Doa buka puasa menjadi amalan yang dianjurkan saat menjalankan puasa sunnah, termasuk puasa Ayyamul Bidh dan puasa Syawal. Meski jenis puasanya berbeda, doa buka puasa yang dibaca tetap sama dan bisa diamalkan umat Islam dengan mudah.
Berikut ini penjelasan tentang puasa Ayyamul Bidh dan Syawal lengkap dengan doa buka puasa Ayyamul Bidh sekaligus Syawal yang bisa dibaca.
Pengertian Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu puasa sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Puasa ini dikerjakan pada pertengahan bulan Hijriah dan memiliki banyak keutamaan. Salah satunya mendapat pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip buku Fiqih Puasa karya M. Hasyim Ritonga, dijelaskan bahwa puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 pada bulan Hijriah.
Puasa ini disebut Ayyamul Bidh yang berarti "hari-hari putih". Sebutan tersebut dikaitkan dengan kisah Nabi Adam AS. Dikisahkan, saat Nabi Adam AS diturunkan ke bumi, kulitnya menjadi gelap karena terkena panasnya matahari. Lalu Allah SWT memerintahkan beliau untuk berpuasa pada hari-hari putih.
Nabi Adam AS pun berpuasa selama tiga hari. Pada hari pertama, sepertiga tubuhnya kembali putih. Hari kedua, sepertiga lainnya menjadi putih. Pada hari ketiga, sisa tubuhnya kembali putih seperti semula.
Puasa tersebut dilakukan Nabi Adam AS pada tanggal 13, 14, dan 15. Namun, sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa puasa ini dilakukan pada tanggal 12, 13, dan 14.
Selain itu, ada juga pendapat lain yang menyebutkan bahwa Ayyamul Bidh berarti hari-hari putih karena pada malam-malam tersebut bulan bersinar terang. Cahaya bulan tampak jelas sejak matahari terbenam hingga terbit kembali.
Pengertian Puasa Syawal
Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dilakukan selama enam hari di bulan Syawal. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam setelah menjalankan puasa Ramadan.
Mengutip buku Fiqih Puasa karya Dr. Thoat Stiawan, dkk, puasa Syawal memiliki banyak keutamaan. Salah satunya disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh." (HR Muslim)
Puasa Syawal mulai bisa dikerjakan mulai tanggal 2 Syawal, setelah Hari Raya Idul Fitri, hingga akhir bulan Syawal.
Pelaksanaannya boleh dilakukan secara berturut-turut atau terpisah. Namun, sebagian besar ulama menganjurkan agar puasa ini dikerjakan secara berurutan setelah Idul Fitri. Meski begitu, jika ada halangan, boleh dilakukan di hari yang berbeda selama masih di bulan Syawal.
Doa Buka Puasa Ayyamul Bidh Sekaligus Syawal
Pada dasarnya, tidak ada doa khusus untuk buka puasa Ayyamul Bidh atau puasa Syawal. Doa berbuka yang dibaca sama seperti doa buka puasa lainnya.
Dalam riwayat sahih dari Ibnu Umar RA, disebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca doa berikut saat berbuka puasa,
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى
Latin: Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allahu Ta'ala.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah." (HR Abu Dawud, Daruquthni, Hakim, dan Nasa'i)
Doa ini berasal dari Rasulullah SAW dan menjadi doa yang utama dibaca ketika berbuka puasa, baik puasa wajib maupun puasa sunnah seperti Ayyamul Bidh dan Syawal.
Doa Buka Puasa Lain yang Bisa Dibaca
Selain doa sebelumnya, ada beberapa doa lain yang juga sering dibaca saat berbuka puasa. Doa-doa ini bisa diamalkan ketika berbuka, baik puasa wajib maupun puasa sunnah.
1. Doa Buka Puasa "Allahumma Laka Shumtu"
Mengutip buku Fiqih Puasa karya M. Hasyim Ritonga, berikut doa yang umum dibaca saat berbuka:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Latin: Allahumma laka shumtu wabika amantu wa 'ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Zat Yang Maha Penyayang."
2. Doa Gabungan Buka Puasa
Ada juga doa yang menggabungkan dua bacaan sekaligus, yaitu:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin: Allâhumma laka shumtu wa bika âmantu wa 'ala rizqika afthartu dzahabazh-zhama'u wabtallatil-'urûqu wa tsabatal-ajru insya Allah.
Artinya: "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku beriman. Dengan rezeki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah."
Itulah beberapa doa buka puasa Ayyamul Bidh sekaligus Syawal yang bisa diamalkan. Umat Islam dapat memilih salah satu doa yang mudah dihafal dan dipahami maknanya.
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Kecam Israel Atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, MUI Minta RI Ambil Langkah Diplomatik
Dubes Saudi: Serangan Iran ke Negara Teluk Berdampak pada Solidaritas Umat Islam
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Desak Pemerintah Lakukan Investigasi