Meskipun hanya terdiri dari beberapa ayat, surat Al-Falaq dan An-Nas ternyata memiliki banyak keutamaan. Surat Al-Falaq berada diurutan ke-113 di dalam Al-Qur'an, sedangkan surat An-Nas sebagai surat penutup berada diurutan ke-114.
Quraish Shihab dalam bukunya Tafsir Al Misbah Jilid 15 mengatakan, Al Mu'awaadzatain diambil dari kata "A'udzu" dalam kedua surat tersebut yang artinya "aku berlindung". Artinya kedua surat tersebut dapat menuntun pembacanya ke tempat perlindungan.
Menukil buku Orang Pintar Kalah dengan Orang Beruntung oleh Ramadhani mengatakan, surat mu'awwidzatain adalah sebutan untuk kedua surat agung, yang bahkan keutamaannya tidak ada bandingannya, yaitu surat Al-Falaq dan An-Nas. Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Allah menurunkan beberapa ayat kepadaku yang tak ada tandingannya, yaitu surat An Nas dan surat Al Falaq." (HR. Tirmidzi).
Dalam beberapa riwayat lain menyebutkan, surat mu'awwidzatain dan surat Al-Ikhlas adalah surat-surat yang dibaca Rasulullah untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT dari gangguan sihir orang Yahudi pada masa itu. Imam Al-Baihaqi dalam kitab Dala'il An-Nubuwwah mengeluarkan hadis dari jalur Al-Kalabi, ia menuturkan:
"Seseorang dari kalangan Yahudi sudah melakukan sesuatu (sihir) yang menyebabkan Nabi Muhammad SAW sakit berat. Beliau pun ditemui para sahabatnya. Setelah itu Allah melalui para malaikat Jibril menurunkan Al-Mu'awwidzatain (Surat Al-Falaq dan Surat An-Nas). Mereka kemudian membacakan perlindungan dengan menggunakan kedua surat tersebut. Akhirnya Rasulullah menemui para sahabatnya dalam kondisi sehat."
Keutamaan Membaca Surat Mu'awwidzatain
Membaca surat mu'awwidzatain ternyata memiliki banyak keutamaan. Merangkum dari buku Ensiklopedia Hadits Ibadah Membaca Al-Qur'an, berikut keutamaan surat mu'awwidzatain:
1. Untuk Memohon Perlindungan
Uqbah bin Amir RA mengatakan, ketika ia dan para sahabat lainnya berpergian bersama Rasulullah SAW, sesampainya antara Juhfah dan Abwa (nama dua tempat sepanjang jalan antara Mekkah dan Madinah), tiba-tiba berhembus angin besar dan pekat. Seketika Rasulullah SAW membaca surat mu'awwidzatain. Setelah itu beliau bersabda,
"Yaa Uqbah, berlindunglah dengan membaca kedua surat ini. Sebab tiada seorangpun meminta perlindungan dengan keduanya, (kecuali ia mendapat perlindungan)." (HR. Abu Dawud)
2. Bisa Mengobati
Dari riwayat Bukhari, Aisyah radhiyallahu 'anha berkata,
"Saat Rasulullah SAW ingin tidur, Beliau meniupkan ke telapak tangannya sambil membaca 'Qul huwallahu ahad...' (surat Al-Ikhlas) dan seluruh surat Al-Falaq serta An-Nas (surat Al-Mu'awwidzatain). Setelah itu, Beliau mengusap wajah dan bagian tubuh yang dapat dijangkau oleh kedua tangannya."
3. Menjaga dari Keburukan
Mengacu pada buku Keutamaan Al Qur'anul 'Adzim karya Ahmad Abdul Jawwad, membaca surah al-Muawwidzatain dianggap dapat menjaga dari keburukan. Hal ini sesuai dengan ajaran Rasulullah sebagaimana disampaikan beliau:
"Bacalah 'Qul huwallaahu ahad' (Al-Ikhlaash ) dan Al-Mu'awwidzatain (An-Naas dan Al-Falaq ) di sore hari dan pagi hari sebanyak 3 kali, niscaya engkau akan terjaga dari segala sesuatu (keburukan). "(HR. Ahmad, Tirmidzi dan Nasa'i dari 'Abdullah bin Khubaib)
4. Diberi Kecukupan
Dalam sebuah riwayat Abdullah ibnu Khubaib, yang merujuk kepada sabda Rasulullah SAW, beliau menceritakan,
"Kami keluar di suatu malam yang hujan turun dengan gelap gulita, mencari Nabi Muhammad SAW agar beliau mengimami sholat kami. Setelah kami menemui beliau, beliau bersabda, 'Katakanlah!' Saya tidak mengucapkan apa-apa, kemudian Beliau (Rasulullah) bersabda lagi, 'Katakanlah!' Saya masih tetap diam, lalu beliau bersabda kembali, 'Katakanlah!' Akhirnya, saya bertanya, 'Wahai Rasulullah, apa yang seharusnya saya ucapkan?' Rasulullah menjawab, 'Bacalah surat Al-Ikhlas dan Mu'awwidzatain ketika pagi dan sore sebanyak tiga kali, itu akan mencukupimu dari segala sesuatu.'" (HR Tirmidzi dan Nasa'i).
Bacaan Surat Mu'awwidzatain
Surat mu'awwidzatain terdiri dari dua surat yakni surat Al-Falaq dan An-Nas. Berikut bacaan dari kedua surat tersebut:
Surat Al Falaq
Berikut bacaan surat Al-Falaq:
ŲŲŲŲ Ø§ŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲŲÛ
Bacaan latin: Qul a'áģĨÅŧu birabbil-falaq.
1. Artinya: Ucapkanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang merajai fajar,
Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ų ŲØ§ ØŽŲŲŲŲŲÛ
Bacaan latin: Min syarri mÄ khalaq.
2. Artinya: dari kejahatan (makhluk-makhluk yang) telah diciptakan-Nya,
ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØēŲØ§ØŗŲŲŲ Ø§ŲØ°Ųا ŲŲŲŲØ¨ŲÛ
Bacaan latin: Wa min syarri ghÄsiqin idÅŧÄ waqab.
3. Artinya: dan dari kejahatan malam saat gelap gulita telah menyelimuti,
ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ°ØĢŲ°ØĒŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲŲŲØ¯ŲÛ
Bacaan latin: Wa min syarrin-naffÄᚥÄti fil-'uqad.
4. Artinya: dan dari kejahatan perempuan penyihir yang meniup pada buhul-buhul talinya,
ŲŲŲ ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ ØŲØ§ØŗŲØ¯Ų Ø§ŲØ°Ųا ØŲØŗŲØ¯Ų
Bacaan latin: Wa min syarri haa sidin idza hasad.
5. Artinya: dan dari kejahatan orang yang iri hati ketika ia iri hati."
Surat An Nas
Berikut bacaan surat An-Nas:
ŲŲŲŲ Ø§ŲØšŲŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲبŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ
Bacaan latin: Qul a'ÅĢÅŧu birabbin-nÄs.
1. Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan seluruh umat manusia,
Ų ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ
Bacaan latin: Malikin-nÄs.
2. Artinya: raja manusia,
اŲŲŲ°ŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ
Bacaan latin: IlÄhin-nÄs.
3. Artinya: sembahan manusia
Ų ŲŲŲ Ø´ŲØąŲŲ Ø§ŲŲŲŲØŗŲŲŲØ§ØŗŲ ÛÛ Ø§ŲŲØŽŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ
Bacaan latin: Min syarril-waswÄsil-khannÄs.
4. Artinya: dari kejahatan setan yang bersembunyi sebagai pembisik.
اŲŲŲØ°ŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲØŗŲ ŲŲŲŲ ØĩŲØ¯ŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲØ§ØŗŲÛ
Bacaan latin: AllaÅŧÄĢ yuwaswisu fÄĢ ášŖudÅĢrin-nÄs.
5. Artinya: yang menyelinapkan kejahatan ke dalam hati manusia,
Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ āŖ
Bacaan latin: Minal jinnati wan-nÄs.
6. Artinya: dari (golongan) jin dan manusia."
(hnh/lus)












































Komentar Terbanyak
Waketum MUI Soroti Kesepakatan Dagang RI-AS: Ini Perjanjian atau Penjajahan?
Pernyataan Soal Zakat Picu Polemik, Menag Sampaikan Klarifikasi
Bule Protes Suara Tadarusan, Kemenag Tegaskan Aturan Toa Masjid