Timwas Haji DPR Soroti Fasilitas di Armuzna: Kasur Tipis, Tak Ada Space

Kabar Haji Bersama Wardah

Timwas Haji DPR Soroti Fasilitas di Armuzna: Kasur Tipis, Tak Ada Space

Irwan Nugroho - detikHikmah
Senin, 25 Mei 2026 14:04 WIB
Timwas Haji DPR sidak tenda di Armuzna menjelang puncak haji 2026.
Ketua Timwas Haji DPR Cucun Ahmad Syamsurijal sidak tenda di Armuzna menjelang puncak haji 2026. Foto: Dok Timwas Haji DPR
Makkah -

Tim Pengawas (Timwas) DPR RI 2026 mengingatkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk benar benar memperhatikan kelayakan ibadah jemaah haji Indonesia. Ada sejumlah fasilitas yang dinilai kurang layak sehingga berpotensi mengganggu kekhusyukan jemaah dalam beribadah.

Saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kawasan Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) pada Sabtu malam kemarin Ketua Timwas DPR Cucun Ahmad Syamsurijal beserta rombongan menemukan fasilitas yang kurang layak. Kondisi kasur dinilai tidak layak digunakan jemaah. Selain tipis dan tidak nyaman, spesifikasi kasur tersebut tak sesuai dengan kesepakatan awal antara penyedia layanan dengan pemerintah Indonesia.

Dalam Sidak tersebut sejumlah anggota Timwas DPR juga sempat mencoba kasur untuk jemaah. "Sudah kasurnya kecil, penempatannya juga tidak ada space," kata Cucun Sabtu malam (23/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Ketua DPR RI sekaligus anggota Timwas Haji DPR RI 2026, Sari Yuliati menegaskan bahwa pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia harus memperhatikan kelayakan ibadah jemaah. Tapi juga tidak boleh mengabaikan aspek kesejahteraan petugas haji.

Pernyataan itu disampaikan Sari Yuliati saat mengunjungi jemaah haji Indonesia di Hotel Lulua Al Masher No. 423, Makkah, Minggu (24/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menerima sejumlah aspirasi dari jemaah, khususnya terkait variasi menu makanan dan perhatian terhadap petugas haji di lapangan.

"Hari ini kami menerima beberapa catatan dari jemaah, terutama soal variasi menu makanan. Selain itu, mereka juga menginginkan perhatian terhadap kesejahteraan petugas," kata politikus Partai Golkar tersebut.

Menurut Sari Yuliati semua masukan dari jemaah dan temuan Timwas di lapangan akan dibawa dalam rapat bersama Amirul Hajj dan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) guna mencari solusi yang cepat dan tepat menjelang puncak ibadah haji.

Sari juga menegaskan bahwa keikhlasan jemaah dalam menjalankan ibadah tidak boleh dijadikan alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan. Menurutnya, negara wajib memastikan jemaah mendapatkan hak-haknya secara layak.

"Tidak ada satu pun yang kita tolerir yang memanfaatkan keikhlasan para jamaah dalam beribadah," tegasnya.

Ia menambahkan, jemaah harus mendapatkan pelayanan yang mendukung kesehatan dan kenyamanan agar dapat menjalankan seluruh rangkaian rukun haji secara sempurna.

"Yang kita harapkan adalah jemaah bisa beribadah dengan sehat wal afiat sehingga bisa menjalankan rukun haji dengan khusyuk," tuturnya.



(irw/erd)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

381 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.
Berita Terkait