Sebanyak 400 ribu data antrean haji berisiko tidak valid dari total 5,7 juta calon haji. Kementerian Haji dan Umrah RI menyebut pihaknya segera memvalidasi kembali data-data tersebut.
"Sekitar 400 ribu itu kalau dikaji 25 juta itu nilainya 10 triliun pak. Nah ini mau kita bicarakan bareng-bareng dengan Kementerian Dalam Negeri. Kita cocokan ini, ini orangnya ada gak sih? Kan mereka sudah bayar porsi 25. Bisa jadi sudah meninggal," ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kemenhaj RI di Senayan yang disiarkan secara live lewat YouTube TVR Parlemen, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, pihak Kemenhaj akan mencocokkan kembali dengan data kependudukan dari Kemendagri. Dahnil menilai bisa jadi sebagian dari 400 ribu orang yang menunggu giliran haji itu sudah meninggal sehingga ahli warisnya tidak mau menggantikan berangkat haji atau menarik lagi dana yang sudah dibayarkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa? Karena ada kepercayaan 'ya sudah, itu milik orang tua saya dan orang tua saya terhitung sudah berangkat naik haji.' Nah, uangnya masih di situ. Nah, masih di situ artinya ini yang masuk data invalid. Nah ini nanti kita rekonsiliasi secara serius," terang Dahnil.
Lebih lanjut dia menuturkan proses validasi itu penting dilakukan untuk mengetahui jumlah data antrean yang benar-benar masih aktif sekaligus memastikan keberadaan dana yang masih tercatat dalam rekening calon haji.
Adapun mengenai dana haji dan umrah, Dahnil menyebut pihaknya sedang menelusuri perusahaan travel yang harus ditutup karena kasus penipuan. Hal ini perlu jadi atensi karena ada 3 juta orang yang umrah per tahunnya dengan asumsi biaya umrah sekitar Rp30 juta per orang, ada sekitar Rp90 triliun perputaran dana untuk penyelenggara umrah.
Menurut Wamenhaj, jumlah itu sangat besar dan terdapat risiko penipuan dalam layanan itu sehingga harus diikuti dengan pengawasan.
"Dan kami sudah menelusuri mana-mana perusahaan atau travel yang harus segera kami tutup. Harus kami berikan peringatan. Nah hari ini saja di Medan misalnya ada jemaah yang terlantar. Setiap hari itu selalu ada jemaah yang terlantar dan ditipu," kata Dahnil menguraikan.

Komentar Terbanyak
Kenapa Tape Halal Padahal Mengandung Alkohol?
7 Fenomena Sains yang Dijelaskan dalam Al-Qur'an
Bintang Ahmad Muncul di Langit Madinah Saat Kelahiran Nabi Muhammad SAW