Jemaah haji yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah hajinya akan pulang ke Tanah Air. Kepulangan dari Tanah Suci tentu menjadi momen yang paling membahagiakan karena akan bertemu dengan keluarga.
Setelah menjalani proses ibadah dan perjalanan panjang dari mulai Madinah, Makkah dan melaksanakan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah hingga Mina para jemaah haji kembali ke Tanah Air dengan harapan membawa pulang predikat haji mabrur.
Menjadi haji mabrur tidak berhenti saat rangkaian ibadah di Tanah Suci selesai. Akan tetapi diharapkan akan membawa dampak positif dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi teladan di tengah masyarakat saat kembali ke Tanah Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Islam mengajarkan sejumlah amalan yang dapat dilakukan setelah kembali dari perjalanan haji, salah satunya adalah salat sunah dua rakaat saat tiba di Tanah Air.
Disebutkan dalam buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq karya Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi, jemaah haji dianjurkan untuk segera pulang ke rumah setelah rangkaian ibadah haji selesai.
Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah riwayat dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا قَضَى أَحَدُكُمْ حَجَّهُ فَلْيُعَجِّلُ الرِّحْلَةِ إِلَى أَهْلِهِ فَإِنَّهُ أَعْظَمُ لِأَجْرِهِ
Artinya: "Apabila salah seorang dari kalian telah selesai mengerjakan Hajinya, hendaklah ia segera pulang kepada keluarganya, karena itu lebih besar pahalanya." (HR. Ad-Daruquthni)
Sholat sunnah setelah pulang haji ini merupakan anjuran Rasulullah SAW saat pulang dari perjalanan (safar).
Tata Cara Sholat Sunnah Setelah Pulang Haji
Sholat sunnah yang dilaksanakan setelah pulang haji dinamakan sholat qudum. Ini merupakan sholat yang dilakukan saat tiba di tempat tujuan dan dilaksanakan sebanyak dua rakaat.
Jemaah dapat melaksanakannya di masjid terdekat sesaat setelah tiba di kampung halaman atau ketika memiliki kesempatan mendatangi masjid. Dikutip dalam buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW oleh Ustaz Arif Rahman, berikut tata cara dan bacaan niatnya:
1. Membaca niat
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْقُدُوْمِ مِنَ السَّفَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى. اَللهُ أَكْبَرُ
Ushalli sunnatal-qudumi minas-safari rak'ataini lillāhi ta'āla. Allāhu akbar.
"Saya berniat sholat qudum minassafari dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allah Mahabesar."
2. Takbiratul ihram.
3. Membaca surah Al-Fatihah dan surah pendek
4. Rukuk, i'tidal, sujud di antara dua sujud dan sujud kedua
5. Berdiri untuk rakaat kedua
6. Menyempurnakan rakaat kedua hingga salam
Doa yang Dibaca Setelah Sholat Qudum
Ketika seseorang pulang dari perjalanan, baik itu dari haji, ataupun perniagaan, maka setelah selesai melaksanakan sholat hendaknya membaca doa sebagai berikut:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Artinya: "Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar tiada Tuhan selain Allah, Dia-lah Tuhan satu-satunya tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Kami pulang, bertobat, mengabdikan diri serta memuji Tuhan. Maha Benar Allah Tuhan yang telah menepati segala janji-janji-Nya, Tuhan yang telah menolong hamba-Nya dan menghancurkan segala musuh-musuh dengan keagungan-Nya."
(lus/inf)












































Komentar Terbanyak
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Nonmuslim Juga Berhak Menerima Daging Kurban
Negara Mayoritas 98% Muslim Ini Larang Hijab, Janggut, hingga Perayaan Lebaran
Kenapa Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Diambil Jutaan Jemaah?