Jakarta - Etika utang piutang terdiri atas lima hal. Salah satunya adalah menyegerakan pembayaran utang tanpa ditagih. Urusan utang piutang sering kali menjadi salah satu urusan yang sulit diselesaikan dan rumit. Terutama ketika si peminjam tidak segera mengembalikan sesuatu yang ia pinjam. Apalagi ketika ditagih, si peminjam terkadang bersikap lebih galak.
Bagaimana etika utang piutang dalam Islam?
(dvs/dvs)
Komentar Terbanyak
Bolehkah Umat Islam Meniup Terompet saat Malam Tahun Baru?
Pertama Kali! Kemenag Gelar Natal Bersama Kristen-Katolik di TMII
Sedekah Subuh Lewat Transfer atau Dompet Digital, Apakah Boleh?