- Doa Wudhu: Arab, Latin dan Arti 1. Niat Sebelum Wudhu 2. Doa Memulai Wudhu 3. Doa Ketika Berkumur 4. Doa Ketika Menghirup Air ke Hidung 5. Doa Ketika Membasuh Wajah 6. Doa Ketika Membasuh Kedua Tangan 7. Doa Ketika Mengusap Kepala 8. Doa Ketika Membasuh Telinga 9. Doa Ketika Membasuh Kaki 10. Doa Setelah Wudhu
- Tata Cara Wudhu yang Benar
- Hukum Membaca Doa Wudhu
Doa wudhu terdiri dari beberapa bacaan, mulai dari niat, doa ketika membasuh anggota wudhu serta doa setelah melaksanakan wudhu. Sebagaimana diketahui, wudhu adalah cara bersuci yang dilakukan muslim sebelum beribadah, termasuk salat.
Allah SWT berfirman dalam surah Al Maidah ayat 6,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki..."
Menurut buku Dahsyatnya Terapi Wudhu oleh Muhammad Syafie el-Bantanie, secara bahasa wudhu berasal dari kata al wadha'ah yang artinya bersih, cerah, dan indah. Dari segi syariat, arti wudhu adalah menyengaja membasuh dan mengusap bagian tubuh yang menjadi anggota wudhu dengan air yang suci untuk menghilangkan hadats kecil sebagai syarat sah salat.
Bahkan dalam sebuah hadits dikatakan Allah SWT tidak menerima salat seseorang yang tidak bersuci. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Allah tidak menerima salat tanpa bersuci." (HR Muslim)
Diterangkan dalam buku Seri Fiqih Kehidupan karya Ahmad Sarwat, wudhu telah disyariatkan sejak awal munculnya Islam. Hal ini mulai dikenal bersamaan dengan diwajibkannya salat di Makkah, jauh sebelum peristiwa Isra Mi'raj.
Dalam riwayat disebutkan bahwa Malaikat Jibril mengajarkan Nabi Muhammad SAW tata cara salat. Namun sebelum memperlihatkan gerakan salat, Malaikat Jibril terlebih dahulu mengajarkan tata cara berwudhu.
Doa Wudhu: Arab, Latin dan Arti
Berikut ini kumpulan doa wudhu yang dikutip dari kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi terjemahan Ulin Nuha.
1. Niat Sebelum Wudhu
نَوَيْتُ الْوُضُوءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الأَصْغَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالٰى
Nawaitul wudhu'a liraf'il hadatsil ashghari fardhan lillaahi ta'aala
Artinya: "Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil, fardhu karena Allah Ta'ala."
2. Doa Memulai Wudhu
بِسْمِ اللّٰهِ
Bismillah.
Artinya: "Dengan nama Allah."
3. Doa Ketika Berkumur
اللَّهُمَّ اسْقِنِي مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ كَأْسًا لَا أَظْمَأُ بَعْدَهُ أَبَدً
Allaahumma asqinii min haudhi nabiyyika ka'san laa adzhma'u ba'dahu abadan
Artinya: "Ya Allah berikanlah aku minum dari danau Nabi-Mu, yang dengan segelas darinya aku tidak akan haus untuk selamanya."
4. Doa Ketika Menghirup Air ke Hidung
اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنِيْ رَائِحَةَ نَعِيْمِكَ وَجَنَاتِكَ
Allaahumma laa tahrimnii raaihata na'iimika wa janaatika
Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau mengharamkan kepada kami dari harumnya kenikmatan dan surga-Mu."
5. Doa Ketika Membasuh Wajah
اللَّهُمَّ بَيِّض وَجْهِي يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ
Allaahumma bayyidh wajhii yauma tabyadhdhu wujuuhun wa taswaddu wujuuhun
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah wajahku putih berseri pada saat wajah-wajah menjadi putih dan menjadi hitam."
6. Doa Ketika Membasuh Kedua Tangan
اللَّهُمَّ أَعْطِنِي كِتَابِيْ بِيَمِيْنيْ اَللَّهُمَّ لَا تُعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِشِمَالِي
Allaahumma a'thinii kitaabii biyamiinii Allaahumma laa tu'thinii kitaabii bisyimaalii
Artinya: "Ya Allah berikanlah buku catatan amalku dengan tangan kananku, ya Allah janganlah Engkau berikan buku catatan amalku dengan tangan kiri."
7. Doa Ketika Mengusap Kepala
اللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِي وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَأَظِلَّنِيْ تَحْتَ عَرْشِكَ يَوْمَ لَاظِلَّ إِلَّا ظِلُّكَ
Allaahumma harrim sya'rii wa basyarii 'ala annaari wa adzillanii tahta 'arsyika yauma laa dzilla illa dzilluka
Artinya: "Ya Allah haramkanlah rambutku dan kulitku atas api neraka, naungilah aku di bawah Arsy-Mu pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Mu."
8. Doa Ketika Membasuh Telinga
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ
Allaahummaj 'alnii minalladziina yastami'uunal qaula fayattabi'uuna ahsanahu
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengarkan perkataan, kemudian mengikuti apa yang baik darinya."
9. Doa Ketika Membasuh Kaki
اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِي عَلَى الصِرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ الْأَقْدَامِ
Allaahumma tsabbit qadamii 'ala ash-shiraathi yauma tazillu fiihil aqdaami
Artinya: "Ya Allah, tetapkanlah kedua kakiku di atas jembatan Shiratal Mustaqim pada hari di mana banyak kaki-kaki yang tergelincir."
10. Doa Setelah Wudhu
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ. سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Asyhadu an laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu. Allaahummaj 'alnii minat tawwaabiina waj 'alnii minal mutathaahiriina subhaanaka Allaahumma wa bihamdika laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya dan aku pun bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba sekaligus Rasul utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci. Mahasuci Engkau wahai Tuhan kami dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu."
Tata Cara Wudhu yang Benar
Berikut tata cara wudhu yang benar seperti dikutip dari buku Hafal Luar Kepala Tata Cara dan Bacaan Shalat Wajib serta Sunnah tulisan H M Amrin Rauf.
- Diawali dengan membaca basmalah
- Berkumur-kumur sebanyak tiga kali
- Membasuh lubang hidung sebanyak tiga kali
- Membaca niat sambil membasuh muka sebanyak tiga kali
- Membasuh kedua tangan sampai siku tiga kali
- Mengusap sebagian rambut kepala tiga kali
- Membersihkan telinga dari bagian luar hingga dalam sampai tiga kali
- Membasuh kaki sampai mata kaki tiga kali
- Setelah wudhu, disunnahkan menghadap kiblat dan membaca doa
Hukum Membaca Doa Wudhu
Hukum membaca doa wudhu tergantung pada bacaan yang diamalkan. Untuk niat wudhu hukumnya wajib, sebab niat menjadi rukun sekaligus syarat sah salat. Begitu pula dengan doa memulai wudhu yang disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW:
"Tidak sah wudhu orang yang tidak menyebut nama Allah padanya." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Sementara itu, hukum membaca doa anggota wudhu seperti dinukil dari kitab Al Adzkar adalah sunnah. Sebab, doa-doa membasuh anggota wudhu itu didasarkan dari perkataan ulama salaf, bukan Nabi Muhammad SAW.
"Mereka pun menambahkan dan mengurangi bacaan doa tersebut. Walhasil mereka mengatakan setelah membaca basmalah lalu bisa dilanjut dengan doa-doa yang banyak diketahui dari ulama salaf," tulisnya.
Sama halnya dengan doa setelah wudhu. Diterangkan dalam buku Fiqih Bacaan Shalat oleh Abu Khaira Sumarna, hukum membaca doa setelah wudhu adalah sunnah yang artinya tidak wajib. Walau begitu tak ada salahnya muslim mengamalkan doa-doa tersebut.
Wallahu a'lam.
(aeb/kri)












































Komentar Terbanyak
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan