Waktu Terbaik Membaca Surah Al Kahfi, Benarkah Malam Jumat?

Waktu Terbaik Membaca Surah Al Kahfi, Benarkah Malam Jumat?

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 26 Okt 2023 20:00 WIB
Waktu Terbaik Membaca Surah Al Kahfi, Benarkah Malam Jumat?
Ilustrasi surah Al Kahfi Foto: Getty Images/iStockphoto/karammiri
Jakarta -

Ada waktu terbaik membaca surah Al Kahfi, Rasulullah SAW menjelaskannya melalui hadits. Surah Al Kahfi juga memiliki banyak keutamaan sehingga bisa dijadikan amalan rutin bagi umat muslim.

Surah Al Kahfi kerap disebut juga Ashabul Kahfi. Dalam Al-Qur'an, Al Kahfi adalah surah ke-18 dan terdiri atas 110 ayat. Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah.

Mengutip buku Kisah-Kisah dalam Surah Al-Kahf oleh Angga Mulyana dijelaskan, surah Al Kahfi artinya Penghuni-Penghuni Gua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Waktu Terbaik Membaca Surah Al Kahfi

Rizem Aizid dalam bukunya yang berjudul Aktivasi Mukjizat Hari Jumat menjelaskan waktu terbaik dalam membaca surat Al Kahfi yaitu pada malam Jumat, tepatnya hari Kamis setelah Magrib hingga hari Jumat setelah Ashar.

Mereka yang membaca surat Al Kahfi saat hari Jumat akan mendapatkan banyak keutamaan dari Allah SWT.

ADVERTISEMENT

Dalam sebuah hadits dari Abdullah bin Umar RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda mengenai salah satu keutamaan membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat. Rasulullah SAW bersabda,

ØšŲŽŲ†Ų Ø§Ø¨Ų’Ų†Ų ØšŲŲ…ŲŽØąŲŽ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ: Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ: " Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ų‚ŲŽØąŲŽØŖŲŽ ØŗŲŲˆØąŲŽØŠŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽŲ‡Ų’ŲŲ ؁ؐ؊ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’ØŦŲŲ…ŲØšŲŽØŠŲØŒ ØŗŲŽØˇŲŽØšŲŽ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ų†ŲŲˆØąŲŒ ؅ؐ؆ؒ ØĒŲŽØ­Ų’ØĒؐ Ų‚ŲŽØ¯ŲŽŲ…ŲŲ‡Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØšŲŽŲ†ŲŽØ§Ų†Ų Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽØ§ØĄŲØŒ ŲŠŲØļŲŲŠØĄŲ Ų„ŲŽŲ‡Ų ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŲŠŲŽØ§Ų…ŲŽØŠŲØŒ ؈ØēŲŲØą Ų„ŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŦŲŲ…ŲØšŲŽØĒŲŽŲŠŲ’

Artinya: "Barang siapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat." (HR. Abu Bakr bin Mardawaih).

Keutamaan Membaca Surah Al Kahfi

Merangkum dari buku Misteri Ashabul Kahfi: Menguak Kebenaran 7 Sosok Pemuda yang Tertidur Selama 309 Tahun oleh Yanuar Arifin tertera berbagai keutamaan Surah Al Kahfi sebagaimana dijelaskan melalui hadits Rasulullah SAW.

1. Memberi rasa tenang dan tentram

Al-Barra ibn Azib berkata, "Ada seseorang yang membaca surah Al Kahfi, sedang di rumahnya terdapat binatang ternak. Maka, binatang itu pun lari. Kemudian, ia memperhatikan, ternyata binatang itu telah diliputi kabut atau awan. Kemudian, ia menceritakan hal itu kepada Rasulullah SAW maka beliau bersabda, 'Kabut itu merupakan ketenteraman yang turun di dekat Al-Qur'an atau turun untuk Al-Qur'an" (HR. Bukhari).

Dalam hadits lain, diriwayatkan pula oleh Al-Barra Ra., ia berkata, "Ada seorang laki-laki membaca surah Al-Kahfi. Ketika itu ada seekor kuda di sisinya yang diikat dengan dua tali. Lalu, ada awan yang menutupinya, kemudian awan itu terus berputar dan mendekat, sehingga kuda itu berusaha lari menjauhinya. Keesokan harinya, laki-laki tersebut datang kepada Rasulullah SAW, kemudian ia menuturkan hal itu kepada beliau. Lalu, Rasulullah SAW bersabda, 'Itu adalah malaikat pembawa kedamaian yang turun karena ada bacaan Al-Qur'an" (HR. Muslim).

Berdasarkan dua hadits tersebut, barang siapa membaca surah Al-Kahfi akan dianugerahi ketenteraman hati oleh Allah SWT. Sehingga, surat tersebut merupakan obat mujarab untuk menyembuhkan berbagai rasa gelisah dan kesedihan.

2. Dilindungi dari fitnah Dajjal

Abu Darda Ra. juga meriwayatkan perihal keutamaan Surah Al-Kahfi. la berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barang siapa menghafal sepuluh ayat dari awal surat al-Kahfi, ia dilindungi dari fitnah Dajjal." (HR. Muslim).

3. Diterangi di antara dua Jumat

Abi Said al-Khudri Ra. juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah SWT menerangi dengan cahaya antara dua waktu Jumat" (HR. Abu Muhammad ad Darami.).

Bacaan Surat Al Kahfi Ayat 1-10

Berikut bacaan lengkap surah Al Kahfi ayat 1-10 dalam tulisan Arab, latin dan artinya.

1. Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؄ؐ؄ؑذ؇ؐ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŽŲ†Ų’Ø˛ŲŽŲ„ŲŽ ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’ŲƒŲØĒŲ°Ø¨ŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų— ØšŲŲˆŲŽØŦŲ‹Ø§ ۜ

Latin: al-á¸Ĩamdu lillāhillaÅŧÄĢ anzala 'alā 'abdihil-kitāba wa lam yaj'al laháģĨ 'iwajā

Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;

2. Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ…Ų‹Ø§ Ų„ŲŲ‘ŲŠŲŲ†Ų’Ø°ŲØąŲŽ Ø¨ŲŽØŖŲ’ØŗŲ‹Ø§ Ø´ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’Ø¯Ų‹Ø§ ؅ؑؐ؆ؒ Ų„Ų‘ŲŽØ¯ŲŲ†Ų’Ų‡Ų ŲˆŲŽŲŠŲØ¨ŲŽØ´Ų‘ŲØąŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŠŲŽØšŲ’Ų…ŲŽŲ„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų„ØĩŲ‘Ų°Ų„ŲØ­Ų°ØĒؐ Ø§ŲŽŲ†Ų‘ŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽØŦŲ’ØąŲ‹Ø§ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†Ų‹Ø§Û™

Latin: qayyimal liyunÅŧira ba`san syadÄĢdam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minÄĢnallaÅŧÄĢna ya'maláģĨnaášŖ-ášŖÄliá¸Ĩāti anna lahum ajran á¸Ĩasanā

Artinya: sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik,

3. Ų…Ų‘ŲŽØ§ŲƒŲØĢŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŲŲŠŲ’Ų‡Ų Ø§ŲŽØ¨ŲŽØ¯Ų‹Ø§Û™

Latin: mākiᚥÄĢna fÄĢhi abadā

Artinya: mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.

4. ŲˆŲ‘ŲŽŲŠŲŲ†Ų’Ø°ŲØąŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŲˆØ§ اØĒŲ‘ŲŽØŽŲŽØ°ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ¯Ų‹Ø§Û–

Latin: wa yunÅŧirallaÅŧÄĢna qāluttakhaÅŧallāhu waladā

Artinya: Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, "Allah mengambil seorang anak."

5. Ų…Ų‘ŲŽØ§ Ų„ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø¨ŲŲ‡Ų– ؅ؐ؆ؒ ØšŲŲ„Ų’Ų…Ų ŲˆŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų„ŲØ§Ų°Ø¨ŲŽØ§Û¤Ų‰Ų•ŲŲ‡ŲŲ…Ų’Û— ŲƒŲŽØ¨ŲØąŲŽØĒŲ’ ŲƒŲŽŲ„ŲŲ…ŲŽØŠŲ‹ ØĒŲŽØŽŲ’ØąŲØŦŲ ؅ؐ؆ؒ Ø§ŲŽŲŲ’ŲˆŲŽØ§Ų‡ŲŲ‡ŲŲ…Ų’Û— Ø§ŲŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ŲƒŲŽØ°ŲØ¨Ų‹Ø§

Latin: mā lahum bihÄĢ min 'ilmiw wa lā li`ābā`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, iy yaqáģĨláģĨna illā kaÅŧibā

Artinya: Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka.

6. ŲŲŽŲ„ŲŽØšŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲŽØ§ØŽŲØšŲŒ Ų†Ų‘ŲŽŲŲ’ØŗŲŽŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„Ų°Ų“Ų‰ Ø§Ų°ØĢŲŽØ§ØąŲŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŲ†Ų’ Ų„Ų‘ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ø§ Ø¨ŲŲ‡Ų°Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’ØĢؐ Ø§ŲŽØŗŲŽŲŲ‹Ø§

Latin: fa la'allaka bākhi'un nafsaka 'alā āᚥārihim il lam yu`mináģĨ bihāÅŧal-á¸ĨadÄĢᚥi asafā

Artinya: Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur'an).

7. Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ØŦŲŽØšŲŽŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’Øļؐ Ø˛ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØŠŲ‹ Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽØ§ Ų„ŲŲ†ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŲˆŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽŲŠŲ‘ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽØ­Ų’ØŗŲŽŲ†Ų ØšŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų‹Ø§

Latin: innā ja'alnā mā 'alal-arḍi zÄĢnatal lahā linabluwahum ayyuhum aá¸Ĩsanu 'amalā

Artinya: Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya.

8. ŲˆŲŽØ§ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ Ų„ŲŽØŦŲŽØ§ØšŲŲ„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ų…ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ ØĩŲŽØšŲŲŠŲ’Ø¯Ų‹Ø§ ØŦŲØąŲØ˛Ų‹Ø§Û—

Latin: wa innā lajā'iláģĨna mā 'alaihā ášŖa'ÄĢdan juruzā

Artinya; Dan Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah yang tandus lagi kering

9. Ø§ŲŽŲ…Ų’ Ø­ŲŽØŗŲØ¨Ų’ØĒŲŽ Ø§ŲŽŲ†Ų‘ŲŽ Ø§ŲŽØĩŲ’Ø­Ų°Ø¨ŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽŲ‡Ų’ŲŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØąŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…Ų ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŲˆŲ’Ø§ ؅ؐ؆ؒ Ø§Ų°ŲŠŲ°ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØŦŲŽØ¨Ų‹Ø§

Latin: am á¸Ĩasibta anna aášŖ-á¸Ĩābal-kahfi war-raqÄĢmi kānáģĨ min āyātinā 'ajabā

Artinya: Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?

10. Ø§ŲØ°Ų’ Ø§ŲŽŲˆŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’ŲŲØĒŲ’ŲŠŲŽØŠŲ Ø§ŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽŲ‡Ų’ŲŲ ŲŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŲˆŲ’Ø§ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§Ų“ Ø§Ų°ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ Ų„Ų‘ŲŽØ¯ŲŲ†Ų’ŲƒŲŽ ØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲ‘ŲŽŲ‡ŲŽŲŠŲ‘ŲØĻŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ Ø§ŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ†ŲŽØ§ ØąŲŽØ´ŲŽØ¯Ų‹Ø§

Latin: iÅŧ awal-fityatu ilal-kahfi fa qāláģĨ rabbanā ātinā mil ladungka raá¸Ĩmataw wa hayyi` lanā min amrinā rasyadā

Artinya: (Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, "Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami."




(dvs/erd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads