Kemunculan Dajjal di muka bumi menjadi tanda kiamat besar yang banyak disebutkan dalam hadits shahih. Salah satu tanda kemunculan Dajjal adalah muka bumi akan mengalami kemarau panjang hingga menyebabkan kekeringan bertahun-tahun. Berikut adalah uraian lengkap hadits yang menyebutkan fenomena kekeringan sebagai tanda-tanda munculnya Dajjal di muka bumi.
Hadits Mengenai Kemarau Panjang Sebelum Dajjal Muncul
Mengutip buku Fitnah & Petaka Akhir Zaman karya Abu Fatiah al-Adnani, kondisi alam mengalami kemarau panjang hingga kekeringan menjelang kemunculan Dajjal. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW sebagai berikut.
وَإِنَّ قَبْلَ خُرُوجِ الدَّجَّالِ ثَلَاثَ سَنَوَاتٍ شِدَادٍ يُصِيبُ النَّاسَ فِيهَا جُوعٌ شَدِيدٌ يَأْمُرُ اللَّهُ السَّمَاءَ فِي السَّنَةِ الأُولَى أَنْ تَحْبِسَ ثُلُثَ مَطَرِهَا وَيَأْمُرُ الْأَرْضَ فَتَحْبِسُ ثُلُثَ نَبَاتِهَا ثُمَّ يَأْمُرُ السَّمَاءَ فِي الثَّانِيَةِ فَتَحْبِسُ ثُلُثَيْ مَطَرِهَا وَيَأْمُرُ الْأَرْضَ فَتَحْبِسُ ثُلُثَيْ نَبَاتِهَا ثُمَّ يَأْمُرُ اللَّهُ السَّمَاءَ فِي السَّنَةِالثَّالِثَةِ فَتَحْبِسُ مَطَرَهَا كُلَّهُ فَلَا تُقْطِرُ قَطْرَةً وَيَأْمُرُ الْأَرْضَ فَتَحْبِسُ نَبَاتَهَا
كُلَّهُ فَلَا تُنْبِتُ حَضْرَاءَ فَلَا تَبْقَى ذَاتُ ظِلْفِ إِلَّا هَلَكَتْ إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ قِيلَ فَمَا يُعِيشُ النَّاسُ فِي ذَلِكَ الزَّمَانِ قَالَ التَّهْلِيلُ وَالتَّكْبِيرُ وَالتَّسْبِيحُ وَالتَّحْمِيدُ وَيُجْرَى ذَلِكَ عَلَيْهِمْ مُجْرَى الطَّعَامِ
Artinya: "Sesungguhnya sebelum keluarnya Dajjal adalah tempo waktu tiga tahun yang sangat sulit, dimana pada waktu itu manusia akan ditimpa oleh kelaparan yang sangat. Allah memerintahkan kepada langit pada tahun pertama darinya untuk menahan 1/3 dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan 1/3 dari tanamannya. Kemudian Allah memerintahkan kepada langit pada tahun kedua darinya agar menahan 2/3 dari hujannya dan memerintahkan bumi untuk menahan 2/3 dari tanam tanamannya. Kemudian pada tahun ketiga darinya Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, lalu ia tidak meneteskan setitik airpun dan memerintahkan bumi agar menahan seluruh tanamannya, maka setelah itu tidak tumbuh satu tanaman hijau pun dan semua binatang berkuku akan mati kecuali yang tidak dikehendaki Allah. Para sahabat bertanya, "Dengan apa manusia akan hidup pada saat itu?" Beliau menjawab, "Tahlil, takbir dan tahmid akan sama artinya bagi mereka dengan makanan." (HR. Ibnu Majah)
Baca juga: Apakah Dajjal Sudah Muncul Sekarang? |
Fitnah Dajjal yang Disebutkan dalam Hadits
Disebutkan dalam buku Huru-hara Kiamat karya Ibnu Katsir dan Tanda Kiamat Besar karya Mahir Ahmad Ash-Syufiy, Dajjal muncul ke muka bumi membawa fitnah yang menyesatkan umat, berikut di antaranya.
1. Mengaku sebagai Nabi dan Tuhan
Tercatat dalam Shahih Muslim, dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُبْعَثَ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ قَرِيبٌ مِنْ ثَلَاثِينَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ رَسُولُ اللَّهِ.
Artinya: "Kiamat takkan terjadi sebelum dibangkitkannya para Dajjal, yakni para pendusta (yang jumlahnya) hampir tiga puluh orang. Masing-masing mengaku dirinya utusan Allah." (HR. Muslim)
Masih merujuk pada Shahih Muslim, dari Tsauban, Rasulullah SAW bersabda,
وَإِنَّهُ سَيَكُونُ فِي أُمَّتِي ثَلَاثُونَ كَذَّابُونَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ نَبِيٌّ وَأَنَا خَاتَمُ النَّبِيِّينَ لَا نَبِيَّ بَعْدِي.
"Dan sesungguhnya akan muncul di kalangan umatku tiga puluh orang pendusta, masing-masing mengaku dirinya nabi, padahal aku adalah penutup para Nabi, tidak ada lagi nabi sesudahku...." (HR. Muslim)
2. Membawa Surga dan Neraka
Rasulullah SAW bersabda, "Ketahuilah, aku sampaikan kepadamu sekalian sebuah berita mengenai Dajjal, yang tak pernah disampaikan oleh seorang nabi pun kepada kaumnya. Sesungguhnya Dajjal itu picak, dan sesungguhnya dia akan datang membawa semisal surga dan neraka. Yang dia katakan surga itu sebenarnya neraka. Dan sesungguhnya aku memperingatkan kamu sekalian mengenai Dajjal, seperti halnya yang dilakukan Nuh kepada kaumnya," (HR. Muslim)
3. Menjelajahi Seluruh Bumi kecuali Makkah dan Madinah
Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda, "Setiap negeri pasti dipijak oleh Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah." (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Membunuh Seorang Pria Muslim dan Menghidupkannya Kembali
Dari Abu Sa'id Al-Khudri, Rasulullah SAW menceritakan kepada kami sebuah cerita tentang Dajjal, "Dajjal tiba, tetapi dia terhalang memasuki pintu gerbang Madinah. Kemudian dia singgah di beberapa tanah bergaram yang berada di sekitar Madinah. Pada hari itu juga, seorang pria yang tergolong manusia terbaik berangkat mendatangi Dajjal dan berkata, 'Aku bersaksi bahwa kamu adalah Dajjal yang diceritakan oleh Rasulullah saw. dalam hadis.' Kemudian Dajjal berkata kepada para pengikutnya, 'Bagaimana menurut kalian jika aku bunuh orang ini, lalu aku hidupkan kembali, apakah kalian masih meragukanku?' Mereka menjawab, "Tidak.' Dajjal pun membunuh pria itu, lalu menghidupkannya kembali. Kemudian pria itu berkata, 'Demi Allah, sebelum ini terjadi, mata hatiku tidak seyakin saat ini bahwa
kamu memang benar-benar Dajjal. Kemudian Dajjal akan membunuhnya lagi, tetapi dia tidak bisa menguasainya." (HR Bukhari)
5. Meminta Bantuan Setan
Dari Abu Umamah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Salah satu fitnah (cobaan) Dajjal adalah dia berkata kepada orang badui, 'Bagaimana menurutmu jika aku membangkitkan kembali ayah dan ibumu yang telah mati, apakah kamu mau bersaksi bahwa aku adalah tuhanmu?' Si badui menjawab, "Ya.' Lantas setan menyerupai ayah dan ibunya dan berkata, 'Wahai anakku, ikutilah dia karena dia adalah tuhanmu." (HR Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, dan Hakim)
Simak Video "Video: Antisipasi El Nino, Pramono Prioritaskan Ketahanan Pangan-Pencegahan ISPA"
(lus/lus)