Doa dan Dzikir Pagi untuk Pembuka Pintu Rezeki

Doa dan Dzikir Pagi untuk Pembuka Pintu Rezeki

Devi Setya - detikHikmah
Selasa, 03 Sep 2024 10:15 WIB
Doa dan Dzikir Pagi untuk Pembuka Pintu Rezeki
Ilustrasi berdoa untuk rezeki Foto: Getty Images/iStockphoto/Sarbinaz Mustafina
Jakarta -

Doa dan dzikir menjadi amalan yang dapat dikerjakan pagi hari. Ini termasuk ibadah yang mengundang datangnya rezeki.

Rezeki bisa datang dari pintu mana saja yang dikehendaki Allah SWT. Namun, manusia tetap harus melakukan usaha dan upaya untuk menjemputnya. Usaha ini meliputi bekerja, berdoa dan tawakal.

Allah SWT memerintahkan manusia untuk berusaha mencari rezeki dengan cara-cara yang diridhai-Nya. Kemudian berdoa memohon hasil yang terbaik dan selanjutnya bertawakal yaitu menyerahkan semua hadil usaha tersebut hanya kepada Allah SWT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip buku Amalan-amalan Pembuka Pintu Rezeki oleh Nasrudin dan Husnul Akib, dijelaskan bahwa rezeki yang banyak atau sedikit tetaplah merupakan karunia dari Allah SWT yang wajib disyukuri.

Sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an surah Ibrahim ayat 7,

ADVERTISEMENT

ŲˆŲŽØĨŲØ°Ų’ ØĒŲŽØŖŲŽØ°Ų‘ŲŽŲ†ŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲƒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽØĻؐ؆ Ø´ŲŽŲƒŲŽØąŲ’ØĒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽØŖŲŽØ˛ŲŲŠØ¯ŲŽŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŲ…Ų’ ۖ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØĻؐ؆ ŲƒŲŽŲŲŽØąŲ’ØĒŲŲ…Ų’ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŲ‰ Ų„ŲŽØ´ŲŽØ¯ŲŲŠØ¯ŲŒ


Artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

Dalam hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Kekayaan bukanlah banyaknya harta benda, akan tetapi kekayaan adalah kekayaan hati." (HR Bukhari dan Muslim)

Doa dan Dzikir Pembuka Pintu Rezeki

Sebagai salah satu usaha untuk menjemput rezeki adalah dengan berdoa dan memohon kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW mengajarkan doa pembuka rezeki, berikut bacaannya,

Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲŠ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§Ų„ŲŲŠ ŲˆŲŽØ¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŲŠŲ’. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØąŲŽØļŲ‘ŲŲ†ŲŲŠŲ’ Ø¨ŲŲ‚ŲŽØļŲŽØ§ØĻŲŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŽØ§ØąŲŲƒŲ’ Ų„ŲŲŠŲ’ ŲŲŲŠŲ’Ų…ŲŽØ§ Ų‚ŲØ¯Ų‘ŲØąŲŽ Ų„ŲŲŠŲ’ Ø­ŲŽØĒŲ‘ŲŽŲ‰ Ų„ŲŽØ§ ØŖŲØ­ŲØ¨Ų‘ŲŽ ØĒŲŽØšŲ’ØŦŲŲŠŲ’Ų„ŲŽ Ų…ŲŽØ§ ØŖŲŽØŽŲ‘ŲŽØąŲ’ØĒŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŖŲ’ØŽŲŲŠŲ’ØąŲŽ Ų…ŲŽØ§ ØšŲŽØŦŲ‘ŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽ

Arab latin: BismillÃĸhi 'ala nafsÃŽ wa mÃĸlÃŽ wa dÃŽnÃŽ. AllÃĸhumma radhdhinÃŽ bi qadhÃĸ'ika, wa bÃĸrik lÃŽ fÃŽmÃĸ quddira lÃŽ hattÃĸ lÃĸ uhibba ta'jÃŽla mÃĸ akhkharta, wa lÃĸ ta'khÃŽra mÃĸ 'ajjalta.

Artinya: Dengan nama Allah yang menguasai diri, harta, dan agamaku. Tuhanku, kondisikan batinku agar rela menerima ketentuan-Mu. Berkatilah aku pada semua yang ditakdirkan untukku sehingga aku enggan menyegerakan apa yang Kautunda dan enggan menunda apa yang Kausegerakan.

Kemudian bisa juga dilanjutkan dengan membaca doa berikut yang termaktub dalam Al-Qur'an surat At Talaq ayat 3,

ŲˆŲŽŲŠŲŽØąŲ’Ø˛ŲŲ‚Ų’Ų‡Ų ؅ؐ؆ؒ Ø­ŲŽŲŠŲ’ØĢŲ Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØ­Ų’ØĒŲŽØŗŲØ¨Ų ۚ ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ† ŲŠŲŽØĒŲŽŲˆŲŽŲƒŲ‘ŲŽŲ„Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ŲŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ Ø­ŲŽØŗŲ’Ø¨ŲŲ‡ŲÛĨŲ“ ۚ ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽ Ø¨ŲŽŲ°Ų„ŲØēŲ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ‡ŲÛĻ Ûš Ų‚ŲŽØ¯Ų’ ØŦŲŽØšŲŽŲ„ŲŽ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽŲ‰Ų’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯Ų’ØąŲ‹Ø§

Artinya: Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

Dzikir Pagi Pembuka Pintu Rezeki

Selain memanjatkan doa, umat Islam juga bisa mengamalkan dzikir pagi untuk membuka pintu rezeki. Merangkum buku Koleksi Lengkap Dzikir Pagi Petang karya Ustaz Abdul Wahhab, berikut susunan dzikir pagi.

1. Ayat Kursi

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ų„ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ų‡ŲŲˆŲŽÛš Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲŠŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲˆŲ’Ų…Ų ەۚ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŖŲ’ØŽŲØ°ŲŲ‡Ų— ØŗŲŲ†ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų†ŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŒÛ— Ų„ŲŽŲ‡Ų— Ų…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲÛ— Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲŽØ´Ų’ŲŲŽØšŲ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų—Ų“ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø¨ŲØ§ŲØ°Ų’Ų†ŲŲ‡Ų–Û— ŲŠŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲŠŲ’Ø¯ŲŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„Ų’ŲŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’Ûš ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲØ­ŲŲŠŲ’ØˇŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø¨ŲØ´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ ؅ؑؐ؆ؒ ØšŲŲ„Ų’Ų…ŲŲ‡Ų–Ų“ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ Ø´ŲŽØ§Û¤ØĄŲŽÛš ŲˆŲŽØŗŲØšŲŽ ŲƒŲØąŲ’ØŗŲŲŠŲ‘ŲŲ‡Ų Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲŽÛš ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ€Ų”ŲŲˆŲ’Ø¯ŲŲ‡Ų— Ø­ŲŲŲ’Ø¸ŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§Ûš ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲ„ŲŲŠŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų ŲĸŲĨŲĨ

Allāhu lā ilāha illā huw, al-á¸Ĩayyul-qayyáģĨm, lā ta`khuÅŧuháģĨ sinatuw wa lā na`áģĨm, laháģĨ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man ÅŧallaÅŧÄĢ yasyfa'u 'indahÅĢ illā bi`iÅŧnih, ya'lamu mā baina aidÄĢhim wa mā khalfahum, wa lā yuá¸ĨÄĢáš­áģĨna bisyai`im min 'ilmihÄĢ illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`áģĨduháģĨ á¸Ĩifáē“uhumā, wa huwal-'aliyyul-'aáē“ÄĢm

Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung."

2. Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq, dan Surat An Nas Masing-Masing 3 Kali

Ų‚ŲŲ„Ų’ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯ŲŒÛš ŲĄ Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽŲ…ŲŽØ¯ŲÛš Ųĸ Ų„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲ„ŲØ¯Ų’ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŲˆŲ’Ų„ŲŽØ¯Ų’Û™ ŲŖ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲƒŲŲ†Ų’ Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų— ŲƒŲŲŲŲˆŲ‹Ø§ Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯ŲŒ āŖ– Ų¤

qul huwallāhu aá¸Ĩad allāhuášŖ-ášŖamad lam yalid wa lam yáģĨlad wa lam yakul laháģĨ kufuwan aá¸Ĩad

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya." (QS Al Ikhlas: 1-4)

Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ŲŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲÛ™ ŲĄ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ų…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽÛ™ Ųĸ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų ØēŲŽØ§ØŗŲŲ‚Ų Ø§ŲØ°ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ¨ŲŽÛ™ ŲŖ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽŲŲ‘Ų°ØĢŲ°ØĒؐ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’ØšŲŲ‚ŲŽØ¯ŲÛ™ Ų¤ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ø­ŲŽØ§ØŗŲØ¯Ų Ø§ŲØ°ŲŽØ§ Ø­ŲŽØŗŲŽØ¯ŲŽ āŖ– ŲĨ

qul a'áģĨÅŧu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iÅŧā waqab wa min syarrin-naffāᚥāti fil-'uqad wa min syarri á¸Ĩāsidin iÅŧā á¸Ĩasad

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki." (QS Al Falaq: 1-5)

Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲÛ™ ŲĄ Ų…ŲŽŲ„ŲŲƒŲ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲÛ™ Ųĸ Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲÛ™ ŲŖ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’ŲˆŲŽØŗŲ’ŲˆŲŽØ§ØŗŲ ەۙ Ø§Ų„Ų’ØŽŲŽŲ†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲÛ– Ų¤ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲŲˆŲŽØŗŲ’ŲˆŲØŗŲ ŲŲŲŠŲ’ ØĩŲØ¯ŲŲˆŲ’ØąŲ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲÛ™ ŲĨ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØŦŲŲ†Ų‘ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ āŖ– ŲĻ

qul a'áģĨÅŧu birabbin-nās malikin-nās ilāhin-nās min syarril-waswāsil-khannās allaÅŧÄĢ yuwaswisu fÄĢ ášŖudáģĨrin-nās minal-jinnati wan-nās

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia." (QS An Nas: 1-6)

3. Zikir

ØŖŲŽØĩŲ’Ø¨ŲŽØ­Ų’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽØĩŲ’Ø¨ŲŽØ­ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ Ų„ŲŲ„ŲŽŲ‘Ų‡ŲØŒ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų Ų„ŲŲ„ŲŽŲ‘Ų‡ŲØŒ Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ€Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„Ø§ŲŽ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲØŒ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„ŲŲ‘ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’ØąŲ. ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŽ Ų…ŲŽØ§ ŲŲŲŠŲ’ Ų‡ŲŽØ°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ŲˆŲŽØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ų…ŲŽØ§ ŲŲŲŠŲ’ Ų‡ŲŽØ°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ŲˆŲŽØ´ŲŽØąŲŲ‘ Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽŲ‡ŲØŒ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲŽØŗŲŽŲ„Ų ŲˆŲŽØŗŲŲˆŲ’ØĄŲ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲØ¨ŲŽØąŲØŒ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø§ØąŲ ŲˆŲŽØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲ

Ash-bahnaa wa ash-bahal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzal yaum wa khoiro maa ba'dahu, wa a'udzu bika min syarri maa fii hadzal yaum wa syarri maa ba'dahu. Robbi a'udzu bika minal kasali wa su-il kibar. Robbi a'udzu bika min 'adzabin fin naari wa 'adzabin fil qobri.

Artinya: "Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur."

Lanjutkan dengan bacaan dzikir berikut,

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø¨ŲŲƒŲŽ ØŖŲŽØĩŲ’Ø¨ŲŽØ­Ų’Ų†ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ…Ų’ØŗŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŲƒŲŽ Ų†ŲŽØ­Ų’ŲŠŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŲƒŲŽ Ų†ŲŽŲ…ŲŲˆŲ’ØĒŲ ŲˆŲŽØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų†ŲŲ‘Ø´ŲŲˆŲ’ØąŲ

Allahumma bika ash-bahnaa wa bika amsaynaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.

Artinya: "Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk)."

4. Sayyidul Istighfar

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ŲŠŲ’ Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ€Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽØŒ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽŲ†ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØšŲŽŲ‡Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲˆŲŽØšŲ’Ø¯ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØˇŲŽØšŲ’ØĒŲØŒ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ų…ŲŽØ§ ØĩŲŽŲ†ŲŽØšŲ’ØĒŲØŒ ØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲ’ØĄŲ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲŲ†ŲØšŲ’Ų…ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲŽŲ‘ØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲ’ØĄŲ Ø¨ŲØ°ŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŲŠŲ’ ŲŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠŲ’ ŲŲŽØĨŲŲ†ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ų„Ø§ŲŽ ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ø°ŲŲ‘Ų†ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ.

Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'ala 'ahdika wa wa'dika mas-tatho'tu. A'udzu bika min syarri maa shona'tu. Abu-u laka bi ni'matika 'alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau."

Lanjutkan dengan membaca dzikir berikut,

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲŲ’ŲˆŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽØ§ŲŲŲŠŲŽØŠŲŽ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ø¯ŲŲ‘Ų†Ų’ŲŠŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§Ų’Ų„ØĸØŽŲØąŲŽØŠŲØŒ Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲŲ’ŲˆŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽØ§ŲŲŲŠŲŽØŠŲŽ ؁ؐ؊ Ø¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØ¯ŲŲ†Ų’ŲŠŲŽØ§ŲŠŲŽ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§Ų„ŲŲŠŲ’ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§ØŗŲ’ØĒŲØąŲ’ ØšŲŽŲˆŲ’ØąŲŽØ§ØĒؐ؉ ŲˆŲŽØĸ؅ؐ؆ؒ ØąŲŽŲˆŲ’ØšŲŽØ§ØĒؐ؉. Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ Ø§Ø­Ų’ŲŲŽØ¸Ų’Ų†ŲŲŠŲ’ ؅ؐ؆ؒ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ŲŠŲŽØ¯ŲŽŲŠŲŽŲ‘ØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ØŽŲŽŲ„Ų’ŲŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽØšŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØšŲŽŲ†Ų’ Ø´ŲŲ…ŲŽØ§Ų„ŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ŲŲŽŲˆŲ’Ų‚ŲŲŠŲ’ØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØšŲŽØ¸ŲŽŲ…ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ ØŖŲØēŲ’ØĒŲŽØ§Ų„ŲŽ ؅ؐ؆ؒ ØĒŲŽØ­Ų’ØĒŲŲŠŲ’

Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur 'awrootii wa aamin row'aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa 'an yamiinii wa 'an syimaalii wa min fawqii wa a'udzu bi 'azhomatik an ughtala min tahtii.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh)." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah, Shahih Ibnu Majah)

5. Membaca Subhaanaallaahi wabihamdih 100 kali
ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ŲˆŲŽØ¨ŲØ­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŲ‡Ų

Subhaanaallaahi wabihamdih

Artinya:"Maha Suci Allah sambil memuji-Nya"

6. Membaca Zikir

Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ€Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„Ø§ŲŽ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲØŒ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„ŲŲ‘ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’ØąŲi

Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syai-in qadiir

Artinya:"Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu."

7. Membaca Zikir Berikut 3 Kali

.ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ¨ŲØ­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŲ‡Ų: ØšŲŽØ¯ŲŽØ¯ŲŽ ØŽŲŽŲ„Ų’Ų‚ŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØąŲØļŲŽØ§ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲ‡ŲØŒ ŲˆŲŽØ˛ŲŲ†ŲŽØŠŲŽ ØšŲŽØąŲ’Ø´ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽŲ…ŲØ¯ŲŽØ§Ø¯ŲŽ ŲƒŲŽŲ„ŲŲ…ŲŽØ§ØĒؐ؇ؐ

Subhanallah wa bi-hamdih, 'adada kholqih wa ridhoo nafsih. wa zinata 'arsyih, wa midaada kalimaatih.

Artinya: "Maha Suci Allah, aku memujiNya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan 'Arsy-Nya dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya."

8. Membaca Zikir Berikut
Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ØšŲŲ„Ų’Ų…Ų‹Ø§ Ų†ŲŽØ§ŲŲØšŲ‹Ø§ØŒ ŲˆŲŽØąŲØ˛Ų’Ų‚Ų‹Ø§ ØˇŲŽŲŠŲŲ‘Ø¨Ų‹Ø§ØŒ ŲˆŲŽØšŲŽŲ…ŲŽŲ„Ø§Ų‹ Ų…ŲØĒŲŽŲ‚ŲŽØ¨ŲŽŲ‘Ų„Ø§Ų‹

Allahumma innii as-aluka 'ilman naafi'a, wa rizqon thoyyibaa, wa 'amalan mutaqobbalaa.

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik)."

9. Membaca Istighfar 100 Kali

ØŖŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ŲˆŲŽØŖŲŽØĒŲŲˆŲ’Ø¨Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų

Astaghfirullaaha waatuubu ilaiih

Artinya:"Aku meminta ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya"

Dzikir ini bisa diamalkan setiap hari setelah salat subuh atau diamalkan pagi hari sebelum berangkat menjemput rezeki.




(dvs/lus)
Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Amalan Pembuka Pintu Rezeki

53 konten
Kumpulan artikel detikHikmah tentang doa, dzikir dan amalan-amalan pembuka pintu rezeki.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads