Air hujan menjadi sumber kehidupan bagi manusia, hewan, dan tumbuhan. Hujan merupakan salah satu bentuk rahmat Allah SWT yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan.
Itulah sebabnya, ketika hujan tidak kunjung turun dalam waktu yang cukup lama makhluk di bumi akan mengalami kekeringan. Jika mengalami fenomena alam seperti ini, umat Islam dianjurkan untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Salah satu bentuk ikhtiar tersebut adalah membaca doa memohon hujan dan melaksanakan sholat istisqa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip buku Shalat Sunat Pilihan karya Mahmudin, sholat istisqa merupakan sholat sunah yang dikerjakan untuk memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan ketika suatu wilayah mengalami kekeringan atau membutuhkan air.
Doa Memohon Hujan
Ada sejumlah doa yang diajarkan dalam hadis ketika memohon turunnya hujan. Dikutip dari buku 5 Shalat Pembangun Jiwa susunan Nasrudin Abd Rohim, berikut doa meminta hujan yang dapat diamalkan.
اَللَّهُمَّ أَسْقِنَا غَيْثًا مُغِيْثًا مَرِيْئًا سرِيْعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلاً غَيْرَ آجِلٍ
Arab latin: Allahummasqinaa ghoitsan mughiitsan mariyyan sarii'an naafi'an ghoiro dhoorrin, 'aajilan ghoiro aajilin.
Artinya: "Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan deras yang penuh ketentraman, menyuburkan, bermanfaat, dan tidak membahayakan, yang segera datang dan tidak terlambat."
Selain doa di atas, ada juga versi lainnya yang mengacu pada hadits Rasulullah SAW yang berbunyi,
اللَّهُمَّ أَغِثْنَا ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا ، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا
Arab latin: Allahumma agitsnaa, allahumma agitsnaa, allahumma agitsnaa
Artinya: "Ya Allah, berilah kami hujan. Ya Allah, berilah kami hujan. Ya Allah, berilah kami hujan."
Apa Itu Sholat Istisqa?
Sholat istisqa adalah sebutan untuk sholat sunah yang dilakukan untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT ketika terjadi kekeringan atau hujan tidak kunjung turun.
Pelaksanaan sholat ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar spiritual umat Islam ketika menghadapi kondisi kekeringan.
Sholat istisqa biasanya dilakukan secara berjamaah di tanah lapang. Sebelum pelaksanaan sholat, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar dan amal kebajikan serta meninggalkan perbuatan maksiat.
Hukum Sholat Istisqa
Sholat istisqa hukumnya sunah ketika masyarakat mengalami kekeringan dan membutuhkan turunnya hujan.
Pelaksanaan sholat ini merupakan bagian dari tuntunan Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW pernah melakukan istisqa dan memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan.
Dikutip dari buku Sunan an-Nasai jilid 2 karya Abu Abdurrahman Ahmad (Imam an-Nasa'i), dijelaskan dalam hadits dari salah seorang sahabat mengatakan, "Rasulullah SAW keluar pada suatu hari untuk melakukan sholat istisqa. Beliau lalu membelakangi orang-orang seraya berdoa kepada Allah SWT dengan menghadap kiblat sambil melilitkan selendang beliau ke pundak, kemudian sholat dua rakaat (Ibnu Abu Dzi'b menambahkan) dan membaca ayat pada setiap rakaat." (Muttafaq 'alaih')
Sholat istisqa dapat dilakukan ketika hujan tidak turun dalam waktu yang cukup lama sehingga menyebabkan kekeringan atau kesulitan mendapatkan air.
Tata Cara Sholat Istisqa
Secara umum, tata cara sholat istisqa terdiri atas dua rakaat. Pelaksanaannya memiliki kemiripan dengan sholat Id.
Sebelum memulai sholat istisqa, berikut bacaan niat yang dapat dilafalkan.
أصلي سنة الاستسقاء ركعتين مستقبل القبلة اماما/ماموما لله تعالى
Arab latin: Ushallii sunnatal istisqaa'i rak'ataini ma'muuman lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku menyengaja sholat sunnah meminta hujan dua rakaat sebagai makmum karena Allah SWT." (niat sebagai makmum)
Tata Cara Sholat Istisqa
Berikut tata cara sholat istisqa:
1. Niat
2. Shalat dua rakaat.
3. Rakaat pertama takbir 7 kali sebelum membaca surat Al-Fatihah.
4. Rukuk, dua sujud dan duduk di antara dua sujud.
5. Rakaat kedua takbir 5 kali sebelum membaca surat Al-Fatihah.
6. Duduk tahiyat akhir serta membaca bacaan tahiyat, tasyahud, dan shalawat seperti bacaan sholat wajib.
7. Diakhiri dengan bacaan salam dengan menolehkan wajah dan kepala ke kanan dan ke kiri.
Setelah sholat istisqa, dilanjutkan khutbah dua atau sekali sebelum (atau setelah) shalat. Umat Islam juga dapat memperbanyak membaca doa dan dzikir.
