- Fadilah Membaca Surat Yasin 1. Dibacakan kepada Orang yang Sedang Sakaratul Maut 2. Mendapat Ampunan Allah SWT 3. Mendapat Pahala Seperti Membaca Al-Qur'an Berkali-kali 4. Dosa Diampuni bagi yang Membacanya pada Malam Hari 5. Wafat dalam Keadaan Syahid 6. Memperoleh Ampunan pada Pagi Hari 7. Mengiringi Orang yang Menjelang Wafat dengan Bacaan Al-Qur'an
Surat Yasin merupakan surat ke-36 dalam Al-Qur'an yang terdiri atas 83 ayat dan tergolong sebagai surat Makkiyah. Menurut Tafsir Al Azhar karya Buya Hamka, surat ini diturunkan setelah Surat Al-Jin yang membahas mengenai akidah.
Bagian awal Surat Yasin menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT melalui sumpah-Nya atas Al-Qur'an. Selanjutnya, surat ini mengajak manusia mengikuti petunjuk Allah, mengisahkan perjuangan para rasul dalam menyampaikan risalah, serta mengingatkan tentang tanda-tanda kekuasaan Allah dan hari kebangkitan.
Selain memuat banyak pelajaran, Surat Yasin juga dikenal karena sejumlah keutamaan yang disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadilah Membaca Surat Yasin
Berikut sejumlah fadilah membaca Surat Yasin menurut hadits.
1. Dibacakan kepada Orang yang Sedang Sakaratul Maut
Salah satu keutamaan Surat Yasin ialah dianjurkan dibacakan kepada orang yang sedang menghadapi sakaratul maut. Dalam Fikih Empat Madzhab Jilid 2 karya Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi disebutkan hadits:
"Apabila dibacakan Surat Yasin kepada seseorang yang sedang kesakitan dalam menghadapi kematiannya, maka dia akan meninggalkan dunia dalam keadaan bahagia, dimasukkan ke dalam kuburnya dalam keadaan bahagia, dan dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan bahagia." (HR Abu Dawud)
2. Mendapat Ampunan Allah SWT
Dalam Al-Itqan fi Ulumil Qur'an karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi disebutkan riwayat dari Mi'qal bin Yasar:
"Surat Yasin adalah jantung Al-Qur'an. Tidaklah seseorang membacanya dengan mengharap ridha Allah Ta'ala dan negeri akhirat, melainkan Allah mengampuni dosanya. Bacalah Surat Yasin untuk orang-orang yang meninggal di antara kalian."
Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, An-Nasa'i, Ibnu Hibban, dan beberapa perawi lainnya.
Keutamaan tersebut berlaku bagi orang yang membaca Surat Yasin dengan niat yang ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah SWT dan balasan di akhirat.
3. Mendapat Pahala Seperti Membaca Al-Qur'an Berkali-kali
Masih dari sumber sebelumnya, dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya setiap sesuatu memiliki hati, dan hati Al-Qur'an adalah Surat Yasin. Barang siapa membaca Surat Yasin, maka Allah mencatat baginya pahala seperti membaca seluruh Al-Qur'an sebanyak sepuluh kali." (HR At-Tirmidzi)
Namun, perlu diketahui bahwa hadits ini diperselisihkan tingkat kesahihannya. Mengutip laman Muhammadiyah, Imam At-Tirmidzi menyebut hadits tersebut berstatus gharib, yakni diriwayatkan melalui jalur yang terbatas.
Selain itu, dalam sanadnya terdapat perawi bernama Harun Abu Muhammad yang dinilai majhul. Karena itu, sebagian ulama menilai hadits ini lemah sehingga tidak dapat dijadikan dalil kuat untuk menetapkan keutamaan khusus membaca Surat Yasin.
4. Dosa Diampuni bagi yang Membacanya pada Malam Hari
Ath-Thabrani meriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa membaca Surat Yasin pada malam hari dengan mengharap keridhaan Allah, maka diampuni dosa-dosanya." (HR Ath-Thabrani)
5. Wafat dalam Keadaan Syahid
Ath-Thabrani meriwayatkan dari Anas bin Malik RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa membiasakan membaca Surat Yasin setiap malam, kemudian ia meninggal dunia, maka ia meninggal dalam keadaan syahid." (HR Ath-Thabrani)
Namun, hadits ini dinilai lemah oleh sebagian ulama sehingga tidak dapat dijadikan dalil kuat untuk menetapkan keutamaan membaca Surat Yasin. Meski demikian, membiasakan membaca Al-Qur'an, termasuk Surat Yasin, tetap merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam.
6. Memperoleh Ampunan pada Pagi Hari
Dalam Tafsir Al-Qur'an Al-'Azhim, Ibnu Katsir menukil riwayat Al-Hafizh Abu Ya'la dengan sanad yang baik (isnad jayyid) dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa membaca Yasin pada malam hari, maka pada pagi harinya ia berada dalam keadaan diampuni. Dan barang siapa membaca Ha Mim yang di dalamnya terdapat Surat Ad-Dukhan, maka pada pagi harinya ia berada dalam keadaan diampuni."
Melalui hadits ini, Rasulullah SAW mendorong umat Islam untuk mengisi malam dengan membaca Al-Qur'an. Surat Yasin dapat dibaca sebagai ikhtiar mengharap ampunan Allah SWT.
7. Mengiringi Orang yang Menjelang Wafat dengan Bacaan Al-Qur'an
Rasulullah SAW bersabda:
"Bacakanlah Surat Yasin kepada orang yang hampir mati di antara kalian." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan An-Nasa'i)
Namun, para ulama menjelaskan bahwa hadits ini berstatus dhaif. Karena itu, hadits ini dipahami dalam konteks fadhailul a'mal (keutamaan amal) dan bukan sebagai landasan hukum yang berdiri sendiri.
Meski demikian, membacakan ayat-ayat Al-Qur'an kepada orang yang sedang menghadapi sakaratul maut tetap memiliki nilai kebaikan sebagai doa dan pengingat agar mereka tetap mengingat Allah SWT pada penghujung hidupnya.
Wallahu a'lam
