Jadwal MCU Petugas Haji 2027 dan Apa Saja yang Diperiksa?

Jadwal MCU Petugas Haji 2027 dan Apa Saja yang Diperiksa?

Devi Setya - detikHikmah
Jumat, 04 Sep 2026 10:15 WIB
Shot of an unrecognisable doctor using a blood sugar test on his patients finger
ilustrasi tes kesehatan Foto: Getty Images/PeopleImages
Jakarta -

Medical check up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M. Calon peserta yang telah mendaftar wajib mengetahui jadwal dan tahapannya.

MCU menjadi bagian penting karena petugas haji akan menjalankan tugas pelayanan dalam kondisi kerja yang menuntut ketahanan fisik dan mental. Petugas tidak hanya harus memiliki kompetensi sesuai bidangnya, tetapi juga harus dipastikan dalam kondisi kesehatan yang memadai untuk menjalankan tugas di sebagai pelayan tamu Allah SWT.

Jadwal MCU Petugas Haji 2027

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI telah mulai mempersiapkan proses seleksi calon PPIH untuk musim haji 1448 H/2027 M dengan standar seleksi baru.

Berdasarkan jadwal resmi, tes CAT petugas haji untuk PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi akan berlangsung pada 5 September 2026.

ADVERTISEMENT

Kemudian peserta yang lolos tes CAT akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni tes kesehatan atau MCU. Berikut rincian jadwalnya:

Pengumuman Seleksi PPIH: 23 Agustus 2026
Awal Pendaftaran Peserta: 25 Agustus 2026
Batas Akhir Submit/Upload Dokumen Peserta: 31 Agustus 2026
Batas Akhir Verifikasi Dokumen oleh Operator Siskohat: 2 September 2026
Computer Assisted Test (CAT): 5 September 2026
Pengumuman Hasil CAT: 6 September 2026
Pengumuman Pelaksanaan MCU: 7 September 2026
Pelaksanaan MCU: 8-13 September 2026
Verifikasi dan Validasi MCU: 9-18 September 2026
Pengumuman Hasil MCU: 19 September 2026
Pengumuman Peserta Diklat: 20 September 2026

Peran Penting MCU

Petugas haji bekerja dalam situasi yang berbeda dibandingkan pekerjaan biasa. Selama berada di Arab Saudi, petugas harus memberikan pelayanan kepada jemaah dalam jumlah besar, menghadapi mobilitas tinggi, cuaca panas, serta beban kerja dan psikologis yang cukup berat.

Pemeriksaan kesehatan diperlukan untuk mengetahui kondisi fisik calon petugas sekaligus memastikan kesiapan mereka menjalankan tugas.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dijelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dalam proses seleksi petugas kesehatan haji bertujuan untuk memastikan petugas tidak hanya kompeten, tetapi juga sehat secara fisik dan mental serta bebas dari NAPZA.

Apa Saja yang Diperiksa Saat MCU?

Jenis pemeriksaan dapat menyesuaikan ketentuan rekrutmen pada tahun berjalan. Namun, berdasarkan standar MCU petugas haji, terdapat sejumlah pemeriksaan kesehatan yang perlu dipersiapkan calon peserta.

Mengacu pada Keputusan Menteri Haji dan Umrah (KMHU) Nomor 78 Tahun 2026, terdapat sejumlah pemeriksaan yang harus dijalani calon petugas haji dalam tahapan MCU.

Berikut daftar pemeriksaan kesehatan bagi calon petugas haji yang masuk seleksi tahap ketiga:

Pemeriksaan kesehatan di rumah sakit pemerintah minimal tipe B. Pemeriksaan kesehatan (medical check-up) meliputi:

1. Anamnesa
Riwayat penyakit sekarang, riwayat penyakit dahulu, riwayat penyakit keluarga, serta kebiasaan sehari-hari seperti olah raga, merokok, minum alkohol, dan lain-lain.

2. Pemeriksaan Fisik
Berat badan, tinggi badan, tanda vital (vital sign), keadaan umum, saturasi oksigen pemeriksaan head to toe yaitu kepala (mata, THT, mulut), leher, toraks, abdomen, ekstremitas, dan pemeriksaan neurologis.

3. Penunjang
a. Laboratorium:

(a) Hematologi: darah lengkap.
(b) Kimia darah:
- lemak darah (kolesterol dan trigliserida);
- fungsi ginjal (ureum, kreatinin, dan asam urat);
- fungsi hati (SGOT dan SGPT);
- gula darah: puasa dan dua jam post-prandial (pp), HbA1C.

(c) Urine:
- urine lengkap;
- tes kehamilan (bagi wanita usia subur).

b. Radiologi:

(a) toraks PA;
(b) elektrokardiografi (EKG);

c. Fungsi paru: Spirometri

d. Pengukuran Kebugaran dengan Metode Rockport.

2. Pemeriksaan kesehatan jiwa sederhana SRQ-20.

3. Pemeriksaan NAPZA

Pemeriksaan NAPZA dilakukan untuk lima parameter (opiate, cannabis, amphetamine, methamphetamine, cocaine). Untuk pemeriksaan ini dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dan biaya ditanggung oleh masing-masing pendaftar. Masa berlaku hasil pemeriksaan kesehatan adalah 3 bulan pada saat mendaftar.

Nantinya, hasil MCU akan diverifikasi dan divalidasi kembali untuk menetapkan calon peserta yang berhak mengikuti diklat.



(dvs/kri)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads