Usai Bertugas di Tanah Suci, 34 Musyrif Diny Kembali ke Indonesia

Usai Bertugas di Tanah Suci, 34 Musyrif Diny Kembali ke Indonesia

Devi Setya - detikHikmah
Selasa, 09 Jun 2026 17:45 WIB
Usai Bertugas di Tanah Suci, 34 Musyrif Diny Kembali ke Indonesia
Menhaj Gus Irfan (tengah) menyambut kedatangan Musyrif Diny di Bandara Soetta Foto: Devi Setya/detik.com
Jakarta -

Rombongan Musyrif Diny penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi tiba kembali di Indonesia setelah menyelesaikan tugas pendampingan bagi jemaah haji di Arab Saudi. Kedatangan mereka disambut oleh Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (9/6/2026).

Sebanyak 34 Musyrif Diny yang terdiri atas para kiai dan alim ulama telah bertugas mendampingi jemaah Indonesia selama pelaksanaan ibadah haji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan apresiasi atas dedikasi para Musyrif Diny yang telah ikut mengawal pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

"Yang saya hormati para Kiai, para Alim yang tergabung dalam Musyrif Dini. Alhamdulillah siang ini saya dan tim dari Kementerian Haji menyambut kedatangan sebagian dari Musyrif Dini, yaitu para Kiai, para Alim yang kami undang untuk bergabung dengan kami dalam rangka memastikan semua ritual dan kegiatan para haji kita memang sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditentukan dalam agama," kata Menhaj di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta.

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan bahwa kehadiran Musyrif Diny selama musim haji menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan ibadah jemaah Indonesia.

"Mereka ini, kami ajak bergabung dalam Musyrif Diny ini untuk memastikan bahwa semua kegiatan, semua ritual haji kita memang sesuai dengan apa yang telah menjadi ketentuan-ketentuan agama," sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Kiai Fathurrahman Kamal yang juga salah satu Musyrif Diny mengungkapkan rasa syukur setelah seluruh petugas menyelesaikan tugas di Tanah Suci dan kembali ke Indonesia.

"Pak Menteri beserta kawan-kawan media yang kami hormati. Alhamdulillah kami dari rombongan petugas Musyrif Dini integrasi haji 1447 Hijriah/2026 Masehi tahun ini baru saja landing di Soekarno Hatta. Alhamdulillah kurang lebih kami seluruhnya 34 orang yang ditunjuk oleh Kementerian Haji untuk mendampingi prosesi ibadah haji pada tahun ini," ujarnya.

Selama bertugas, Musyrif Diny mengawal sukses ritual sebagai salah satu bagian dari Tri Sukses Haji. Mereka memastikan lebih dari 221 ribu jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah sesuai dengan syariat dan fikih Islam.

"Yang pertama adalah sukses ritual. Kami di Musyrif Diny mendapatkan mandat dari pemerintah untuk memastikan bahwa setiap ritual dan setiap ibadah yang ditunaikan oleh masyarakat kita yang berjumlah 221 ribu-an itu harus dipastikan sesuai dengan syariat dan fikih dalam Islam," jelas Fathurrahman.

Dalam menjalankan tugasnya, Musyrif Diny juga mengedepankan prinsip Manhaj At-Taysir atau pendekatan yang memudahkan jemaah, khususnya bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

Selain sukses ritual, Musyrif Diny menilai ibadah haji harus mampu menghasilkan transformasi sosial dan moral bagi jemaah setelah kembali ke Tanah Air.

"Dan yang ketiga, ini menjadi domain kami juga tentang sukses peradaban dan keadaban haji. Bagaimana haji yang dilaksanakan oleh masyarakat kita dan difasilitasi oleh negara melalui Kemenhaj tidak hanya menjadi ritual semata, tetapi suatu proses transformasi manusia Indonesia yang siap membangun peradaban dan siap menjadi duta moralitas bangsa insyaallah," lanjut Fathurrahman.

Sebagai tindak lanjut pasca penyelenggaraan haji, Musyrif Dino bersama Direktorat Jenderal Bina Haji berencana menyusun panduan pembinaan kemabruran yang dapat menjadi pegangan bagi para jemaah setelah kembali ke Indonesia.

"Dan dalam hal ini insyaallah kami sudah sepakat dengan tentu dengan Dirjen Bina Haji untuk menyusun suatu panduan yang bisa dijadikan sebagai referensi dalam membina kemabruran haji jemaah kita pasca mereka menunaikan ibadah haji di tanah suci," sambungnya

Kiai Fathurrahman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji atas penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang dinilai berjalan dengan baik.

"Dan tidak lupa kami tentu sangat berterima kasih kepada Kementerian Haji Republik Indonesia atas kesuksesan haji pada tahun ini yang sangat luar biasa menurut kami, semuanya berjalan dengan baik," tutupnya.




(dvs/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads