Arab Saudi Umumkan Batas Waktu Visa Umrah dan Kepulangan Jemaah

Arab Saudi Umumkan Batas Waktu Visa Umrah dan Kepulangan Jemaah

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Minggu, 15 Mar 2026 16:00 WIB
Arab Saudi Umumkan Batas Waktu Visa Umrah dan Kepulangan Jemaah
Ilustrasi Haji atau Umrah Foto: Getty Images/iStockphoto/Aviator70
Jakarta -

Pemerintah Arab Saudi menetapkan jadwal penting untuk musim umrah tahun ini. Ketentuan tersebut meliputi hari terakhir penerbitan visa umrah, batas kedatangan jemaah, hingga waktu kepulangan dari Arab Saudi.

Dilansir dari Gulf News, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyampaikan bahwa 1 Syawal menjadi hari terakhir penerbitan visa umrah. Setelah tanggal tersebut, visa umrah tidak lagi diterbitkan untuk musim ini.

Meski demikian, jemaah yang telah memperoleh visa masih dapat memasuki Arab Saudi hingga 15 Syawal. Setelah melewati tanggal tersebut, kedatangan jemaah umrah tidak lagi diperbolehkan. Sementara itu, seluruh jemaah umrah harus meninggalkan Arab Saudi paling lambat 1 Zulkaidah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengumuman ini disampaikan dalam pertemuan virtual berkala ke-17 antara Kementerian Haji dan Umrah Saudi dengan perusahaan penyelenggara umrah di Arab Saudi pada Sabtu (14/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, para pejabat mengingatkan pentingnya mematuhi aturan yang berlaku selama musim umrah dan haji.

Dikutip dari Saudi Gazette, pemerintah Arab Saudi juga menyoroti pengaturan kedatangan jemaah secara bertahap di bandara. Perusahaan penyelenggara diminta memperbarui data keberangkatan jemaah secara berkala melalui platform Nusuk Masar agar proses pemulangan dapat berjalan lebih tertib.

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan yang sama, perusahaan penyelenggara umrah juga diajak berpartisipasi dalam Umrah and Visit Forum 2026 yang akan digelar untuk ketiga kalinya.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi kembali menegaskan bahwa ibadah haji harus dilaksanakan menggunakan visa haji resmi. Pelaksanaan haji tidak diperbolehkan menggunakan visa umrah.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al Rabiah, turut menyampaikan apresiasi kepada perusahaan penyelenggara umrah atas kerja sama selama Ramadan. Berbagai pihak dinilai telah membantu melayani jemaah, termasuk menangani jemaah yang tertahan serta membantu proses kepulangan mereka.

Kementerian menyatakan bahwa pertemuan rutin bersama penyelenggara umrah dilakukan untuk mengoptimalkan koordinasi sekaligus meningkatkan layanan bagi jemaah haji dan umrah.

Langkah ini juga sejalan dengan strategi Vision 2030 Arab Saudi yang bertujuan memaksimalkan pengalaman para jemaah dan pengunjung yang datang ke Tanah Suci.




(inf/aeb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads