Manusia pasti luput dari kesalahan dan dosa. Dalam Islam, pintu ampunan selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin kembali ke jalan yang benar.
Salah satu cara untuk membersihkan diri adalah dengan sholat taubat. Setelah itu memanjatkan doa memohon ampun kepada Allah SWT.
Dengan sholat dan doa taubat, seorang muslim bisa mengekspresikan penyesalan, kerendahan hati, serta tekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Taubat: Arab, Latin dan Terjemahannya
Mengutip Buku Praktis Ibadah karya Irwan, Ahmad Jafar dan Husain, doa taubat banyak termaktub dalam Al-Qur'an dan hadits. Ini adalah doa yang pernah dipakai oleh para nabi saat mereka masih hidup.
Berikut bacaannya:
1. Doa Taubat Nabi Adam dan Siti Hawa
رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ
Arab latin: Rabbanā ẓalamnā anfusana wa il lam tagfir lanā wa tar-ḥamnā lanakụnanna minal-khāsirīn
Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. (Al-A'raf: 23)
2. Doa Taubat Nabi Yunus
لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Arab latin: lā ilāha illā anta sub-ḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn
Artinya: Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim". (Al-Anbiya: 87)
3. Doa Taubat Nabi Ayub
رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَۚ
Arab latin: Rabbahū annī massaniyaḍ-ḍurru wa anta ar-ḥamur-rāḥimīn
Artinya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang". (Al-Anbiya: 83)
4. Doa Taubat Rasulullah SAW
Rasulullah SAW mengajarkan lafadz atau doa taubat ini kepada Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq RA:
اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا, وَلَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ, فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ, وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Arab atin: Allāhumma innī ẓalamtu nafsī ẓulman katsīrā, wa lā yaghfiruẓ-ẓunūba illā anta, faghfir lī maghfiratan min 'indika, warḥamnī innaka antal-ghafūrur-raḥīm
Artinya: "Tuhanku, sungguh aku telah menganiaya diri sendiri dengan penganiayaan yang banyak (sebagian riwayat 'yang besar'). Tiada yang dapat mengampuninya kecuali Engkau. Anugerahkanlah ampunan dari sisi-Mu. Rahmatilah aku. Sungguh, Kau maha pengampun, lagi maha penyayang." (HR Bukhari dan Muslim)
Apa Itu Sholat Taubat?
Doa taubat bisa dipanjatkan kapan saja. Bisa setelah melakukan maksiat atau usai mengerjakan sholat taubat.
Berdasarkan Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunnah) karya Saeful Hadi El Sutha, sholat taubat adalah sholat sunnah yang dikerjakan oleh seorang muslim yang memiliki keinginan kuat untuk bertaubat dan membersihkan jiwanya dari noda dosa.
Tujuan utama dari sholat ini adalah untuk mendapatkan ketenangan batin serta mendekatkan diri kembali kepada Allah SWT. Perasaan tidak tenang dan gelisah sering kali bersumber dari tumpukan kesalahan yang belum dimohonkan ampunannya, sehingga sholat ini menjadi jembatan menuju kedamaian tersebut.
Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk melaksanakan sholat setelah melakukan perbuatan dosa. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,
"Setiap orang yang berbuat dosa, lalu ia kemudian bergegas melakukan wudhu dan mengerjakan sholat, lalu memohon ampun kepada Allah, niscaya Allah beri ampunan kepadanya." (HR Abu Dawud, An-Nasa'i, Ibnu Majah, dan Al Baihaqi)
Kapan Sholat Taubat dilaksanakan?
Dijelaskan dalam Buku Praktis Ibadah karya Irwan, Ahmad Jafar dan Husain, cara pelaksanaan sholat taubat tidak berbeda dengan sholat sunnah pada umumnya. Perbanyaklah istighfar setelah melakukan sholat taubat, disertai penyesalan dan tekad yang kuat untuk menjauhkan diri dari perilaku dosa. Berjanilah untuk tidak mengulanginya lagi.
(hnh/kri)












































Komentar Terbanyak
Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dinilai Berisiko, MUI Sampaikan Hal Ini
Hukum Mengambil Barang Temuan di Jalan yang Tidak Diketahui Pemiliknya
5 Ciri Kurma Israel yang Diboikot beserta Daftar Merknya, Hindari Saat Ramadan