3 Pendapat soal Ayat Terakhir yang Turun pada Rasulullah SAW

3 Pendapat soal Ayat Terakhir yang Turun pada Rasulullah SAW

Cicin Yulianti - detikHikmah
Minggu, 29 Jan 2023 15:30 WIB
3 Pendapat soal Ayat Terakhir yang Turun pada Rasulullah SAW
Ilustrasi Al-Qur'an. (Foto: Getty Images/iStockphoto/karammiri)
Jakarta -

Al-Qur'an adalah wahyu sekaligus kitab yang diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW yang isinya terdiri dari 30 juz, 114 surah, dan 6.236 ayat. Dalam rentang yang berangsur tersebut, ada satu ayat terakhir yang diturunkan pada Rasulullah SAW

Menghimpun sejumlah sumber, hingga saat ini masih terdapat perbedaan pendapat. Ada yang menyebutkan surah Al Baqarah ayat 281, surah Al Maidah ayat 3, dan surah Al Baqarah ayat 278.

Dari mana asal pendapat-pendapat tersebut? Berikut penjelasannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

3 Pendapat soal Ayat Terakhir yang Turun

1. Surah Al Baqarah Ayat 281

Menurut buku Tafsir al Munir Jilid 8 oleh Wahbah az Zuhaili, ayat Al-Qur'an yang terakhir diturunkan adalah surah Al Baqarah ayat 281. Peristiwa turunnya wahyu tersebut terjadi pada sembilan hari sebelum wafatnya Nabi Muhammad SAW setelah beliau melaksanakan haji wada.

Pendapat ini didasarkan pada hadits Ibnu Abbas dan Sa'ad bin Jubair, "Ayat Al-Qur'an yang terakhir turun adalah ayat 281 surah Al Baqarah." (HR An Nasai)

ADVERTISEMENT

Bunyi dari surah Al Baqarah ayat 281 adalah:

ŲˆŲŽŲąØĒŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲˆØ§ÛŸ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų‹Ø§ ØĒŲØąŲ’ØŦŲŽØšŲŲˆŲ†ŲŽ ŲŲŲŠŲ‡Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ۖ ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĒŲŲˆŲŽŲŲ‘ŲŽŲ‰Ų° ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲ Ų…Ų‘ŲŽØ§ ŲƒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽØĒŲ’ ŲˆŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲØ¸Ų’Ų„ŲŽŲ…ŲŲˆŲ†ŲŽ

Arab latin: WattaqáģĨ yauman turja'áģĨna fÄĢhi ilallāh, ᚥumma tuwaffā kullu nafsim mā kasabat wa hum lā yuáē“lamáģĨn

Artinya: Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).

2. Surah Al Maidah Ayat 3

Riwayat lain dari As Suddi mengatakan bahwa wahyu terakhir yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah surah Al Maidah ayat 3. Hal ini sesuai dengan perkataan Sa'id bin Al Musayyab yang mendengar bahwa ayat Al-Qur'an yang paling muda di Arsy adalah tentang utang atau surah Al Maidah ayat 3 tersebut.

Surah Al Maidah ayat 3 berbunyi:

Ø­ŲØąŲ‘ŲŲ…ŲŽØĒŲ’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŲ…Ų ŲąŲ„Ų’Ų…ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽØŠŲ ŲˆŲŽŲąŲ„Ø¯Ų‘ŲŽŲ…Ų ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ­Ų’Ų…Ų ŲąŲ„Ų’ØŽŲŲ†Ø˛ŲŲŠØąŲ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§Ų“ ØŖŲŲ‡ŲŲ„Ų‘ŲŽ ؄ؐØēŲŽŲŠŲ’ØąŲ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø¨ŲŲ‡ŲÛĻ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’Ų…ŲŲ†Ų’ØŽŲŽŲ†ŲŲ‚ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’Ų…ŲŽŲˆŲ’Ų‚ŲŲˆØ°ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’Ų…ŲØĒŲŽØąŲŽØ¯Ų‘ŲŲŠŲŽØŠŲ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų†Ų‘ŲŽØˇŲŲŠØ­ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§Ų“ ØŖŲŽŲƒŲŽŲ„ŲŽ ŲąŲ„ØŗŲ‘ŲŽØ¨ŲØšŲ ØĨŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ Ø°ŲŽŲƒŲ‘ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø°ŲØ¨ŲØ­ŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲąŲ„Ų†Ų‘ŲØĩŲØ¨Ų ŲˆŲŽØŖŲŽŲ† ØĒŲŽØŗŲ’ØĒŲŽŲ‚Ų’ØŗŲŲ…ŲŲˆØ§ÛŸ Ø¨ŲŲąŲ„Ų’ØŖŲŽØ˛Ų’Ų„ŲŽŲ°Ų…Ų ۚ Ø°ŲŽŲ°Ų„ŲŲƒŲŲ…Ų’ ŲŲØŗŲ’Ų‚ŲŒ ۗ ŲąŲ„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ŲŠŲŽØĻŲØŗŲŽ ŲąŲ„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲƒŲŽŲŲŽØąŲŲˆØ§ÛŸ ؅ؐ؆ Ø¯ŲŲŠŲ†ŲŲƒŲŲ…Ų’ ŲŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŽŲ’Ø´ŲŽŲˆŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲąØŽŲ’Ø´ŲŽŲˆŲ’Ų†Ų ۚ ŲąŲ„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ØŖŲŽŲƒŲ’Ų…ŲŽŲ„Ų’ØĒŲ Ų„ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ Ø¯ŲŲŠŲ†ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØŖŲŽØĒŲ’Ų…ŲŽŲ…Ų’ØĒŲ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŲ…Ų’ Ų†ŲØšŲ’Ų…ŲŽØĒؐ؉ ŲˆŲŽØąŲŽØļؐ؊ØĒŲ Ų„ŲŽŲƒŲŲ…Ų ŲąŲ„Ų’ØĨŲØŗŲ’Ų„ŲŽŲ°Ų…ŲŽ Ø¯ŲŲŠŲ†Ų‹Ø§ ۚ ŲŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų ŲąØļŲ’ØˇŲØąŲ‘ŲŽ ؁ؐ؉ Ų…ŲŽØŽŲ’Ų…ŲŽØĩŲŽØŠŲ ØēŲŽŲŠŲ’ØąŲŽ Ų…ŲØĒŲŽØŦŲŽØ§Ų†ŲŲŲ ؄ؑؐØĨؐØĢŲ’Ų…Ų ۙ ŲŲŽØĨŲŲ†Ų‘ŲŽ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽ ØēŲŽŲŲŲˆØąŲŒ ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ…ŲŒ

Arab latin: Hurrimat 'alaikumul-maitatu wad-damu wa laá¸Ĩmul-khinzÄĢri wa mā uhilla ligairillāhi bihÄĢ wal-munkhaniqatu wal-mauqáģĨÅŧatu wal-mutaraddiyatu wan-naáš­ÄĢá¸Ĩatu wa mā akalas-sabu'u illā mā Åŧakkaitum, wa mā Åŧubiá¸Ĩa 'alan-nuášŖubi wa an tastaqsimáģĨ bil-azlām, Åŧālikum fisq, al-yauma ya`isallaÅŧÄĢna kafaráģĨ min dÄĢnikum fa lā takhsyauhum wakhsyaáģĨn, al-yauma akmaltu lakum dÄĢnakum wa atmamtu 'alaikum ni'matÄĢ wa raḍÄĢtu lakumul-islāma dÄĢnā, fa maniḍᚭurra fÄĢ makhmaášŖatin gaira mutajānifil li`iᚥmin fa innallāha gafáģĨrur raá¸ĨÄĢm

Artinya: "Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.

Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku.

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

3. Surah Al Baqarah Ayat 278

Mengutip Buku Pintar Al-Qur'an: Segala Hal yang Perlu Kita Ketahui Tentang Al-Qur'an karya Lingkar Kalam, dijelaskan bahwa ayat terakhir yang turun adalah tentang riba. Ibnu Abbas mengatakan, "Ayat terakhir yang diturunkan adalah ayat mengenai riba." (HR Al Bukhari)

Surah Al Baqarah ayat 278 berbunyi:

ŲŠŲŽŲ°Ų“ØŖŲŽŲŠŲ‘ŲŲ‡ŲŽØ§ ŲąŲ„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ†ŲŽ ØĄŲŽØ§Ų…ŲŽŲ†ŲŲˆØ§ÛŸ ŲąØĒŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲˆØ§ÛŸ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽ ŲˆŲŽØ°ŲŽØąŲŲˆØ§ÛŸ Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲ‚ŲŲ‰ŲŽ Ų…ŲŲ†ŲŽ ŲąŲ„ØąŲ‘ŲØ¨ŲŽŲˆŲ°Ų“Ø§ÛŸ ØĨؐ؆ ŲƒŲŲ†ØĒŲŲ… Ų…Ų‘ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ†ŲŽ

Arab latin: Yā ayyuhallaÅŧÄĢna āmanuttaqullāha wa ÅŧaráģĨ mā baqiya minar-ribā ing kuntum mu`minÄĢn

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman."

Demikianlah tiga pendapat tentang ayat terakhir dalam Al-Qur'an yang diwahyukan pada Rasulullah SAW. Semoga menambah wawasan detikers, ya.




(rah/rah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads