Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mencatat rekor jemaah haji dan umrah sepanjang 2025. Lebih dari 19,5 juta jemaah asing mengunjungi Tanah Suci dengan Indonesia sebagai salah satu penyumbang terbesar.
Dalam Laporan Tahunan 2025 bertajuk "Kehormatan dan Dampak" yang diterbitkan Program Pengalaman Jemaah Haji (PEP), jumlah jemaah umrah meningkat 114 persen dibandingkan 2022. Angka ini adalah pencapaian signifikan yang pernah ada.
"Pada tahun 2025, lebih dari 19,5 juta jemaah haji dan umrah dari luar negeri tiba di Arab Saudi, termasuk 18,03 juta jemaah umrah dan 1,5 juta jamaah haji. Jumlah jemaah umrah meningkat sebesar 114 persen dibandingkan tahun 2022, yang merupakan pencapaian signifikan yang mencerminkan kesiapan ekosistem dan efisiensi layanan yang diberikan," sebut laporan itu, dikutip dari SPA, Selasa (4/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun jumlah pengunjung terus meningkat, laporan itu menunjukkan indikator kepuasan pengalaman jemaah tetap tinggi. Tingkat kepuasan jemaah haji mencapai 91 persen, sedangkan jemaah umrah mencapai 94 persen. Angka ini melampaui target Visi Saudi 2030 untuk kedua indikator tersebut.
Kunjungan jemaah ke Raudhah di Masjid Nabawi juga meningkat menjadi 88 persen, naik 57 persen dari kunjungan 2022. Capaian ini disebut tak lepas dari upaya peningkatan layanan dan fasilitas dengan standar kualitas dan efisiensi tertinggi.
Situs-situs bersejarah dan destinasi pengayaan yang dikembangkan di Makkah dan Madinah juga menarik lebih banyak pengunjung selama 2025. Total ada 55 juta kunjungan di 87 destinasi.
Arab Saudi mencatat total 15,03 juta penerbitan visa, termasuk visa umrah, kunjungan, dan lainnya, dengan visa umrah mencapai 83 persen. Indonesia menjadi salah satu negara yang menyumbang jemaah umrah terbesar setelah Pakistan, mengungguli Mesir.
"Pakistan, Indonesia, dan Mesir adalah negara-negara terkemuka dalam hal kedatangan visa umrah, yang mencerminkan integrasi upaya untuk memfasilitasi perjalanan jemaah dan pengunjung serta meningkatkan pengalaman mereka secara keseluruhan," sebut laporan itu.
Laporan tahunan itu juga mencatat 184.569 relawan yang melayani jemaah sepanjang 2025.

Komentar Terbanyak
MUI Usul Istilah LGBT Diubah Jadi LGSP
Kampus Muhammadiyah Mendominasi Universitas Islam Terbaik Dunia, Ini Daftarnya
5 Hewan yang Boleh Dibunuh dalam Islam