Mengapa Rukun Haji Tidak Bisa Diganti Dam?

Mengapa Rukun Haji Tidak Bisa Diganti Dam?

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Senin, 27 Apr 2026 05:45 WIB
Kaaba in mecca during hajj season
Jemaah haji melakukan tawaf, salah satu rukun haji. Foto: Getty Images/iStockphoto/Dian Widyatmoko
Jakarta -

Memahami rukun haji dan urutannya merupakan hal penting bagi setiap jemaah. Hal ini dilakukan agar ibadah dapat berjalan secara sempurna dan memperoleh pahala yang utuh.

Allah SWT telah berfirman mengenai kewajiban haji dalam Al-Qur'an surah Ali Imran ayat 97:

فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Maqam Ibrahim. Siapa yang memasukinya (Baitullah), maka amanlah dia. (Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam."

ADVERTISEMENT

Alasan Rukun Haji Tidak Bisa Diganti Dam

Dijelaskan dalam buku Manajemen Komunikasi Haji dan Umrah di Indonesia karya Abdul Rasyid, rukun adalah unsur pokok dalam ibadah haji yang wajib dilaksanakan. Jika salah satu dari rukun ditinggalkan, maka hajinya tidak sah dan tidak bisa digantikan dengan dam (denda).

Dengan begitu, umat Islam yang meninggalkan salah satu dari rukun haji, harus mengulangi rangkaian ibadah dari awal di tahun berikutnya. Lantas, apa saja rukun dalam ibadah haji?

Rukun Haji

Secara umum, rukun haji ada enam. Dinukil dari buku Fiqih karya Udin Wahyudin dkk, berikut penjelasan selengkapnya:

1. Ihram

Ihram menjadi rukun haji pertama. Pada waktu ini, jemaah berniat untuk ibadah karena Allah dan mengenakan pakaian ihram sebagai penanda masuk ibadah haji.

2. Wukuf di Arafah

Wukuf artinya berdiam diri di padang Arafah dengan menggunakan pakaian ihram, sambil memperbanyak zikir dan mengucapkan kalimat talbiyah. Jemaah haji wajib hadir di Padang Arafah pada 9 Zulhijah dan tidak bisa diwakilkan oleh orang lain.

3. Tawaf Ifadah

Tawaf ifadah dilakukan dengan cara mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali. Ibadah ini tidak bisa diwakilkan oleh orang lain, jika seseorang terkendala karena uzur syar'i, maka dapat dilakukan dengan cara digendong atau menggunakan kursi roda.

4. Sai

Sai dilakukan dengan cara berlari-lari kecil antara Bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Ibadah ini dilakukan sambil memperbanyak zikir, membaca ayat Al-Qur'an, dan doa.

5. Tahallul

Tahallul artinya mencukur atau menggunting rambut paling sedikit tiga helai. Ibadah ini dilakukan oleh seluruh jemaah baik laki-laki maupun perempuan setelah menyelesaikan rangkaian haji.

6. Tertib

Maksud tertib adalah setiap rukun haji harus dilaksanakan pada waktu, tempat, dan urutan yang benar dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Perbedaan Rukun Haji Menurut 4 Mazhab

Dijelaskan dalam buku Dialog Lintas Mazhab karya Asmaji Muchtar, menurut mazhab Maliki dan Hanbali, rukun haji ada empat, yaitu ihram, tawaf ifadah, sai, dan wukuf di Arafah.

Sedangkan menurut mazhab Hanafi, rukun haji hanya ada dua, yaitu wukuf di Arafah dan tawaf ifadah. Sementara itu, menurut mazhab Syafi'i, rukun haji ada enam, yaitu ihram, wukuf di Arafah, tawaf ifadah, sai, tahallul, dan tertib.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads