Bacaan Doa Sholat Syuruq, Kapan Sebaiknya Dipanjatkan?

Bacaan Doa Sholat Syuruq, Kapan Sebaiknya Dipanjatkan?

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Minggu, 17 Des 2023 06:00 WIB
Bacaan Doa Sholat Syuruq, Kapan Sebaiknya Dipanjatkan?
Ilustrasi sholat syuruq (Foto: Dok. Detikcom)
Jakarta -

Sholat syuruq adalah ibadah sunnah yang dikerjakan ketika matahari terbit. Seperti sholat pada umumnya, ada bacaan yang dipanjatkan yaitu doa sholat syuruq.

Dalil terkait pengerjaan sholat syuruq tercantum dalam sebuah hadits yang berbunyi,

"Siapa yang sholat Subuh berjamaah, lalu duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, kemudian sholat dua rakaat, ia akan mendapatkan pahala haji dan umrah sempurna (diulang tiga kali)." (HR Tirmidzi)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip dari buku Super Lengkap Shalat Sunah oleh Ubaidurrahim El-Hamdy, isyraq atau syuruq berasal dari kata syarq yang artinya timur, terbit dan menerangi. Secara sederhana, sholat syuruq diartikan sebagai sholat dua rakaat setelah matahari terbit dan meninggi, kurang lebih satu tombak dalam pandangan mata.

Doa Sholat Syuruq dan Waktu Membacanya

Dijelaskan oleh Ibnu Watiniyah dalam Kitab Lengkap Shalat, Shalawat, Zikir, dan Doa bahwa doa sholat syuruq dipanjatkan setelah mengerjakan amalan tersebut. Berikut bacaannya,

ADVERTISEMENT

ØŖŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŲ„ŲŲ„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’ ØŦŲŽØšŲŽŲ„ŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ØšŲŽØ§ŲŲŲŠŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽØŦŲŽØ§ØĄŲŽØ§Ų„Ø´Ų‘ŲŽŲ…Ų’ØŗŲ ؅ؐ؆ؒ Ų…ŲŽØˇŲ’Ų„ŲŽØšŲŲ‡ŲŽØ§.Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ø§ØąŲ’Ø˛ŲŲ‚Ų’Ų†ŲŲŠŲ’ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲŽŲ‡ŲŽØ°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ŲˆŲŽØ§Ø¯Ų’ŲŲŽØšŲ’ ØšŲŽŲ†Ų‘ŲŲŠŲ’ Ø´ŲŽØąŲ‘ŲŽŲ‡Ų. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ų†ŲŽŲˆŲ‘ŲØąŲ’ Ų‚ŲŽŲ„Ų’Ø¨ŲŲŠŲ’ Ø¨ŲŲ†ŲŲˆŲ’ØąŲ Ų‡ŲØ¯ŲŽØ§ŲŠŲŽØĒŲŲƒŲŽ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ Ų†ŲŽŲˆŲ‘ŲŽØąŲ’ØĒŲŽ Ø§Ų’Ų„ØŖŲŽØąŲ’ØļŲŽ Ø¨ŲŲ†ŲŲˆŲ’ØąŲ Ø´ŲŽŲ…Ų’ØŗŲŲƒŲŽ Ø§ŲŽØ¨ŲŽØ¯Ų‹Ø§. Ø¨ŲØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ŲŠŲŽØ§ØŖŲŽØąŲ’Ø­ŲŽŲ…ŲŽ Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ§Ø­ŲŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Arab latin: Alhamdulillahil ladzi ja'alal yauma 'afiyataw waja-'asy syamsu min mathla'iha. Allahummar-zuqni khaira hadzal yaumi wadfa' 'annii syarrah. Allahumma nawwir qalbi binuri hidayatika kama nawwartal ardla binuri syamsika abada. Birahmatika ya arhamar rahimin.

Artinya: "Segala puji bagi Allah, yang telah menjadikan hari ini sejahtera dan telah terbit matahari dari tempatnya. Ya Allah, beri lah aku kebaikan hari ini dan jauhkan lah dariku keburukan hari ini. Ya Allah, terangilah hatiku dengan cahaya hidayah-Mu, sebagaimana telah Engkau terangi bumi dengan cahaya matahari-Mu terus-menerus. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Paling Pengasih di antara semua yang mengasihi."

Apakah Sholat Syuruq Sama dengan Sholat Dhuha?

Sejumlah ulama menyamakan sholat syuruq dengan sholat Dhuha. Namun, sebagian lainnya menilai keduanya berbeda.

Masih dari buku yang sama, Imam Al Ghazali berpendapat bahwa sholat syuruq berbeda dengan Dhuha. Sebab, waktunya berbeda meski berdekatan. Ia menyebut waktu sholat syuruq adalah sejak matahari terbit yang mana terlewatnya waktu yang dilarang untuk sholat.

Penamaan syuruq sendiri merujuk pada waktu pelaksanaannya yaitu ketika matahari terbit atau ketika matahari memancarkan sinar. Artinya, sholat syuruq adalah amalan sunnah yang dikerjakan setelah sholat Subuh.

Tata Cara Sholat Syuruq

Berikut tata cara sholat syuruq yang dikutip dari buku Rahasia Kedahsyatan Shalat Sunah Setahun Penuh oleh Ustaz M Kamaluddin S Pd I MM.

1. Membaca niat sholat syuruq dua rakaat dengan lafal berikut,

Usalli Sunnata Isyraq Rak'ataini Lillaahi Ta'aalaa, Allahu Akbar.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah syuruq dua rakaat karena Allah ta'aalaa, Allah Maha Besar."

2. Pada rakaat pertama usai membaca surat Al-Fatihah, bacalah surat An Nur ayat 35,

۞ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų†ŲŲˆØąŲ ŲąŲ„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽŲ°ŲˆŲŽŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’ØŖŲŽØąŲ’Øļؐ ۚ Ų…ŲŽØĢŲŽŲ„Ų Ų†ŲŲˆØąŲŲ‡ŲÛĻ ŲƒŲŽŲ…ŲØ´Ų’ŲƒŲŽŲˆŲ°ØŠŲ ŲŲŲŠŲ‡ŲŽØ§ ؅ؐØĩŲ’Ø¨ŲŽØ§Ø­ŲŒ ۖ ŲąŲ„Ų’Ų…ŲØĩŲ’Ø¨ŲŽØ§Ø­Ų ؁ؐ؉ Ø˛ŲØŦŲŽØ§ØŦŲŽØŠŲ ۖ ŲąŲ„Ø˛Ų‘ŲØŦŲŽØ§ØŦŲŽØŠŲ ŲƒŲŽØŖŲŽŲ†Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽØ§ ŲƒŲŽŲˆŲ’ŲƒŲŽØ¨ŲŒ Ø¯ŲØąŲ‘ŲŲ‰Ų‘ŲŒ ŲŠŲŲˆŲ‚ŲŽØ¯Ų ؅ؐ؆ Ø´ŲŽØŦŲŽØąŲŽØŠŲ Ų…Ų‘ŲØ¨ŲŽŲ°ØąŲŽŲƒŲŽØŠŲ Ø˛ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŲˆŲ†ŲŽØŠŲ Ų„Ų‘ŲŽØ§ Ø´ŲŽØąŲ’Ų‚ŲŲŠŲ‘ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØēŲŽØąŲ’Ø¨ŲŲŠŲ‘ŲŽØŠŲ ŲŠŲŽŲƒŲŽØ§Ø¯Ų Ø˛ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŲ‡ŲŽØ§ ŲŠŲØļŲŲ‰Ų“ØĄŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲˆŲ’ Ų„ŲŽŲ…Ų’ ØĒŲŽŲ…Ų’ØŗŲŽØŗŲ’Ų‡Ų Ų†ŲŽØ§ØąŲŒ ۚ Ų†Ų‘ŲŲˆØąŲŒ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰Ų° Ų†ŲŲˆØąŲ ۗ ŲŠŲŽŲ‡Ų’Ø¯ŲŲ‰ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŲ†ŲŲˆØąŲŲ‡ŲÛĻ Ų…ŲŽŲ† ŲŠŲŽØ´ŲŽØ§Ų“ØĄŲ ۚ ŲˆŲŽŲŠŲŽØļŲ’ØąŲØ¨Ų ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ŲąŲ„Ų’ØŖŲŽŲ…Ų’ØĢŲŽŲ°Ų„ŲŽ Ų„ŲŲ„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ ۗ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø¨ŲŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽŲ‰Ų’ØĄŲ ØšŲŽŲ„ŲŲŠŲ…ŲŒ

Arab latin: Allāhu náģĨrus-samāwāti wal-arḍ, maᚥalu náģĨrihÄĢ kamisykātin fÄĢhā miášŖbāá¸Ĩ, al-miášŖbāá¸Ĩu fÄĢ zujājah, az-zujājatu ka`annahā kaukabun durriyyuy yáģĨqadu min syajaratim mubārakatin zaitáģĨnatil lā syarqiyyatiw wa lā garbiyyatiy yakādu zaituhā yuḍÄĢ`u walau lam tamsas-hu nār, náģĨrun 'alā náģĨr, yahdillāhu lináģĨrihÄĢ may yasyā`, wa yaḍribullāhul-amᚥāla lin-nās, wallāhu bikulli syai`in 'alÄĢm

Artinya: "Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."

3. Saat rakaat kedua setelah membaca Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surat An nur ayat 36-38

؁ؐ؉ Ø¨ŲŲŠŲŲˆØĒŲ ØŖŲŽØ°ŲŲ†ŲŽ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØŖŲŽŲ† ØĒŲØąŲ’ŲŲŽØšŲŽ ŲˆŲŽŲŠŲØ°Ų’ŲƒŲŽØąŲŽ ŲŲŲŠŲ‡ŲŽØ§ ŲąØŗŲ’Ų…ŲŲ‡ŲÛĨ ŲŠŲØŗŲŽØ¨Ų‘ŲØ­Ų Ų„ŲŽŲ‡ŲÛĨ ŲŲŲŠŲ‡ŲŽØ§ Ø¨ŲŲąŲ„Ų’ØēŲØ¯ŲŲˆŲ‘Ų ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’ØĄŲŽØ§ØĩŲŽØ§Ų„Ų

Arab latin: FÄĢ buyáģĨtin aÅŧinallāhu an turfa'a wa yuÅŧkara fÄĢhasmuháģĨ yusabbiá¸Ĩu laháģĨ fÄĢhā bil-guduwwi wal-ÄášŖÄl

Artinya: "Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang." (QS An Nur: 36)

ØąŲØŦŲŽØ§Ų„ŲŒ Ų„Ų‘ŲŽØ§ ØĒŲŲ„Ų’Ų‡ŲŲŠŲ‡ŲŲ…Ų’ ØĒؐØŦŲŽŲ°ØąŲŽØŠŲŒ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲŠŲ’ØšŲŒ ØšŲŽŲ† Ø°ŲŲƒŲ’ØąŲ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ŲˆŲŽØĨŲŲ‚ŲŽØ§Ų…Ų ŲąŲ„ØĩŲ‘ŲŽŲ„ŲŽŲˆŲ°ØŠŲ ŲˆŲŽØĨؐ؊ØĒŲŽØ§Ų“ØĄŲ ŲąŲ„Ø˛Ų‘ŲŽŲƒŲŽŲˆŲ°ØŠŲ ۙ ŲŠŲŽØŽŲŽØ§ŲŲŲˆŲ†ŲŽ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų‹Ø§ ØĒŲŽØĒŲŽŲ‚ŲŽŲ„Ų‘ŲŽØ¨Ų ŲŲŲŠŲ‡Ų ŲąŲ„Ų’Ų‚ŲŲ„ŲŲˆØ¨Ų ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’ØŖŲŽØ¨Ų’ØĩŲŽŲ°ØąŲ

Arab latin: Rijālul lā tul-hÄĢhim tijāratuw wa lā bai'un 'an Åŧikrillāhi wa iqāmiášŖ-ášŖalāti wa ÄĢtā`iz-zakāti yakhāfáģĨna yauman tataqallabu fÄĢhil quláģĨbu wal-abášŖÄr

Artinya: "Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang." (QS An Nur: 37)

Ų„ŲŲŠŲŽØŦŲ’Ø˛ŲŲŠŲŽŲ‡ŲŲ…Ų ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØŖŲŽØ­Ų’ØŗŲŽŲ†ŲŽ Ų…ŲŽØ§ ØšŲŽŲ…ŲŲ„ŲŲˆØ§ÛŸ ŲˆŲŽŲŠŲŽØ˛ŲŲŠØ¯ŲŽŲ‡ŲŲ… ؅ؑؐ؆ ŲŲŽØļؒ؄ؐ؇ؐÛĻ Û— ŲˆŲŽŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ŲŠŲŽØąŲ’Ø˛ŲŲ‚Ų Ų…ŲŽŲ† ŲŠŲŽØ´ŲŽØ§Ų“ØĄŲ Ø¨ŲØēŲŽŲŠŲ’ØąŲ Ø­ŲØŗŲŽØ§Ø¨Ų

Arab latin: Liyajziyahumullāhu aá¸Ĩsana mā 'amiláģĨ wa yazÄĢdahum min faḍlih, wallāhu yarzuqu may yasyā`u bigairi á¸Ĩisāb

Artinya: "(Mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberikan balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas." (QS An Nur: 38)

4. Setelah melaksanakan sholat syuruq, dianjurkan membaca Al-Quran untuk mendapat petunjuk yang akan diperoleh dengan membacanya secara tadabbur. Selain itu, baca juga doa sholat syuruq seperti yang telah dipaparkan sebelumnya.




(aeb/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads