Kumpulan Doa dan Dzikir di Malam 1 Muharram 2026 untuk Ampunan Dosa

Kumpulan Doa dan Dzikir di Malam 1 Muharram 2026 untuk Ampunan Dosa

Devi Setya - detikHikmah
Selasa, 09 Jun 2026 20:00 WIB
ilustrasi muslim berdoa
Foto: Getty Images/iStockphoto/leolintang
Jakarta -

Malam 1 Muharram menandai pergantian tahun dalam kalender Hijriah sekaligus menjadi kesempatan untuk melakukan muhasabah. Sejumlah doa bisa dipanjatkan pada momen ini.

Datangnya Tahun Baru Islam bukan hanya tentang pergantian angka dalam kalender, tetapi juga momentum untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan kepada Allah SWT. Karena itu, banyak umat Islam mengisi malam 1 Muharram dengan doa, dzikir, membaca Al-Qur'an, dan berbagai amalan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa dan Dzikir 1 Muharram

Dalam ajaran Islam tidak terdapat hadits sahih yang secara khusus menetapkan bacaan doa tertentu yang wajib dibaca pada malam 1 Muharram. Umat Islam bebas memanjatkan doa apa saja yang berisi kebaikan, permohonan ampunan, dan harapan kepada Allah SWT.

Dikutip dari buku Di Balik 7 Hari Besar Islam: Sejarah, Makna dan Amaliah Idul Fitri, Idul Adha, Maulid Nabi, Nuzulul Quran, Isra' Mi'raj, 1 Muharram, dan Lailatul Qadr karya Muhammad Sholikhin, ihwal doa awal tahun dan akhir tahun serta fadhilahnya, bukanlah dari Rasulullah SAW.

ADVERTISEMENT

Pada periode Rasulullah SAW, para sahabat dan tabi'in, doa awal dan akhir tahun belum dikenal sekaligus tidak terdapat dalam berbagai kitab shahih maupun musnad, bahkan dalam kumpulan hadits maudhu sekalipun, hadits tentang doa itu tidak ada.

Doa ini adalah rajutan para ulama yang kemungkinan diamalkan untuk memerangi adat dan tradisi kemusyrikan seputar tahun baru.

Dilansir dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), doa akhir tahun terdapat dalam kitab Al-Jami' Al-Kabir karya Imam As-Suyuthi, berikut bacaan doa yang dapat dilafalkan setelah Ashar menjelang pergantian tahun baru Islam:

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Latin: Allâhumma mâ 'amiltu min 'amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî 'anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alâ 'uqûbatî, wa da'autanî ilat taubati min ba'di jarâ'atî 'alâ ma'shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ 'amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa'attanî 'alaihis tsawâba, far as aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha' rajâ'î minka yâ karîm.

Artinya: "Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."

Bacaan Doa Awal Tahun Dibaca Setelah Magrib

Masih dikutip dari sumber yang sama, waktu untuk membaca doa awal tahun dapat dilakukan setelah waktu Magrib dan dibaca sebanyak tiga kali. Berikut bacaan lengkap doa awal tahun:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Latin: Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya: "Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."

Bacaan Dzikir Awal Tahun Islam

Selain mengamalkan doa, umat Islam juga bisa memperbanyak bacaan dzikir. Hal ini sebagaimana dianjurkan dan dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW,

مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ

Artinya: "Permisalan orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir kepada Allah adalah seperti orang yang hidup dan mati." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Islam mengajarkan agar seorang hamba senantiasa kembali kepada Allah SWT dengan memperbanyak istighfar dan taubat. Berikut bacaan dzikir yang bisa diamalkan jelang pergantian tahun baru Islam:

Bacaan Istighfar

اَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ

Arab Latin: Astaghfirullahal 'azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

Membaca Doa Taubat Nabi Adam AS

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Latin: Rabbanā zhalamnā anfusanā. Wa illam taghfir lanā wa tarhamnā, lanakūnanna minal khāsirīna.

Artinya, "Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri sendiri. Jika Kau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk hamba-Mu yang merugi," Surat Al-A'raf ayat 23.

Membaca Bacaan Taubat Nabi Yunus

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin: Lā ilāha illā anta. Subhānaka innī kuntu minaz zhālimīna.

Artinya, "Tiada tuhan selain Allah. , Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang yang zalim." Surat Al-Anbiya ayat 87.

Bacaan Taubat Panjang

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطِيْئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي جِدِّي وَهَزْلِي؛ وَخَطَئِي وَعَمْدِي؛ وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ المُقَدِّمُ، وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Latin: Allāhummaghfir lī khathī'atī wa jahlī, wa isrāfī fī amrī, wa mā anta a'lamu bihī minnī. Allāhummaghfir lī jiddī wa hazlī, wa khatha'ī wa 'amdī. Wa kullu dzālika 'indī. Allāhummaghfir lī mā qadamtu wa mā akhkhartu, wa mā asrartu, wa mā a'lantu, wa mā anta a'lamu bihī minnī. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru, wa anta 'alā kulli syai'in qadīrun.

Artinya: "Tuhanku, ampunilah kekeliruan dan kebodohanku, kelewatan batas dalam sebuah hal, dan dosaku yang mana Kau lebih tahu dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku dalam serius dan gurauanku, kekeliruan dan kesengajaan. Apa pun itu semua berasal dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku yang terdahulu dan terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan kunyatakan, dan dosa yang mana Kau lebih tahu dariku. Kau maha terdahulu. Kau maha terkemudian. Kau Maha Kuasa atas segala sesuatu," (HR Bukhari dan Muslim).

Dzikir Tasbih, Tahmid, dan Takbir

Selain berdoa, malam 1 Muharram dapat diisi dengan memperbanyak dzikir.

Tasbih

سُبْحَانَ اللّٰهِ

Subhanallah
Artinya: Maha Suci Allah.

Tahmid

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ

Alhamdulillah
Artinya: Segala puji bagi Allah.

Takbir

اَللّٰهُ أَكْبَرُ
Allahu Akbar
Artinya: Allah Maha Besar.

Dzikir-dzikir ini dapat dibaca masing-masing 33 kali atau lebih sesuai kemampuan.




(dvs/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads