲƒŲŽØĢŲŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲƒŲŽØ¨ŲŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲˆŲŽØĨŲŲ†ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ø°ŲŲ‘Ų†ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ŲŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠ Ų…ŲŽØēŲ’ŲŲØąŲŽØŠŲ‹ ؅ؐ؆ؒ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų†ŲŲŠ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„ØēŲŽŲŲŲˆŲ’ØąŲ Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘Ø­ŲŲŠŲ’Ų…Ų

Allāhumma innÄĢ zhalamtu nafsÄĢ zhulman katsÄĢran kabÄĢran, wa innahÅĢ lā yaghfirud dzunÅĢba illā anta, faghfir lÄĢ maghfiratan min 'indik, warhamnÄĢ innaka antal ghafÅĢrur rahÄĢm.

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku menganiaya diriku dengan penganiayaan yang banyak dan besar. Tiada yang mengampuni dosa selain Kau. Oleh karena itu, ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu. Kasihanilah aku, sungguh Kau maha pengampun lagi penyayang."

  • Doa Diberi Istikamah

Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠ Ų…ŲŽØēŲ’ŲŲØąŲŽØŠŲ‹ ØĒŲŽØĩŲ’Ų„ŲØ­Ų Ø¨ŲŲ‡ŲŽØ§ Ø´ŲŽØŖŲ’Ų†ŲŲŠ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ø¯ŲŽŲ‘Ø§ØąŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų†ŲŲŠ ØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽØ§ØŗŲØšŲŽØŠŲ‹ ØŖŲŽØŗŲ’ØšŲŽØ¯Ų Ø¨ŲŲ‡ŲŽØ§ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ø¯ŲŽŲ‘Ø§ØąŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ŲˆŲŽØĒŲØ¨Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲŽŲ‘ ØĒŲŽŲˆŲ’Ø¨ŲŽØŠŲ‹ Ų†ŲŽØĩŲŲˆŲ’Ø­Ų‹Ø§ Ų„ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†Ų’ŲƒŲØĢŲŲ‡ŲŽØ§ ØŖŲŽØ¨ŲŽØ¯Ų‹Ø§ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ„Ų’Ø˛ŲŲ…Ų’Ų†ŲŲŠ ØŗŲŽØ¨ŲŲŠŲ’Ų„ŲŽ Ø§Ų„Ø§ŲØŗŲ’ØĒŲŲ‚ŲŽØ§Ų…ŲŽØŠŲ Ų„ŲŽØ§ ØŖŲŽØ˛ŲŲŠŲ’ØēŲ ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡ŲŽØ§ ØŖŲŽØ¨ŲŽØ¯Ų‹Ø§

Allāhummaghfir lÄĢ maghfiratan tashluhu bihā sya'nÄĢ fid dārayn, warhamnÄĢ rahmatan wāsi'atan as'adu bihā fid dārayn, wa tub 'alayya taubatan nashÅĢhā lā ankutsuhā abadā, wa alzimnÄĢ sabÄĢlal istiqāmah lā azÄĢghu 'anhā abadā.

Artinya, "Ya Allah, ampunilah aku dengan ampunan yang membuat maslahat urusanku di dunia dan akhirat. Berikanlah aku rahmat-Mu yang luas di mana aku dapat bahagia di dunia dan akhirat. Bimbinglah aku dalam tobat nashuha yang mana aku takkan melanggarnya lagi selamanya. Ikatlah aku di jalan istikamah yang mana aku takkan menyimpang darinya selamanya."

  • Doa Mohon Perlindungan

ŲƒŲŽØ§ŲŽŲ„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠ Ų†ŲŽŲ‚ŲŲˆŲ„Ų ŲˆŲŽØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ‹Ø§ Ų…ŲŲ…ŲŽŲ‘Ø§ Ų†ŲŽŲ‚ŲŲˆŲ„Ų { Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ų„ŲŽŲƒ ØĩŲŽŲ„ŲŽØ§ØĒؐ؊ ŲˆŲŽŲ†ŲØŗŲŲƒŲŲŠ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ­Ų’ŲŠŲŽØ§ŲŠŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ…ŲŽØ§ØĒؐ؊ ، ŲˆŲŽØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ųƒ Ų…ŲŽØĸØ¨ŲŲŠ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲƒ

ØĒŲØąŲŽØ§ØĢؐ؊ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲ†ŲŲ‘ŲŠ ØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲŲƒ ؅ؐ؆ؒ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲ ŲˆŲŽŲˆŲŽØŗŲ’ŲˆŲŽØŗŲŽØŠŲ Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ø¯Ų’ØąŲ ŲˆŲŽØ´ŲŽØĒŲŽØ§ØĒؐ Ø§Ų„Ų’ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲ†ŲŲ‘ŲŠ ØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲŲƒ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ų…ŲŽØ§ ØĒŲŽØŦŲŲŠØĄŲ Ø¨ŲŲ‡Ų Ø§Ų„ØąŲŲ‘ŲŠØ­Ų

Allahumma laka shalati, wa nusuki, wa mahyaya, wa mamati, wa ilayka ma'abi, wa laka turatsi. Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabil qabri, wa waswasatis shadri, wa syattatil amri. Allahumma inni a'udzu bika min syarri ma taji'u bihir rihu.

Artinya, "Ya Allah, shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk-Mu. Hanya kepada-Mu tempat pulangku. Hanya milik-Mu peninggalanku. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, kebimbangan dalam hati, dan berantakannya konsentrasi (persoalan). Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang dibawa oleh angin."

  • Doa Memuji Keagungan Allah SWT

Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽØ§ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠØąŲŒ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ ؁ؐ؊ ØŗŲŽŲ…Ų’ØšŲŲŠ Ų†ŲŲˆØąŲ‹Ø§ ŲˆŲŽŲŲŲŠ Ø¨ŲŽØĩŲŽØąŲŲŠ Ų†ŲŲˆØąŲ‹Ø§ ŲˆŲŽŲŲŲŠ Ų‚ŲŽŲ„Ų’Ø¨ŲŲŠ Ų†ŲŲˆØąŲ‹Ø§ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ø§Ø´Ų’ØąŲŽØ­Ų’ Ų„ŲŲŠ ØĩŲŽØ¯Ų’ØąŲŲŠ ŲˆŲŽŲŠŲŽØŗŲ‘ŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲŠ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŲŠ ØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ ŲˆŲŽØŗŲŽØ§ŲˆŲØŗŲ Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽØ¯Ų’ØąŲ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØĻŲŽØ§ØĒؐ Ø§Ų„Ų’ØŖŲŲ…ŲŲˆØąŲ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŲŠ ØŖŲŽØšŲŲˆØ°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ„ŲØŦŲ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲŠŲ’Ų„Ų ŲˆŲŽØ´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ„ŲØŦŲ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽØ§ØąŲ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ØĒŲŽŲ‡ŲØ¨Ų‘Ų Ø¨ŲŲ‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŲŠŲŽØ§Ø­ŲØŒ ŲˆŲŽØ´ŲŽØąŲ‘Ų Ø¨ŲŽŲˆŲŽØ§ØĻؐ؂ؐ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŽŲ‡Ų’ØąŲ

LÃĸ ilÃĸha illallÃĸhu wahdahÃģ lÃĸ syarÃŽkalah. Lahul mulku walahul hamdu wa hua alÃĸ kulli syai'in qadÃŽr. AllÃĸhummaj'al fÃŽ sam'ÃŽ nÃģrÃĸ, wa fÃŽ basharÃŽ nÃģrÃĸ, wa fÃŽ qalbÃŽ nÃģrÃĸ. AllÃĸhummasyrah lÃŽ shadrÃŽ, wa yassir lÃŽ amrÃŽ. AllÃĸhumma innÃŽ a'Ãģdzu bika min wasÃĸwisis shadri, wa min saayi'Ãĸtil umÃģr, wa min adzÃĸbil qabri. AllÃĸhumma innÃŽ a'Ãģdzu bika min syarri mÃĸ yaliju fil lail, wa syarri mÃĸ yaliju fin nahÃĸr, wa syarri mÃĸ tahubbu bihir rÃŽhu, wa syarri bawÃĸ'iqid dahri.

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah SWT dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia memiliki kekuasaan dan berhak atas setiap pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Tuhanku, jadikanlah pendengaranku, penglihatanku, dan hatiku bercahaya. lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku. Aku berlindung kepada-Mu dari bisikan hati, perkara yang buruk, dan dari azab kubur. Aku juga berlindung dari kejahatan yang datang di malam hari dan siang hari. Aku berlindung dari kejahatan yang dibawa angin dan kejelekan zaman."




(rah/rah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads