Jemaah Bisa Curhat dan Langsung Adukan Masalah di Aplikasi Kawal Haji

Kabar Haji Bersama Telkomsel

Jemaah Bisa Curhat dan Langsung Adukan Masalah di Aplikasi Kawal Haji

Rachmatunnisa - detikHikmah
Senin, 27 Apr 2026 18:30 WIB
Pelaksana Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Urusan Haji Jeddah, Ali Sadikin, memeragakan cara pelaporan di aplikasi Kawal Haji. (Media Center Haji 2026).
Foto: Media Center Haji 2026
Makkah -

Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia. Salah satunya melalui platform Kawal Haji, aplikasi ponsel yang memungkinkan pelaporan kendala secara cepat dan terintegrasi selama operasional haji 1447 H/2026 M.

Pelaksana Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Urusan Haji Jeddah, Ali Sadikin, menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang sebagai saluran pelaporan terpadu, baik untuk jemaah maupun petugas di lapangan.

Melalui aplikasi tersebut, berbagai persoalan bisa langsung dilaporkan, mulai dari layanan konsumsi, akomodasi, transportasi, hingga situasi darurat seperti jemaah atau barang hilang. Tak hanya itu, laporan terkait kesehatan dan bimbingan ibadah juga dapat disampaikan melalui platform ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, kata Ali, jemaah jika memerlukan bantuan biasanya langsung menghubungi petugas terdekat. Nah, Kawal Haji dapat memperkuat layanan kepada jemaah haji secara terintegrasi.

"Artinya ketika jemaah itu bertanya kepada petugas, belum tentu itu petugas tersebut misalnya petugas kesehatan atau belum tentu petugas transportasi," kata Ali di kantor Daker Makkah, Minggu (26/4).

ADVERTISEMENT

Menurut Ali, kehadiran Kawal Haji bukan untuk menggantikan peran petugas di lapangan. Sebaliknya, aplikasi ini justru memperkuat sistem layanan agar lebih terkoordinasi dan tepat sasaran.

"Setiap laporan yang masuk akan langsung diteruskan ke petugas sesuai bidangnya, sehingga penanganan bisa lebih cepat dan efektif," ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh petugas haji memiliki akses ke aplikasi tersebut. Dengan begitu, respons terhadap laporan diharapkan lebih sigap karena langsung ditangani oleh pihak yang kompeten.

Menariknya, jemaah juga dapat memantau perkembangan laporan yang mereka kirim secara real-time. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang karena setiap aduan diproses secara transparan.




(lus/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads