3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah dan Keutamaannya, Simak Ya!

3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah dan Keutamaannya, Simak Ya!

Berliana Intan Maharani - detikHikmah
Minggu, 05 Mar 2023 15:00 WIB
3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah dan Keutamaannya, Simak Ya!
3 ayat terakhir surat Al Baqarah. Foto: Getty Images/mgstudyo
Jakarta -

Surat Al-Baqarah merupakan surat kedua dalam Al-Qur'an dan menjadi satu-satunya surat terpanjang, yaitu terdiri dari 286 ayat. Di dalam surat Al-Baqarah terkandung banyak pelajaran dan keutamaan bagi kehidupan umat manusia.

Salah satu bagian surat ini yang sering dihafalkan dan dibaca adalah tiga ayat terakhirnya, yaitu ayat 284-286. Dalam artikel ini, akan dibahas bacaan dan keutamaan dari tiga ayat terakhir surat Al-Baqarah.

Bacaan 3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Ayat 284

؄ؐ؄ؑذ؇ؐ Ų…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’Øļؐ ۗ ŲˆŲŽØ§ŲŲ†Ų’ ØĒŲØ¨Ų’Ø¯ŲŲˆŲ’Ø§ Ų…ŲŽØ§ ŲŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŽŲ†Ų’ŲŲØŗŲŲƒŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽŲˆŲ’ ØĒŲØŽŲ’ŲŲŲˆŲ’Ų‡Ų ŲŠŲØ­ŲŽØ§ØŗŲØ¨Ų’ŲƒŲŲ…Ų’ Ø¨ŲŲ‡Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ۗ ŲŲŽŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ų„ŲŲ…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽØ´ŲŽØ§Û¤ØĄŲ ŲˆŲŽŲŠŲØšŲŽØ°Ų‘ŲØ¨Ų Ų…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽØ´ŲŽØ§Û¤ØĄŲ ۗ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’ØąŲŒ

Latin: lillÃĸhi mÃĸ fis-samÃĸwÃĸti wa mÃĸ fil-ardl, wa in tubdÃģ mÃĸ fÃŽ anfusikum au tukhfÃģhu yuá¸ĢÃĸsibkum bihillÃĸh, fa yaghfiru limay yasyÃĸ'u wa yu'adzdzibu may yasyÃĸ', wallÃĸhu 'alÃĸ kulli syai'ing qadÃŽr

ADVERTISEMENT

Artinya: "Milik Allah lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu menyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah memperhitungkannya bagimu. Dia mengampuni siapa saja yang Dia kehendaki dan mengazab siapa pun yang Dia kehendaki. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS Al-Baqarah: 284)

2. Ayat 285

Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŽ Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„Ų Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ؅ؐ؆ؒ ØąŲ‘ŲŽØ¨Ų‘ŲŲ‡Ų– ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽÛ— ŲƒŲŲ„Ų‘ŲŒ Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŽ Ø¨ŲØ§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų°Û¤Ų‰Ų•ŲŲƒŲŽØĒؐ؇ؖ ŲˆŲŽŲƒŲØĒŲØ¨ŲŲ‡Ų– ŲˆŲŽØąŲØŗŲŲ„ŲŲ‡Ų–Û— Ų„ŲŽØ§ Ų†ŲŲŲŽØąŲ‘ŲŲ‚Ų Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯Ų ؅ؑؐ؆ؒ ØąŲ‘ŲØŗŲŲ„ŲŲ‡Ų– ۗ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŲˆŲ’Ø§ ØŗŲŽŲ…ŲØšŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ŲŽØˇŲŽØšŲ’Ų†ŲŽØ§ ØēŲŲŲ’ØąŲŽØ§Ų†ŲŽŲƒŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØĩŲŲŠŲ’ØąŲ

Latin: Ãĸmanar-rasÃģlu bimÃĸ unzila ilaihi mir rabbihÃŽ wal-mu'minÃģn, kullun Ãĸmana billÃĸhi wa malÃĸ'ikatihÃŽ wa kutubihÃŽ wa rusulih, lÃĸ nufarriqu baina aá¸Ģadim mir rusulih, wa qÃĸlÃģ sami'nÃĸ wa atha'nÃĸ ghufrÃĸnaka rabbanÃĸ wa ilaikal-mashÃŽr

Artinya: "Rasul (Muhammad) beriman pada apa (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang mukmin. Masing-masing beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata,) "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya." Mereka juga berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, wahai Tuhan kami. Hanya kepada-Mu tempat (kami) kembali." (QS Al-Baqarah: 285)

3. Ayat 286

Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŲƒŲŽŲ„Ų‘ŲŲŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲ‹Ø§ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ŲˆŲØŗŲ’ØšŲŽŲ‡ŲŽØ§ ۗ Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ ŲƒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽØĒŲ’ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ Ø§ŲƒŲ’ØĒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽØĒŲ’ ۗ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲØ¤ŲŽØ§ØŽŲØ°Ų’Ų†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ†Ų’ Ų†Ų‘ŲŽØŗŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽŲˆŲ’ Ø§ŲŽØŽŲ’ØˇŲŽØŖŲ’Ų†ŲŽØ§ ۚ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØ­Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲØĩŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø­ŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽŲ‡Ų— ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ų‚ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŲ†ŲŽØ§ ۚ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ Ų„ŲŽØ§ ØˇŲŽØ§Ų‚ŲŽØŠŲŽ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ‡Ų–Ûš ŲˆŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†Ų‘ŲŽØ§Û— ŲˆŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§Û— ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų†ŲŽØ§ ۗ Ø§ŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ų…ŲŽŲˆŲ’Ų„Ų°Ų‰Ų†ŲŽØ§ ŲŲŽØ§Ų†Ų’ØĩŲØąŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’ŲƒŲ°ŲŲØąŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ āŖ–

Latin: lÃĸ yukallifullÃĸhu nafsan illÃĸ wus'ahÃĸ, lahÃĸ mÃĸ kasabat wa 'alaihÃĸ maktasabat, rabbanÃĸ lÃĸ tu'ÃĸkhidznÃĸ in nasÃŽnÃĸ au akhtha'nÃĸ, rabbanÃĸ wa lÃĸ taá¸Ģmil 'alainÃĸ ishrang kamÃĸ á¸ĢamaltahÃģ 'alalladzÃŽna ming qablinÃĸ, rabbanÃĸ wa lÃĸ tuá¸ĢammilnÃĸ mÃĸ lÃĸ thÃĸqata lanÃĸ bih, wa'fu 'annÃĸ, waghfir lanÃĸ, war-á¸ĢamnÃĸ, anta maulÃĸnÃĸ fanshurnÃĸ 'alal-qaumil-kÃĸfirÃŽn

Artinya: "Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) "Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir." (QS Al-Baqarah: 286)

Keutamaan Membaca 3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

1. Menjauhkan dari Gangguan Setan dan Kesesatan

Membaca tiga ayat terakhir Al-Quran surat Al-Baqarah juga dapat melindungi umat muslim dari gangguan setan dan kesesatan.

Mengutip dari buku Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1 karya Dr. 'Abdullah bin Muhammad bin 'Abdurrahman, Imam Ahmad, Muslim, At-Tirmidzi, dan An-Nasai meriwayatkan dari Suhail bin Shalih, dari ayahnya, dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

Ų„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„ŲŲˆØ§ Ø¨ŲŲŠŲŲˆØĒŲŲƒŲŲ…Ų’ Ų‚ŲØ¨ŲŲˆŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲŲŽØĨŲŲ†Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠ ØĒŲŲ‚Ų’ØąŲŽØŖŲ ŲŲŲŠŲ‡Ų ØŗŲŲˆŲ’ØąŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ‚ŲŽØąŲŽØŠŲ Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØ¯Ų’ØŽŲŲ„ŲŲ‡Ų Ø§Ų„Ø´Ų‘ŲŽŲŠŲ’ØˇŲŽØ§Ų†Ų

Artinya: "Janganlah kalian menjadikan rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah tidak akan dimasuki syaitan" (HR At-Tirmidzi)

Kemudian dalam hadits lain, Abdullah bin Mas'ud mengatakan, "Barangsiapa membaca sepuluh ayat dari surat Al-Baqarah pada suatu malam, maka setan tidak akan masuk ke rumahnya pada malam itu. Yaitu empat ayat dari awal surat Al-Baqarah, ayat kursi dan dua ayat selanjutnya, serta tiga ayat terakhir surat Al-Baqarah. Dalam satu riwayat juga disebutkan pada hari tersebut dia dan keluarganya tidak akan didekati setan dan tidak ada sesuatu yang dibencinya. Dan hendaklah ayat-ayat tersebut dibacakan pada orang gila, maka dia akan sadar (sembuh)."

2. Mendapat Perlindungan dari Kejahatan

Umat muslim yang mengamalkan bacaan tiga ayat terakhir surat Al-Baqarah akan mendapatkan perlindungan Allah SWT dari kejahatan dan hal-hal yang tidak disukainya.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits yang dikutip dari buku Ensiklopedi Doa karya Syaikh Hamid Ahmad Ath-Thahir Al-Basyuni. Diriwayatkan dari Abu Mas'ud Al-Anshari, Rasulullah SAW bersabda:

Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ų‚ŲŽØąŲŽØŖŲŽ Ø¨Ø§Ų„Øĸ؊ØĒŲŠŲ† ؅ؐ؆ؒ ØĸØŽŲØąŲ ØŗŲŲˆØąŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ‚ŲŽØąŲŽØŠŲ ؁ؐ؊ Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų„ŲŽØŠŲ ŲƒŲŽŲŲŽØĒŲŽØ§Ų‡Ų

Artinya: "Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah dalam satu alam, hal itu akan melindunginya dari kejahatan dan hal-hal yang tidak ia sukai." (HR Al-Bukhari dan Muslim).

3. Membuka Pintu Langit

Dilansir dari buku Syarah Riyadhus Shalihin 2 karya Imam An-Nawawi, dalam Al-Qur'an telah disebutkan bahwa pintu langit yang terbuka dapat membawa seseorang untuk mampu menyaksikan keindahan ciptaan Allah SWT dan kuasa-Nya. Tentu hanya orang terpilih yang diizinkan untuk melewati pintu langit tersebut.

Dengan membaca tiga ayat terakhir Al-Baqarah diyakini dapat membuka kesempatan bagi seorang hamba untuk dapat menyaksikan kemegahan pintu langit. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda:

Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŦŲØ¨Ų’ØąŲŲŠŲ„Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…Ų Ų‚ŲŽØ§ØšŲØ¯ŲŒ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘Ų īˇē ØŗŲŽŲ…ŲØšŲŽ Ų†ŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’ØļŲ‹Ø§ ؅ؐ؆ؒ ŲŲŽŲˆŲ’Ų‚ŲŲ‡ŲØŒ ŲŲŽØąŲŽŲŲŽØšŲŽ ØąŲŽØŖŲ’ØŗŲŽŲ‡Ų ŲŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ: Ų‡ŲŽØ°ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØ§Ø¨ŲŒ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽØ§ØĄŲ ŲŲØĒŲØ­ŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŲŲ’ØĒŲŽØ­Ų’ Ų‚ŲŽØˇŲ‘Ų ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ، ŲŲŽŲ†ŲŽØ˛ŲŽŲ„ŲŽ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡Ų Ų…ŲŽŲ„ŲŽŲƒŲŒ ŲŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ: Ų‡ŲŽØ°ŲŽØ§ Ų…ŲŽŲ„ŲŽŲƒŲŒ Ų†ŲŽØ˛ŲŽŲ„ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’ØŖŲŽØąŲ’Øļؐ Ų„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„Ų’ Ų‚ŲŽØˇŲ‘Ų ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ŲŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ: ØŖŲŽØ¨Ų’Ø´ŲØąŲ’ Ø¨ŲŲ†ŲŲˆŲŽØąŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ØŖŲŲˆØĒؐ؊ØĒŲŽŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ØŒ Ų„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲØ¤Ų’ØĒŲŽŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ Ų†ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘ŲŒ Ų‚ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŽŲƒŲŽ: ŲŲŽØ§ØĒŲØ­ŲŽØŠ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲØĒŲŽØ§Ø¨ŲØŒ ŲˆŲŽØŽŲŽŲˆŲŽØ§ØĒŲŲŠŲ…Ų ØŗŲŲˆØąŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų’Ø¨ŲŽŲ‚ŲŽØąŲŽØŠŲØŒ Ų„ŲŽŲ†Ų’ ØĒŲŽŲ‚Ų’ØąŲŽØŖŲŽ Ø¨ŲØ­ŲŽØąŲ’ŲŲ Ų…ŲŲ†Ų’Ų‡ŲŽØ§ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ØŖŲØšŲ’ØˇŲŲŠØĒŲŽŲ‡Ų ØąŲŽŲˆŲŽØ§Ų‡Ų Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŒ.

Artinya: "Suatu saat ketika Jibril AS duduk bersama Rasulullah SAW, tiba-tiba Jibril mendengar suara di atasnya, lalu beliau mengangkat kepala dan berkata, 'sesungguhnya ini suara pintu langit. Ia dibuka pada hari ini, padahal sebelumnya tidak pernah dibuka sama sekali.' Lalu turunlah satu malaikat darinya, dan Jibril pun berkata, 'ini adalah malaikat yang turun ke bumi dan ia tidak pernah turun sama sekali kecuali pada hari ini.' Kemudian malaikat tersebut memberi salam dan berkata 'sambutlah kabar gembira dengan diturunkannya dua cahaya yang diberikan kepadamu, dimana ia tidak pernah diberikan kepada seorang nabi sebelummu, yaitu Fatihatul Kitab dan beberapa ayat di akhir surat Al-Baqarah. Engkau tidak membaca satu huruf pun darinya, melainkan engkau pasti diberi apa yang engkau harapkan.'" (HR Muslim)

4. Dihindarkan dari Kelalaian

Seseorang yang mampu mengamalkan tiga ayat terakhir surat Al-Baqarah juga akan terhindar dari kelalaian, hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Imam Jalaluddin al-Suyuthi dalam buku Al-Itqan fi Ulumil Qur'an.

Ad-Darimi meriwayatkan dari al-Mughirah bin Subai', salah seorang sahabat Rasulullah SAW, beliau berkata, "barangsiapa membaca sepuluh ayat dari surat Al-Baqarah ketika hendak tidur, maka dia tidak melupakan Al-Qur'an, yaitu empat ayat dari awal, Ayat Kursi, dua ayat sesudah Ayat Kursi, serta tiga ayat di akhir surat Al-Baqarah."

Itulah keutamaan 3 ayat terakhir surat Al-Baqarah. Semoga umat muslim senantiasa dapat mengamalkan ayat ini agar mendapat perlindungan dari Allah SWT.




(lus/lus)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads