Canggih, Saudi Gunakan AI hingga Data Geospasial Pantau Pergerakan Jemaah

Canggih, Saudi Gunakan AI hingga Data Geospasial Pantau Pergerakan Jemaah

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Senin, 03 Agu 2026 12:30 WIB
Masjidil Haram
Masjidil Haram. Foto: Haris/detikcom.
Jakarta -

Arab Saudi menggunakan teknologi berbasis data geospasial dan business intelligence untuk memantau pergerakan jemaah haji dan umrah. Pemanfaatan teknologi tersebut dilakukan oleh Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-tempat Suci.

Tujuan dari teknologi ini memastikan perubahan kondisi di lapangan langsung terlihat pada peta digital yang digunakan berbagai instansi terkait. Dilansir dari laporan kantor berita Saudi (SPA), tak hanya memantau pergerakan jemaah, langkah itu juga bisa memperbarui informasi lokasi secara real-time dan mendukung pengambilan keputusan operasional selama musim haji dan umrah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang musim haji 1447 H/2026 M kemarin, Komisi Kerajaan mengelola lebih dari 20.000 penanda lokasi, kawasan, serta layanan pada peta digital. Mereka juga mengembangkan lebih dari 20 peta interaktif yang mencakup kawasan Masyair, area pusat Kota Makkah hingga Masjidil Haram.

Data Management Office atau Kantor Manajemen Data di Saudi memperkuat integrasi data dengan 30 instansi terkait. Integrasi itu memungkinkan penyediaan data yang andal secara real-time sekaligus mendukung pematauan indikator operasional dalam pelayanan jemaah haji.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Komisi Kerajaan rutin memantau perubahan jaringan jalan, lokasi penting hingga berbagai fasilitas yang digunakan jemaah. Nantinya, informasi itu diperbarui pada peta digital yang dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional atau navigasi.

Pada musim haji 1447 H/2026 M, Arab Saudi telah melakukan pembaruan terhadap lebih dari 4.400 titik geospasial pada peta digital Hudhud. Sebanyak lebih dari 3.250 data ruas jalan diperbarui dan 70 penutupan jalan dicatat dengan pembaruan data dilakukan setiap 60 detik.

Cepatnya pembaruan itu memungkinkan setiap perubahan kondisi di lapangan segera ditampilkan pada sistem digital sehingga memudahkan pemantauan arus lalu lintas dan mobilitas jemaah.

Proses pembaruan data juga mencakup lokasi-lokasi yang melayani jemaah dan pengunjung. Setidaknya ada 8.248 titik layanan khusus haji ditinjau lewat peta Balady, sementara 3.119 titik baru ditambahkan di kawasan Masyair. Langkah ini meningkatkan akurasi informasi terkait fasilitas dan layanan yang tersedia pada peta digital.

Selain pembaruan peta, Komisi Kerajaan juga memanfaatkan Traffic Status dan Situational Awareness Platform untuk memantau kondisi lalu lintas dan kepadatan pergerakan jemaah.

Platform tersebut selama musim haji 1447 H telah merekam sekitar 9 juta gambar kondisi lalu lintas serta menampilkan lebih dari 350.000 titik dan elemen geospasial. Pemantauan dilakukan terhadap jaringan jalan sepanjang lebih dari 1.400 kilometer dan menghubungkan 419 halte bus dengan jadwal operasional secara real-time.

Data itu menjadi dasar pemantauan kondisi jalan, pergerakan transportasi, serta aktivitas berbagai titik layanan melalui satu sistem digital yang mengintegrasikan informasi spasial dan operasional. Data geospasial juga dimanfaatkan secara langsung oleh jemaah lewat platform panduan digital.

Platform itu menyediakan 11 peta navigasi yang mencakup lebih dari 5.000 lokasi dalam lebih dari 10 kategori layanan, mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan, layanan keagamaan, transportasi, hingga destinasi wisata.

Pada musim haji 1447 H/2026 M, seluruh peta panduan tersebut sudah digunakan hingga 537.197 kali. Peta Masjidil Haram jadi yang paling banyak diakses dengan 233.590 penggunaan, disusul peta batas administrasi Kota Makkah sebanyak 69.275 penggunaan, serta peta titik layanan dan lokasi perkemahan yang diakses 44.084 kali.

Komisi tersebut terus mengembangkan penggunaan data dan intelijen bisnis sebagai bagian untuk mendukung pelaksanaan haji dan memantau operasional di Makkah serta tempat-tempat suci.



(aeb/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads