Ada suatu waktu sesudah waktu sholat Subuh dan sebelum waktu sholat Dzuhur untuk melaksanakan sholat sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW yakni, sholat Dhuha. Niat sholat dhuha disesuaikan dengan rakaat yang diamalkan.
Abu Umamah RA bercerita mengenai sabda Rasulullah SAW terkait pengamalan sholat dhuha, "Barangsiapa mengerjakan sholat Subuh dengan berjamaah di masjid, lalu ia tetap berada di dalamnya hingga mengerjakan sholat dhuha, maka pahalanya seperti orang yang menunaikan ibadah haji atau orang yang mengerjakan umrah, sama (persis) sempurna seperti ibadah hajinya." (HR Thabrani)
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda, "Sholat dhuha itu mendatangkan rezeki serta menolak kemiskinan. Dan, tidak ada yang memelihara sholat, kecuali orang-orang yang bertaubat." (HR Tirmidzi)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat
Dikutip dari Buku Praktis Panduan Sholat Wajib-Sunnah karya Abu Sakhi berikut Arab, latin, dan terjemahan niat sholat dhuha yang bisa diamalkan.
ØŖŲØĩŲŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØŠŲ Ø§ŲØļŲŲØŲŲ ØąŲŲŲØšŲØĒŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ØĒŲØšŲاŲŲŲ
Arab latin: Ushallii sunnatadh dhuhaa rak'ataini lilla-ahi ta'ala
Artinya: "Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah ta'ala."
Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat
Dari buku Keberkahan Sholat Dhuha, Raih Rezeki Sepanjang Hari Plus Ayat & Doa-Doa Pembuka Rezeki karya Ustaz Arif Rahman disebutkan tahapan-tahapan dalam mengerjakan sholat dhuha yang benar.
1. Membaca niat sholat dhuha
2. Membaca doa iftitah
3. Membaca surah Al Fatihah
4. Rukuk sambil membaca tasbih tiga kali
5. Iktidal dan membaca doanya
6. Sujud pertama sambil membaca tasbih tiga kali
7. Duduk di antara dua sujud, lalu membaca doanya
8. Sujud kedua, kemudian membaca tasbih tiga kali
9. Kemudian lanjut rakaat kedua, dan lakukan cara yang sama seperti langkah-langkah di atas
Doa setelah Sholat Dhuha
Menurut buku Sholat Dhuha Dulu, Yuk karya Imron Mustofa terdapat bacaan doa setelah sholat Dhuha yang bisa diamalkan.
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲŲ Ø§ŲØļŲŲØŲØ§ØĄŲ ØļŲØŲØ§ØĄŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØ¨ŲŲŲØ§ØĄŲ بŲŲŲØ§ØĄŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØŦŲŲ ŲØ§ŲŲ ØŦŲŲ ŲØ§ŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲŲØĒŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØ¯ŲØąŲØŠŲ ŲŲØ¯ŲØąŲØĒŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲØšŲØĩŲŲ ŲØŠŲ ØšŲØĩŲŲ ŲØĒŲŲŲ. اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØĨŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ ØąŲØ˛ŲŲŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲŲ ŲØ§ØĄŲ ŲŲØŖŲŲŲØ˛ŲŲŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲØŖŲØąŲØļŲ ŲŲØŖŲØŽŲØąŲØŦŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ Ų ŲØšŲØ´ŲØąŲا ŲŲŲŲØŗŲŲØąŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ ØŲØąŲØ§Ų ŲØ§ ŲŲØˇŲŲŲŲØąŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲ Ø¨ŲØšŲŲØ¯Ųا ŲŲŲŲØąŲŲØ¨ŲŲŲ Ø¨ŲØŲŲŲŲ ØļŲØŲØ§ØĄŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲØ§ØĄŲŲŲ ŲŲØŦŲŲ ŲØ§ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲØĒŲŲŲ ŲŲŲŲØ¯ŲØąŲØĒŲŲŲ Ø§ØĒŲŲŲŲ Ų ŲØ§ ØŖŲØĒŲŲŲØĒŲ ØšŲØ¨ŲادŲŲŲ Ø§ŲØĩŲŲØ§ŲŲØŲŲŲŲ.
Arab latin: Allaahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal 'ishmata ishmatuka. Allaahumma in kaana rizqii fissamaa-i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fayassirhu, wa in kaana haraaman fathahhirhu, wa in kaana ba'iidan fa qarribhu, bi haqqi dhuhaa-ika, wa bahaa-ika, wa jamaalika, wa quwwatika, wa qudratika, aatinii maa aataita 'ibaadakash shaalihiin.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha ialah waktu- Mu, keagungan ialah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan ialah kekuatan-Mu, dan perlindungan ialah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit maka turunkanlah. Jika di dalam bumi maka keluarkanlah. Jika masih sukar maka mudahkanlah. Jika (ternyata) haram maka sucikanlah. Jika masih jauh maka dekatkanlah. Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMu yang saleh."
Dalam buku terseut juga dijelaskan, doa di atas adalah doa yang dianjurkan untuk dibaca sehabis sholat dhuha, tetapi dibolehkan mengutarakan doa sesuai kemampuan. Tidak mesti berbahasa Arab, boleh gunakan bahasa sehari-hari.
(rah/rah)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?