Houthi Serang Arab Saudi, MUI Singapura Imbau Warganya Tunda Umrah

Houthi Serang Arab Saudi, MUI Singapura Imbau Warganya Tunda Umrah

Hanif Hawari - detikHikmah
Rabu, 14 Okt 2026 17:00 WIB
Ilustrasi haji atau umrah
Ilustrasi umrah (Foto: Getty Images/iStockphoto/Aviator70)
Jakarta -

Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) mengimbau seluruh warga Singapura untuk menunda ibadah umrah. Imbauan ini dikeluarkan menyusul tingginya risiko keamanan di wilayah Arab Saudi.

Langkah MUIS tersebut merujuk pada panduan perjalanan terbaru yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) pada Selasa (13/10/2026). Dalam panduan itu, MFA menyarankan warga Singapura untuk menunda seluruh perjalanan yang tidak mendesak ke Arab Saudi akibat situasi keamanan yang meningkat.

"Kami memahami betapa berartinya perjalanan umrah bagi para jemaah dan keluarga mereka. Bagi banyak orang, ini adalah perjalanan iman yang sangat pribadi yang telah dinantikan dan dipersiapkan sejak lama. Namun, kami memohon pengertian masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan keselamatan dengan menunda perjalanan sementara waktu," tulis pernyataan resmi MUIS, Rabu (14/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

MUIS mengerti bahwa imbauan ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian dan kekhawatiran, terutama dari segi finansial bagi jemaah yang sudah memesan tiket dan akomodasi. Oleh karena itu, MUIS telah berkoordinasi langsung dengan para agen travel umrah untuk memfasilitasi proses penundaan maupun penjadwalan ulang keberangkatan.

MUIS mendesak para operator travel untuk menangani kendala para jemaah secara bijak, adil, dan penuh pengertian.

ADVERTISEMENT

Bagi jemaah asal Singapura yang saat ini sudah berada di Tanah Suci, MUIS mengimbau agar tetap tenang dan selalu memantau arahan resmi dari otoritas lokal serta MFA. Jemaah juga diminta untuk terus berkomunikasi aktif dengan operator travel dan maskapai penerbangan masing-masing.

Guna memastikan perlindungan dan bantuan konsuler yang cepat, MFA mengimbau warga yang berada di Arab Saudi untuk segera melakukan pendaftaran mandiri secara elektronik melalui situs resmi eregister.mfa.gov.sg.

Jika membutuhkan bantuan darurat, jemaah dapat menghubungi Kedutaan Besar Singapura di Riyadh, Konsulat Jenderal Singapura di Jeddah, atau Kantor Tugas 24 Jam MFA di nomor +65 6379 8800 / 8855.

MUIS menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi terkini dan berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait guna memberikan pembaruan informasi secara berkala.

Seperti diketahui, kelompok Houthi meluncurkan serangan beruntun ke Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Menurut Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA), satu orang tewas dan 11 lainnya terluka dalam serangan pada Minggu (11/10), sementara serangan sehari sebelumnya, Sabtu (10/10), 12 orang dilaporkan tewas dan 309 lainnya luka-luka.



(hnh/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads