Ribuan malaikat turut bergabung dalam pasukan muslim yang melawan pasukan Quraisy dalam Perang Badar. Bantuan para malaikat ini membuat pasukan muslim berhasil menang.
Perang Badar terjadi pada 17 Ramadan tahun 2 hijrah. Perang Badar tercatat dalam sejarah Islam sebagai perang besar yang pertama kali terjadi.
Meskipun kalah dalam jumlah pasukan dan persenjataan tetapi kaum muslim berhasil memenangkan peperangan atas izin Allah SWT. Disebutkan dalam Al-Qur'an bahwa ribuan malaikat ikut menjadi pasukan dalam perang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kisah ini tercatat dalam Al-Qur'an surat Ali Imran ayat 123-126.
ŲŲŲŲŲŲØ¯Ų ŲŲØĩŲØąŲŲŲŲ Ų ŲąŲŲŲŲŲŲ Ø¨ŲØ¨ŲØ¯ŲØąŲ ŲŲØŖŲŲØĒŲŲ Ų ØŖŲØ°ŲŲŲŲØŠŲ Û ŲŲŲąØĒŲŲŲŲŲØ§Û ŲąŲŲŲŲŲŲ ŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØĒŲØ´ŲŲŲØąŲŲŲŲ ØĨŲØ°Ų ØĒŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų ØŖŲŲ ŲŲŲ ŲØ¯ŲŲŲŲŲ Ų ØąŲØ¨ŲŲŲŲŲ Ø¨ŲØĢŲŲŲŲ°ØĢŲØŠŲ ØĄŲØ§ŲŲŲ°ŲŲ Ų ŲŲŲŲ ŲąŲŲŲ ŲŲŲŲ°ŲØĻŲŲŲØŠŲ Ų ŲŲØ˛ŲŲŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲŲŲ°Ų Û ØĨŲŲ ØĒŲØĩŲØ¨ŲØąŲŲØ§Û ŲŲØĒŲØĒŲŲŲŲŲØ§Û ŲŲŲŲØŖŲØĒŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲŲŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ°Ø°ŲØ§ ŲŲŲ ŲØ¯ŲدŲŲŲŲ Ų ØąŲØ¨ŲŲŲŲŲ Ø¨ŲØŽŲŲ ŲØŗŲØŠŲ ØĄŲØ§ŲŲŲ°ŲŲ Ų ŲŲŲŲ ŲąŲŲŲ ŲŲŲŲ°ŲØĻŲŲŲØŠŲ Ų ŲØŗŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲØ§ ØŦŲØšŲŲŲŲŲ ŲąŲŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØ´ŲØąŲŲŲ° ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØĒŲØˇŲŲ ŲØĻŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲÛĻ Û ŲŲŲ ŲØ§ ŲąŲŲŲŲØĩŲØąŲ ØĨŲŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲ ØšŲŲØ¯Ų ŲąŲŲŲŲŲŲ ŲąŲŲØšŲØ˛ŲŲØ˛Ų ŲąŲŲØŲŲŲŲŲ Ų
Arab-Latin: Wa laqad naášŖarakumullÄhu bibadriw wa antum aÅŧillah, fattaqullÄha la'allakum tasykuráģĨn. IÅŧ taqáģĨlu lil-mu`minÄĢna a lay yakfiyakum ay yumiddakum rabbukum biᚥalÄᚥati ÄlÄfim minal-malÄ`ikati munzalÄĢn.
BalÄ in taášŖbiráģĨ wa tattaqáģĨ wa ya`táģĨkum min faurihim hÄÅŧÄ yumdidkum rabbukum bikhamsati ÄlÄfim minal-malÄ`ikati musawwimÄĢn Wa mÄ ja'alahullÄhu illÄ busyrÄ lakum wa litaášma`inna quláģĨbukum bih, wa man-naášŖru illÄ min 'indillÄhil-'azÄĢzil-á¸ĨakÄĢm
Artinya: Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya. (Ingatlah), ketika kamu mengatakan kepada orang mukmin: "Apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)?" Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda. Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Mengutip buku Berkenalan dengan Malaikat oleh Abdul Hamid Kisyik, dijelaskan bahwa malaikat adalah bala tentara Allah SWT. Allah SWT memberikan pertolongan kepada hamba-hamba yang dikehendaki-Nya.
Ar-Rabi' bin Anas berkata, "Allah SWT telah menurunkan bantuan kepada kaum muslimin dengan seribu (pasukan malaikat) kemudian menjadi tiga ribu lalu menjadi lima ribu (pasukan)."
Ibnu Jarir ath-Thabari berkata dalam kitab Musnad-nya dari Ali bin Abi Thalib ra., la berkata,
"Malaikat Jibril turun dengan memimpin seribu malaikat dari samping kanan Rasulullah SAW dan Abu Bakar ada di sana. Kemudian Malaikat Mikail turun dengan memimpin seribu malaikat dari sebelah kiri Rasulullah SAW sedangkan aku berada di dalamnya."
Diriwayatkan juga dari Abi Zumail. la berkata, "Ibnu Abbas r.a. berkata kepadaku, 'Salah seorang lelaki muslim yang sedang menghadapi seorang musyrik di depannya menerangkan kepada kita bahwa tiba-tiba ia mendengar suara pukulan cemeti di atasnya dan suara seorang pahlawan yang mengatakan, 'Hadapilah Haizum -nama kuda tunggangan Malaikat Jibril a.s.' Lalu ia lihat lelaki musyrik itu terkapar."
la melanjutkan, "Lelaki muslim itu mengamatinya, ternyata kepalanya telah remuk dan wajahnya terkoyak seperti (bekas) lecutan cemeti. Lalu ia menghadirkan sekelompok kaumnya. Kemudian orang Anshar itu datang dan menceritakannya kepada Rasulullah SAW, Beliau bersabda, "Engkau benar bahwa itu bantuan langit yang ketiga. Pada hari itu, mereka membunuh tujuh puluh orang (musuh) dan menawan tujuh puluh orang lainnya."
Imam Bukhari dalam kitab Shahih-nya, bab "Syuhuudul Malaa-ikah Badran" berkata dari Mu'adz bin Rafa'ah ibnu Rafi' az-Zarqi dari ayahnya yang ikut serta dalam Perang Badar al-Kubra.
la berkata, "Malaikat Jibril a.s. mendatangi Rasulullah SAW dan berkata, 'Apa pendapatmu tentang pengikut Perang Badar dari kalanganmu?' Rasulullah SAW menjawab, 'Dari kalangan kaum muslimin yang paling utama. Malaikat Jibril a.s. kembali berkata, Demikian juga dengan para malaikat yang ikut serta dalam Perang Badar."
(dvs/erd)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?