Bacaan Niat Wudhu dan Doa Setelahnya

Bacaan Niat Wudhu dan Doa Setelahnya

Hanif Hawari - detikHikmah
Senin, 13 Jul 2026 18:30 WIB
Istanbul, Turkey - April 07, 2012: Man performing ablution. Ablution is a ritual act, where the person washes himself/herself in order to get ready for the prayer. Image taken during midday at the fountains next to Sultanahmet Mosque in Istanbul.
Ilustrasi wudhu (Foto: iStock)
Jakarta -

Sebelum menghadap Allah SWT, umat Islam dianjurkan untuk bersuci. Salah satunya adalah dengan berwudhu.

Sebelum membasuh anggota tubuh dengan air, dianjurkan untuk membaca niat sebelum wudhu. Keberadaan niat merupakan wujud kesungguhan hati seorang hamba untuk menunaikan perintah Allah SWT sekaligus membersihkan diri dari hadas kecil.

Kewajiban bersuci sebelum mendirikan salat ini memiliki landasan hukum yang sangat kuat di dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman secara eksplisit dalam Surat Al-Maidah ayat 6:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki,"

ADVERTISEMENT

Pengertian Wudhu

Untuk memahami wudhu secara mendalam, kita dapat meninjau dari sisi etimologi dan terminologi fikih. Sutomo Abu Nashr Lc. dalam bukunya yang berjudul Fiqih Wudhu Versi Madzhab Syafi'iyah memaparkan bahwa dari segi kebahasaan (Arab), kata wudhu berakar dari istilah al-wadha'ah, yang memiliki sinonim makna dengan an-Nadzhafah atau kebersihan fisik.

Sejalan dengan definisi tersebut, Imam Nawawi dalam maha karyanya Kitab al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab menegaskan bahwa istilah wudhu bersumber dari kata wadh'ah yang berarti keasrian dan kebersihan. Adapun secara istilah syariat, wudhu didefinisikan sebagai sebuah aktivitas atau ritual ibadah khusus dengan menggunakan air pada anggota-anggota badan tertentu, yang wajib diawali dengan niat untuk menghilangkan hadas.

Bacaan Niat Wudhu

Merujuk pada buku Panduan Terlengkap Ibadah Muslim Sehari-hari karangan KH Muhammad Habibillah, berikut adalah lafal bacaan niat wudhu yang dibaca di dalam hati atau dilafalkan secara lisan sebelum membasuh anggota tubuh:

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta'ala."

Setelah kemantapan niat dihadirkan di dalam hati, umat Islam disunnahkan untuk mengawali basuhan pertama dengan membaca kalimat basmalah (Bismillahirrahmanirrahim).

Bacaan Doa Setelah Wudhu

Setelah selesai merampungkan seluruh rukun dan sunnah wudhu, umat Islam sangat dianjurkan untuk berdiri menghadap kiblat dan melantunkan doa sesudah wudhu. Doa ini mengandung kesaksian tauhid yang agung serta permohonan agar digolongkan sebagai hamba yang bersih. Berikut adalah bacaannya:

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Arab Latin: Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhuu wa rosuuluh. Allaahummaj'alnii minat tawwaabiina waj'alnii minal mutathahhiriina, waj'alnii min 'ibadikash shaalihiin.

Artinya: "Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih."

Demikian bacaan niat wudhu dan doa setelah wudhu. Semoga bermanfaat.



(hnh/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads