Rangkaian Kegiatan Jemaah Haji 2026 Selama di Madinah Lengkap

Kabar Haji Bersama Promag Herbal

Rangkaian Kegiatan Jemaah Haji 2026 Selama di Madinah Lengkap

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Senin, 20 Apr 2026 11:00 WIB
Ilustrasi Jemaah Haji
Ilustrasi Jemaah Haji Foto: Haris Fadhil/detikcom
Jakarta -

Bagi jemaah haji gelombang pertama maupun kedua, selama berada di Madinah adalah momentum untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya. Selama kurang lebih delapan hingga sembilan hari di sana, jemaah haji akan menjalani rangkaian kegiatan yang padat namun penuh dengan keberkahan.

Lantas, apa saja urutan kegiatan yang akan dijalani jemaah selama berada di Kota tersebut? Tempat bersejarah mana saja yang wajib dikunjungi dalam agenda ziarah?

Kegiatan Jemaah Haji 2026 di Madinah

Selama di Madinah, jemaah haji dianjurkan untuk melakukan berbagai kegiatan, mulai dari salat fardhu di Masjid Nabawi hingga ziarah ke makam Rasulullah, sahabat, dan tempat bersejarah lainnya. Dinukil dari buku Tuntunan Manasik Haji 2026 terbitan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, berikut penjelasan selengkapnya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Salat Fardhu Berjamaah di Masjid Nabawi

Selama di Madinah, jemaah haji dianjurkan untuk melaksanakan salat fardhu secara berjamaah di Masjid Nabawi. Ibadah ini dikenal dengan nama salat arbain, yaitu ibadah salat wajib sebanyak 40 waktu secara berturut-turut yang dilakukan secara berjamaah.

Nilai dan pahala salat di Masjid Nabawi sangat tinggi, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

ADVERTISEMENT

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ, وَصَلَاةٌ فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاةٍ فِيمَا سِوَاهُ

Artinya: "Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: 'Salat di masjidku lebih baik dibanding 1.000 kali salat di masjid lain, kecuali di Masjidil Haram dan salat di Masjidil Haram lebih baik dibanding 100.000 kali salat di masjid lain." (HR Ibnu Majah).

Selain salat wajib, jemaah juga dianjurkan untuk memperbanyak salat sunnah selama berada di Masjid Nabawi.

2. Berdoa di Raudhah

Raudhah adalah tempat di dalam Masjid Nabawi yang letaknya ditandai dengan tiang-tiang putih, berada di antara rumah Siti Aisyah (sekarang makam Rasulullah) hingga ke mimbar. Raudhah menjadi tempat di mana doa-doa dikabulkan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ وَمِنْبَرِي عَلَى حَوْضِي

Artinya: "Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda: 'Di antara rumahku dengan mimbarku adalah Raudhah (taman) di antara taman-taman surga dan mimbarku di atas telagaku." (HR Bukhari)

Jemaah haji akan mendapatkan tasreh untuk masuk ke Raudhah secara kolektif sesuai kloter masing-masing, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh PPIH kloter. Jemaah haji diwajibkan mengenakan batik nasional dan ID card ketika masuk ke Raudhah. Jemaah sudah berada di pintu 360 Masjid Nabawi, selambat-lambatnya 30 menit sebelum jadwal yang telah ditentukan.

3. Ziarah ke Makam Rasulullah dan Sahabat

Makam Rasulullah SAW dahulu dinamakan Maqsura. Setelah masjid diperluas, makam ini termasuk di dalam bangunan masjid. Pada bangunan ini terdapat empat buah pintu, antara lain:
Pintu sebelah kiblat (pintu at-Taubah)
Pintu sebelah timur (pintu Fatimah)
Pintu sebelah utara (pintu Tahajjud)
Pintu sebelah barat ke Raudhah (sudah ditutup)
Selain makam Rasulullah SAW, dalam ruangan ini juga terdapat dua makam sahabat, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab RA.

4. Ziarah ke Tempat-Tempat Bersejarah

Selama di Madinah, jemaah haji dianjurkan untuk melaksanakan ziarah ke tempat-tempat bersejarah seperti Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Khamsah, Gunung Uhud, dan tempat-tempat bersejarah lainnya dengan menggunakan bus yang disediakan oleh syarikah tanpa dipungut biaya.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Jemaah Haji selama di Madinah

Selama di Madinah, jemaah haji wajib untuk memperhatikan beberapa hal, baik ketika di hotel maupun tempat lainnya. Berikut hal-hal yang wajib untuk diperhatikan oleh jemaah haji:

  • Menjaga ketertiban saat turun dari bus
  • Menempati hotel yang telah ditentukan secara teratur
  • Memaklumi pola penempatan jemaah di hotel yang dilakukan dengan tasreh
  • Memastikan jemaah haji laki-laki dan perempuan ditempatkan terpisah
  • Mewaspadai kehilangan uang dan barang berharga, baik di hotel maupun tempat lainnya
  • Menjaga kebersihan kamar
  • Mengantre dengan sabar ketika akan menggunakan kamar mandi
  • Menutup aurat, baik ketika keluar masuk kamar mandi, berdiam di dalam kamar, atau keluar kamar
  • Mencatat lokasi hotel, nama syarikah, wilayah tinggal, dengan cara mengingat tanda-tanda yang mudah dikenal sebelum berangkat ke Masjid Nabawi
  • Mematikan peralatan elektronik, mencabut kartu kunci dan mengunci koper serta kamar ketika berangkat ke Masjid Nabawi



(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads