Soal 3 Pendapat Surah yang Pertama Kali Turun, Ini Penjelasannya

Soal 3 Pendapat Surah yang Pertama Kali Turun, Ini Penjelasannya

Rahma Harbani - detikHikmah
Rabu, 25 Jan 2023 16:45 WIB
holy book quran black background
Ilustrasi Al-Qur'an. Surah apa yang pertama kali turun? (Foto: Getty Images/iStockphoto/mgstudyo)
Jakarta - Al-Qur'an diturunkan kepada Rasulullah SAW secara bertahap selama 22 tahun, 2 bulan, 22 hari. Dalam rentang waktu tersebut, ada surah yang pertama kali turun untuk Rasulullah SAW.

Melansir buku Pengantar Studi Al Quran oleh Abdul Hamid Lc, MA, Rasulullah SAW menerima wahyu dari tersebut dalam 2 keadaan. Pertama, terdengar seperti suara lonceng yang berbunyi keras. Cara ini merupakan yang paling berat bagi Rasulullah.

Keadaan selanjutnya, Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah SAW dalam keadaan seperti manusia biasa, yaitu menyerupai seorang laki-laki. Rasulullah yang tengah sendiri saat itu langsung ketakutan hingga menggigil.

Adapun soal surah yang pertama kali turun pada Rasulullah SAW. ada tiga pendapat yang berbeda mengenai hal tersebut. Meski demikian, mayoritas ulama tetap berpendapat surah Al Alaq sebagaui surah pertama yang diwahyukan pada Rasulullah SAW. Berikut ulasan selengkapnya.

Surah Al Alaq

Pendapat pertama didasarkan dari keterangan hadits Aisyah RA yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim. Menurut hadits tersebut, surah yang pertama kali turun adalah permulaan ayat surah Al Alaq yakni ayat 1-5.

Diketahui, kelima ayat tersebut turun melalui Malaikat Jibril pada pada 17 Ramadhan 610 M di Gua Hira. Pendapat ini pula yang banyak diyakini dan diikuti para ulama hingga kini.

Mayoritas ulama sepakat, mengutip Tafsir Al-Fatihah oleh Muhammad Rasyid Ridha, kelima ayat pertama surah Al Alaq disebut sebagai ayat pengantar sebelum Rasulullah SAW menyampaikan wahyu pada umatnya. Khususnya, berkenaan dengan keadaan Rasulullah SAW.

"(Surah Al Alaq ayat 1-5) merupakan pemberitahuan kepada beliau bahwa sekalipun umi (tidak bisa baca tulis), dirinya akan dapat menyebut nama Allah dan mengeluarkan umatnya dari kebodohan," bunyi keterangan buku tersebut.

Berikut bunyi bacaan surah Al Alaq ayat 1-5 dan terjemahannya,

(1) اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

(2) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ

(3) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ

(4) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ

(5) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

Artinya: (1) Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, (2) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. (3) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia, (4) Yang mengajar (manusia) dengan pena. (5) Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.

Diceritakan oleh Kuswoyo dalam buku bertajuk Pengantar Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an, kelima ayat di atas turun ketika Rasulullah SAW bertahannus atau beribadah di Gua Hira. Tepatnya, sebuah gua di Jabal Nur yang letaknya sekitar 3 mil atau 4,8 km dari Kota Mekah.

Pada suatu malam, Malaikat Jibril diceritakan datang menemui Rasulullah SAW. Kemudian, Jibril mendekap Rasulullah SAW ke arah dadanya dan melepaskannya secara berulang sebanyak tiga kali.

Selama melakukan itu, Jibril berulang kali pula mengatakan iqra atau bacalah. Rasulullah SAW pun menjawabnya dengan, "Ma ana bi qaarii (saya tidak bisa membaca)."

Hingga pada dekapan ketiga, Jibril membacakan lafaz dari kelima ayat surah Al Alaq. Menurut catatan sejarah, peristiwa itu pula yang kemudian ditetapkan sebagai malam Nuzulul Qur'an atau turunnya Al-Qur'an.

Surah Al Muddatsir

Pendapat kedua menyebut, surah pertama yang diturunkan kepada Rasulullah SAW adalah surah Al Muddatsir ayat 1-7. Landasannya berasal dari hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Salamah bin Abdurrahman saat bertanya pada Jabir bin Abdullah.

Jabir berkata, ia mendengar perkataan Rasulullah SAW mengenai terputusnya wahyu. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, "Ketika aku berjalan, aku mendengar suara dari langit. Lalu, aku angkat kepalaku, tiba-tiba aku melihat malaikat yang mendatangi aku di Gua Hira itu duduk di atas kursi antara langit dan bumi, lalu aku pulang dan aku katakan, 'Selimuti aku! Mereka pun menyelimuti aku. Lalu Allah menurunkan (surah Al Muddatsir dari ayat 1-56).'" (HR Bukhari dan Muslim)

Pendapat juga ini berkeyakinan bahwa surah Al 'Araf yang diturunkan sebelum surah Al Muddatsir baru permulaan ayatnya saja.

Surah Al Fatihah

Di samping itu, ada pula kalangan ulama yang berpendapat bahwa surah Al Fatihah adalah surah yang pertama kali diturunkan oleh Allah SWT. Sebagaimana mengacu pada pendapat Ibnu Abbas dan Mujahid yang berkata,

"Awal surah yang pertama kali diturunkan Al Alaq tetapi sebagian besar ahli tafsir menyatakan bahwa surah yang pertama kali turun adalah Al Fatihah," tulis buku Al-Quran 100% Asli oleh Dr. H.A. Muhaimin Zen.

Meski demikian, pendapat yang terakhir ini juga ditafsirkan berbeda oleh sebagian ulama lain. Ada yang menyatakan, surah Al Fatihah dimaksudkan sebagai surah Al-Qur'an pertama yang diturunkan dalam konteks surah yang utuh atau bukan dalam potongan ayat.

Simak Video "Jemaah Haji Mengunjungi Jabal Nur di Sela Kegiatan Berhaji"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)