Begini 6 Cara Setan Menyesatkan Manusia, Mana yang Berbahaya?

Begini 6 Cara Setan Menyesatkan Manusia, Mana yang Berbahaya?

Rahma Harbani - detikHikmah
Kamis, 10 Nov 2022 18:00 WIB
Ilustrasi Setan
Ilustrasi setan. Ini berbagai cara yang dilakukan setan untuk menyesatkan manusia. (Foto: Getty Images/iStockphoto/ardasavasciogullari)
Jakarta - Setan selalu mempunyai banyak akal dan cara untuk menggoda, merayu, dan menyesatkan manusia. Mereka senantiasa menghalang-halangi jalan manusia menuju jalan Allah SWT bagaimanapun bentuknya.

Hal ini dilatarbelakangi dari permusuhan manusia dan setan yang ada sejak zaman Nabi Adam AS. Ketika Allah SWT meniupkan ruh pada Nabi Adam AS dan meminta setan untuk bersujud kepadanya, setan menolak dan menyombongkan diri.

Setelahnya, Allah SWT pun mengusir setan dari surga yang kekal. Namun, makhluk terkutuk ini memohon pada Allah SWT agar Dia mengekalkan hidupnya untuk menggoda dan menyesatkan keturunan Nabi Adam AS.

Terbukti, godaan setan benar adanya dan datang dari segala arah. Allah SWT berfirman dalam surah Al A'raf ayat 17,

ثُمَّ لَاٰتِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَاۤىِٕلِهِمْۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَ

Artinya: Kemudian, pasti aku (setan) akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.

Firman lainnya dalam surah Al Hijr ayat 39-42 juga menyebutkan hal serupa terkait rencana setan untuk menyesatkan manusia di Bumi,

قَالَ رَبِّ بِمَآ اَغْوَيْتَنِيْ لَاُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِى الْاَرْضِ وَلَاُغْوِيَنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ

اِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِيْنَ

قَالَ هٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيْمٌ

اِنَّ عِبَادِيْ لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطٰنٌ اِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِيْنَ

Artinya: Ia (Iblis) berkata, "Tuhanku, karena Engkau telah menyesatkanku, sungguh aku akan menjadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka di Bumi dan sungguh aku akan menyesatkan mereka semua, kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih (karena keikhlasannya) di antara mereka."

Dia (Allah) berfirman, "Ini adalah jalan lurus yang Aku jamin (ditunjukkan kepada hamba-hamba-Ku itu). Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang sesat."

Al-Qur'an menyebutkan setidaknya 6 cara yang dilakukan setan untuk menyesatkan manusia. Berikut selengkapnya.

6 Cara Setan Menyesatkan Manusia

1. At Tazyin

Salah satu cara setan menyesatkan manusia adalah at tazyin. Menurut Dr Yusuf Qardhawi dalam buku Fikih Jihad, metode ini dilakukan setan dengan memperindah amalan buruk dengan tujuan menyamarkan kebenaran di hadapan manusia.

Contohnya, ketika seseorang mendengar azan pada malam musim dingin dan setan pun berkata kepadanya, "Tetap santai di tempat tidur, kamu lelah dan capek." Di samping itu, usaha mengelabui amal jahat menjadi amal kebajikan oleh setan adalah menumbuhkan khayalan pada orang sombong di kalangan penguasa.

Metode ini disinggung dalam surah Fathir ayat 8 yang berbunyi,

اَفَمَنْ زُيِّنَ لَهٗ سُوْۤءُ عَمَلِهٖ فَرَاٰهُ حَسَنًاۗ فَاِنَّ اللّٰهَ يُضِلُّ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُۖ فَلَا تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرٰتٍۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ ۢبِمَا يَصْنَعُوْنَ

Artinya: Maka, apakah pantas orang yang dijadikan terasa indah perbuatan buruknya (oleh setan), lalu menganggap baik perbuatannya itu (sama dengan yang mendapat petunjuk)? Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki (berdasarkan pilihannya) dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki (berdasarkan kesiapannya untuk menerima petunjuk). Maka, jangan engkau (Nabi Muhammad) biarkan dirimu binasa karena kesedihan terhadap (sikap) mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.

2. Talbis

Selanjutnya, metode yang dilakukan setan adalah talbis atau menipu sebagaimana diterangkan dalam surah An Nisa ayat 120,

يَعِدُهُمْ وَيُمَنِّيْهِمْۗ وَمَا يَعِدُهُمُ الشَّيْطٰنُ اِلَّا غُرُوْرًا

Artinya: (Setan) memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong mereka. Padahal, setan tidak menjanjikan kepada mereka, kecuali tipuan belaka.

Ibnu al Jauzi dalam Kitab Talbis Iblis menjelaskan, metode tipu daya setan ini menampakkan kebatilan dalam sesuatu yang haq. Hal ini serupa dengan yang dilakukan setan saat merayu Nabi Adam AS untuk mendekati sebuah pohon.

3. Taswif

Metode taswif adalah cara setan untuk menyesatkan manusia agar mereka menunda untuk bertaubat. Setan membuat manusia terus menunda untuk bertaubat dengan membisikkan masa muda merupakan tahap yang terindah, dan taubat bisa dilakukan di lain waktu.

Allah SWT berfirman dalam surah Al Hadid ayat 16,

اَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْ تَخْشَعَ قُلُوْبُهُمْ لِذِكْرِ اللّٰهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّۙ

Artinya: Apakah belum tiba waktunya bagi orang-orang yang beriman agar hati mereka khusyuk mengingat Allah dan apa yang turun dari kebenaran (Al-Qur'an) ...

4. Membuat Lupa Larangan

Cara selanjutnya yang dilakukan setan adalah membuat manusia lupa dengan apa yang dilarang oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam surah Al An'am ayat 68,

وَاِذَا رَاَيْتَ الَّذِيْنَ يَخُوْضُوْنَ فِيْٓ اٰيٰتِنَا فَاَعْرِضْ عَنْهُمْ حَتّٰى يَخُوْضُوْا فِيْ حَدِيْثٍ غَيْرِهٖۗ وَاِمَّا يُنْسِيَنَّكَ الشَّيْطٰنُ فَلَا تَقْعُدْ بَعْدَ الذِّكْرٰى مَعَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

Artinya: Apabila engkau (Nabi Muhammad) melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka hingga mereka beralih ke pembicaraan lain. Jika setan benar-benar menjadikan engkau lupa (akan larangan ini), setelah ingat kembali janganlah engkau duduk bersama kaum yang zalim.

5. Menanamkan Permusuhan

Perselisihan yang menyebabkan perpecahan dan permusuhan adalah perkara yang harus diwaspadai. Sebab, hal itu dikhawatirkan merupakan cara setan menyesatkan manusia. Allah SWT berfirman dalam surah Al Isra ayat 53,

وَقُلْ لِّعِبَادِيْ يَقُوْلُوا الَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۗ اِنَّ الشَّيْطٰنَ يَنْزَغُ بَيْنَهُمْۗ اِنَّ الشَّيْطٰنَ كَانَ لِلْاِنْسَانِ عَدُوًّا مُّبِيْنًا

Artinya: Katakan kepada hamba-hamba-Ku supaya mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (dan benar). Sesungguhnya setan itu selalu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi manusia.

6. Meminta Mukjizat

Cara ini adalah cara khusus yang dilakukan setan untuk menyesatkan Nabi Muhammad SAW. Kisahnya diceritakan dalam surah Al A'raf ayat 203 yang menyebutkan bahwa setan menawarkan Rasulullah SAW mengapa tidak menciptakan ayat-ayat sendiri.

Namun, Rasulullah SAW lantas membantah setan dan mengatakan bahwa dirinya tidak dapat mengada-ada sebab Al-Qur'an yang diwahyukan kepadanya adalah hujjah nyata kepada ketauhidan.

Simak Video "Massa Aksi Bela Al-Qur'an Ancam Demo Tiap Jumat, Jika..."
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)