Sujud adalah sebuah gerakan dalam salat yang memiliki makna sangat dalam. Nabi Muhammad SAW selalu memanjangkan sujudnya dengan membaca sejumlah doa.
Menurut sebuah hadits yang termuat dalam buku Sifat Salat Rasulullah SAW yang Terabaikan karya Iwan Muliawan, saat sujud adalah waktu terdekat antara hamba dengan Rabbnya.
Baca juga: 6 Waktu Mustajab untuk Berdoa |
Dari Abu Hurairah RA ia mengatakan bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ØŖŲŲŲØąŲØ¨Ų Ų ŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØšŲØ¨ŲØ¯Ų Ų ŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲ ØŗŲØ§ØŦŲØ¯Ų ŲŲØŖŲŲŲØĢŲØąŲ Ø§ŲØ¯ŲŲØšŲØ§ØĄŲ
Artinya: "Yang paling dekat keadaan seorang hamba kepada Tuhannya adalah dalam keadaan sujud. Oleh karena itu perbanyaklah doa (di dalamnya)." (HR Muslim)
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Allah SWT akan berada sangat dekat dengan hamba-Nya saat mereka sedang bersujud di salatnya. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW memerintahkan umatnya untuk memperbanyak doa pada sujud terakhirnya. Rasulullah SAW bersabda,
اŲŲŲØĢŲØąŲŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲØŦŲŲØ¯Ų Ų ŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲØšŲØ§ØĄŲ ŲŲØĨŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲ ØŖŲŲŲ ŲŲØŗŲØĒŲØŦŲØ§Ø¨Ų ŲŲŲŲŲ Ų.
Artinya: "Perbanyaklah olehmu berdoa di dalam sujud, karena doa di dalam sujud itu sangat layak diperkenankan." (HR Ahmad dan Muslim)
Doa Nabi saat Sujud Terakhir
Ada beberapa doa yang biasa Nabi Muhammad SAW panjatkan dalam sujud terakhir atau sujud-sujudnya, di antaranya:
1. Doa Nabi saat Sujud Terakhir Menurut HR Muslim dan Abu Dawud
Masih mengambil dari sumber yang sama, doa tersebut berbunyi:
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ Ø§ØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲ Ø°ŲŲŲØ¨ŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ Ø¯ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŦŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŖŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØĸØŽŲØąŲŲŲ ŲŲØšŲŲŲØ§ŲŲŲŲØĒŲŲŲ ŲŲØŗŲØąŲŲŲŲ.
Arab-latin: AllÃĸhummaghfirlÃŽ dzambÃŽ kullahu diqqahu wa jallahu wa awwalahu wa Ãĸkhirahu wa alÃĸ niyatahu wa sirrahu
Artinya: "Ya Allah ampunilah aku, dosaku seluruhnya, yang kecil dan yang besar, yang awal dan yang akhir, yang tersembunyi dan terang-terangan." (HR Muslim dan Abu Dawud dari Abu Hurairah RA)
2. Doa Nabi saat Sujud Terakhir Menurut HR Muslim
Diambil dari buku Syarah Hisnul Muslim karya Syaikh Majdi Abdul Wahab Al-Ahmad, berikut adalah doa nabi saat sujud terakhir yang kedua.
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØŖŲØšŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲØļŲØ§ŲŲ Ų ŲŲŲ ØŗŲØŽŲØˇŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲ ŲØšŲاŲŲØ§ØĒŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲŲŲŲØ¨ŲØĒŲŲŲ ŲŲØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ ØŖŲØŲØĩŲŲ ØĢŲŲŲØ§ØĄŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ ŲŲŲ ŲØ§ ØŖŲØĢŲŲŲŲŲØĒŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲØŗŲŲŲ.
Arab-latin: Allahumma a'uudhubi ridhaaka min sakhatika wa bi mu'aafatika min 'uquubatika wa a'uudhubika minka laa ihsii tsanaa an 'alaika anta atsnayta 'ala nafsika
Artinya: "Ya Allah, dengan ridha-Mu sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari murka-Mu, dan dengan ampunan-Mu aku berlindung dari siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari-Mu. Aku tidak kuasa menghitung pujian terhadap-Mu, seperti Engkau memuji diri-Mu sendiri." (HR Muslim)
Dalam kitab Sunan an-Nasa'i juga terdapat bacaan doa nabi saat sujud terakhir dengan bacaan yang lebih pendek. Berikut bacaannya.
ØŖŲØšŲŲØ°Ų Ø¨ŲØšŲŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØšŲŲŲØ§Ø¨ŲŲŲØ ŲŲØŖŲØšŲŲØ°Ų Ø¨ŲØąŲØļŲØ§ŲŲ Ų ŲŲŲ ØŗŲØŽŲØˇŲŲŲØ ŲŲØŖŲØšŲŲØ°Ų بŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲ
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka- Mu. Aku berlindung dengan Zat-Mu dari sifat-Mu." (HR Muslim)
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?