Doa Bangun Tidur dan Artinya yang Bisa Diamalkan

Doa Bangun Tidur dan Artinya yang Bisa Diamalkan

Hanif Hawari - detikHikmah
Senin, 16 Des 2024 20:45 WIB
Doa Bangun Tidur dan Artinya yang Bisa Diamalkan
Ilustrasi bangun tidur (Foto: iStock)
Jakarta -

Bangun tidur adalah momen di mana kita kembali dari istirahat panjang di malam hari. Dalam Islam, tidur dianggap sebagai bentuk "kematian sementara," sehingga saat bangun dari tidur, dianjurkan untuk mengucapkan doa sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT.

Tidur adalah karunia Allah yang sangat berharga. Setelah lelah beraktivitas, tidur memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan energi. Seperti yang Allah firmankan dalam surah Ar-Rum ayat 23:

ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ØĸŲŠŲŽØ§ØĒؐ؇ؐ Ų…ŲŽŲ†ŲŽØ§Ų…ŲŲƒŲŲ…Ų’ Ø¨ŲØ§Ų„Ų„ŲŽŲ‘ŲŠŲ’Ų„Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ų‡ŲŽØ§ØąŲ ŲˆŲŽØ§Ø¨Ų’ØĒؐØēŲŽØ§Ø¤ŲŲƒŲŲ…Ų’ ؅ؐ؆ؒ ŲŲŽØļؒ؄ؐ؇ؐ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ ؁ؐ؊ Ø°ŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ų„ŲŽØĸŲŠŲŽØ§ØĒŲ Ų„ŲŲ‚ŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ŲŠŲŽØŗŲ’Ų…ŲŽØšŲŲˆŲ†ŲŽ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan"

Membiasakan membaca doa bangun tidur adalah salah satu bentuk dzikir harian yang sangat dianjurkan. Selain memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT, doa ini juga memberikan energi positif di awal hari. Dengan memulai hari dengan mengingat Allah, hati kita akan terasa lebih tenang, dan langkah kita akan terasa lebih terarah.

ADVERTISEMENT

Doa Bangun Tidur: Arab, Latin dan Terjemahannya

Doa bangun tidur memiliki makna mendalam yang mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas nikmat hidup yang diberikan oleh Allah SWT. Dalam buku karya Abu Ihsan yang berjudul Penuntun Doa, Yuk!, doa yang dapat diucapkan saat bangun tidur adalah sebagai berikut:

Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų Ų„ŲŲ„ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠŲ’ ØŖŲŽØ­Ų’ŲŠŲŽØ§Ų†ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽ Ų…ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ…ŲŽØ§ØĒŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų Ø§Ų„Ų†ŲŲ‘Ø´ŲŲˆŲ’ØąŲ

Arab latin: Alhamdullillahilladzi ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wailaihin nusyuur

Artinya: "Segala puji bagi Allah, yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami, dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan."

Adab Bangun Tidur

Selain membaca doa, ada beberapa adab lain yang dianjurkan setelah bangun tidur. Mengutip sumber yang sama, berikut adalah beberapa adab yang dapat diterapkan:

  • Membaca istighfar sebanyak tiga kali.
  • Membaca syahadat.
  • Membaca doa bangun tidur.
  • Menghindari mengusap tangan ke mata, karena tangan yang kurang bersih dapat menyebabkan mata gatal atau sakit.
  • Segera bangun dan hindari bermalas-malasan.
  • Melaksanakan sholat Subuh tepat waktu.
  • Merapikan tempat tidur dan menjaga kebersihan kamar.

Doa sebelum Tidur

Sebelum tidur, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa. Berikut doa yang dikutip dari buku 100 Doa Harian Untuk Anak karya Nurul Ihsan.

Doa Pendek Sebelum Tidur

Ø¨ŲØŗŲ’Ų…ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§ŲŽØ­Ų’ŲŠŲŽØ§ ŲˆŲŽ Ø¨ŲØŗŲ’Ų…ŲŲƒŲŽ Ø§ŲŽŲ…ŲŲˆŲ’ØĒŲ

Arab latin: Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuut.

Artinya: "Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati." (Sahih Bukhari, At-Tauhid: 6845)

Doa Panjang Sebelum Tidur

Selain doa pendek, terdapat pula doa sebelum tidur yang lebih panjang. Berikut lafadz lengkapnya:

Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØŖŲŽØŗŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų’ØĒŲ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲˆŲŽØŦŲŽŲ‘Ų‡Ų’ØĒŲ ŲˆŲŽØŦŲ’Ų‡ŲŲŠ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽŲŲŽŲˆŲŽŲ‘ØļŲ’ØĒŲ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ‰ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ„Ų’ØŦŲŽØŖŲ’ØĒŲ Ø¸ŲŽŲ‡Ų’ØąŲ‰ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ØąŲŽØēŲ’Ø¨ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽØąŲŽŲ‡Ų’Ø¨ŲŽØŠŲ‹ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽØŒ Ų„Ø§ŲŽ Ų…ŲŽŲ„Ų’ØŦŲŽØŖŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų…ŲŽŲ†Ų’Ø­ŲŽŲ‰ Ų…ŲŲ†Ų’ŲƒŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽØŒ ØŖŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ØĒŲ Ø¨ŲƒØĒØ§Ø¨ŲƒŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠ ØŖŲŽŲ†Ų’Ø˛ŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽ ŲˆŲŽØ¨ŲŲ†ŲŽØ¨ŲŲŠŲŲ‘ŲƒŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠ ØŖŲŽØąŲ’ØŗŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽ

Arab latin: Allahuma aslamtuilaika wawajjahtuwajhii ilaika, wafawwadhtuamrii ilaika waalja'tudzahrii ilaika raghbatan waraghbatan ilaika laa maljaawalaa manjaa minka illa ilaika amantu bikitaabikalladzii anzaita wabinabiyyikalladzi arsalta

Artinya : "Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu. Aku menghadapkan wajahku kepada-Mu. Aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Aku menyandarkan punggungku kepada-Mu lantaran mengharap dan takut kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari ancaman-Mu kecuali hanya kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang Kau turunkan juga (aku beriman) kepada nabi-Mu yang Kau utus." (HR Muslim, Bukhari dan Abu Dawud)




(hnh/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads