Doa Malam Jumat untuk Ahli Kubur dalam Arab, Latin, dan Artinya

Doa Malam Jumat untuk Ahli Kubur dalam Arab, Latin, dan Artinya

Rahma Harbani - detikHikmah
Kamis, 14 Sep 2023 17:45 WIB
Doa Malam Jumat untuk Ahli Kubur dalam Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi gelaran doa malam Jumat. (Foto: 20detik)
Jakarta -

Pengamalan doa malam Jumat untuk ahli kubur adalah salah satu tradisi yang kerap diamalkan masyarakat muslim di Indonesia. Doa yang dapat diamalkan bisa berupa Yasin dan doa tahlil.

Amalan mengamalkan Yasin dan doa tahlil pada malam Jumat bagi orang yang meninggal dunia merupakan ajaran para ulama dan tokoh Ahlussunah wal Jama'ah di Indonesia sejak dulu. Amalan ini dilakukan pada mulanya untuk menyebarkan Islam di Indonesia dan masih lestari hingga sekarang.

"Membaca tahlil (tahlilan) pada setiap malam Jumat atau pada hari-hari tertentu untuk kirim doa kepada orang yang meninggal dunia, dan lain-lain," tulis Zaedun Na'im, dkk dalam buku Memahami Ahlus Sunnah wal Jama'ah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut buku Fiqih Doa & Dzikir Jilid 2 karya Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr, Rasulullah SAW pernah mengunjungi makam para sahabatnya dengan mendoakan mereka. Hal itu menunjukkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mendoakan sesamanya yang sudah meninggal dunia.

ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘Ų īˇē ŲŠŲØšŲŽŲ„Ų‘ŲŲ…ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ØĨŲØ°ŲŽØ§ ØŽŲŽØąŲŽØŦŲŲˆØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲ‚ŲŽØ§Ø¨ŲØąŲ ØŖŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲŽŲ‚ŲŲˆŲ„ŲŽ Ų‚ŲŽØ§ØĻŲŲ„ŲŲ‡ŲŲ…: Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŲ…Ų’ ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„ŲŽ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲŠŲŽØ§ØąŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØĨŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ØĨؐ؆ؒ Ø´ŲŽØ§ØĄŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø¨ŲŲƒŲŲ…Ų’ Ų„Ø§Ø­ŲŲ‚ŲŲˆŲ†ŲŽØŒ ØŖŲŽØŗŲ’ØŖŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲƒŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ§ŲŲŲŠŲŽØŠŲŽ

ADVERTISEMENT

Artinya: "Nabi SAW mengajarkan kepada mereka berziarah ke kubur supaya mengucapkan, 'Semoga keselamatan senantiasa tercurah pada kalian, hai para penghuni perkampungan kaum mukmin dan muslim. Sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian. Aku memohon afiyah kepada Allah SWT untuk kami dan untuk kalian."

Landasan mendoakan orang-orang yang sudah meninggal tersebut sebetulnya sudah pernah dijelaskan dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam surah Al Hasyr ayat 10,

ŲˆŲŽØ§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ØŦŲŽØ§Û¤ØĄŲŲˆŲ’ ؅ؐ؆ؒÛĸ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲØ§ŲØŽŲ’ŲˆŲŽØ§Ų†ŲŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ØŗŲŽØ¨ŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽØ§ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’Ø§ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽØ§Ų†Ų ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ ŲŲŲŠŲ’ Ų‚ŲŲ„ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŲ†ŲŽØ§ ØēŲŲ„Ų‘Ų‹Ø§ Ų„Ų‘ŲŲ„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŲˆŲ’Ø§ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŽ ØąŲŽØĄŲŲˆŲ’ŲŲŒ ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…ŲŒ āŖ–

Artinya: Orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar) berdoa, "Ya Tuhan kami, ampunilah kami serta saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami dan janganlah Engkau jadikan dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penyantun lagi Maha Penyayang."

Doa Malam Jumat untuk Ahli Kubur

Doa malam Jumat yang dapat diamalkan berupa bacaan Yasin dan doa tahlil. Keduanya adalah rangkaian lantunan doa yang biasa dilafalkan saat menggelar tahlilan atau kegiatan mendoakan kerabat yang meninggal dunia.

Di samping itu, salah satu hadits Rasulullah juga menyebutkan keutamaan membaca surat Yasin pada malam Jumat. Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda,

ŲˆØąŲˆŲŠ ØšŲ†Ų‡ ØąØļ؊ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ØšŲ†Ų‡ Ų‚Ø§Ų„ Ų‚Ø§Ų„ ØąØŗŲˆŲ„ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ØĩŲ„Ų‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ØšŲ„ŲŠŲ‡ ؈ ØŗŲ„Ų… Ų…Ų† Ų‚ØąØŖ ØŗŲˆØąØŠ ŲŠØŗ ؁؊ Ų„ŲŠŲ„ØŠ Ø§Ų„ØŦŲ…ØšØŠ ØēŲØą Ų„Ų‡ ØąŲˆØ§Ų‡ Ø§Ų„ØŖØĩØ¨Ų‡Ø§Ų†ŲŠ

Artinya: "Barangsiapa membaca Yasin di hari dan malam Jumat dengan mengharap rida Allah, diampuni dosanya." (HR Asbahaani)

Bacaan surah Yasin dapat dibaca dengan lengkap. Adapun doa tahlil, ada susunan bacaan yang bisa diamalkan sebagai berikut.

1. Membaca Surah Al-Fatihah

2. Membaca Surah Al-Ikhlas 3 Kali

3. Membaca Surah Al-Falaq

4. Membaca Surah An-Nas

5. Membaca Surah Al-Fatihah

6. Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 1-5

Ø§Ų„Û¤Ų…Ų‘Û¤ ۚ - 1 Ø°Ų°Ų„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲƒŲØĒŲ°Ø¨Ų Ų„ŲŽØ§ ØąŲŽŲŠŲ’Ø¨ŲŽ ۛ ŲŲŲŠŲ’Ų‡Ų ۛ Ų‡ŲØ¯Ų‹Ų‰ Ų„Ų‘ŲŲ„Ų’Ų…ŲØĒŲ‘ŲŽŲ‚ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽÛ™ - 2 Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŠŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’ØēŲŽŲŠŲ’Ø¨Ų ŲˆŲŽŲŠŲŲ‚ŲŲŠŲ’Ų…ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽŲ„Ų°ŲˆØŠŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ…Ų‘ŲŽØ§ ØąŲŽØ˛ŲŽŲ‚Ų’Ų†Ų°Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲŠŲŲ†Ų’ŲŲŲ‚ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ۙ - 3 ŲˆŲŽØ§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŠŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„ŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ų‚ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŲƒŲŽ ۚ ŲˆŲŽØ¨ŲØ§Ų„Ų’Ø§Ų°ØŽŲØąŲŽØŠŲ Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲŠŲŲˆŲ’Ų‚ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽÛ— - 4 Ø§ŲŲˆŲ„Ų°Û¤Ų‰Ų•ŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ Ų‡ŲØ¯Ų‹Ų‰ ؅ؑؐ؆ؒ ØąŲ‘ŲŽØ¨Ų‘ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ۙ ŲˆŲŽØ§ŲŲˆŲ„Ų°Û¤Ų‰Ų•ŲŲƒŲŽ Ų‡ŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲŲ’Ų„ŲØ­ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ - 5

Latin: Alif lām mÄĢm. Åģālikal-kitābu lā raiba fÄĢh(i), hudal lil-muttaqÄĢn(a). Al-laÅŧÄĢna yu'minÅĢna bil-gaibi wa yuqÄĢmÅĢnaášŖ-ášŖalāta wa mimmā razaqnāhum yunfiqÅĢn(a). Wal-laÅŧÄĢna yu'minÅĢna bimā unzila ilaika wa mā unzila min qablik(a), wabil-ākhirati hum yÅĢqinÅĢn(a). Ulā'ika 'alā hudam mir rabbihim wa ulā'ika humul-mufliá¸ĨÅĢn(a).

Artinya: "Alif Lām MÄĢm. Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; (ia merupakan) petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang beriman pada yang gaib, menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka yang beriman pada (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dan (kitab-kitab suci) yang telah diturunkan sebelum engkau dan mereka yakin akan adanya akhirat. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."

7. Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 163

ŲˆŲŽØ§ŲŲ„Ų°Ų‡ŲŲƒŲŲ…Ų’ Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡ŲŒ ŲˆŲ‘ŲŽØ§Ø­ŲØ¯ŲŒÛš Ų„ŲŽØ§Ų“Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…Ų°Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų - 163

Latin: Wa ilāhukum ilāhuw wāá¸Ĩid(un), lā ilāha illā huwar-raá¸Ĩmānur-raá¸ĨÄĢm(u).

Artinya: "Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

8. Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 255 (Ayat Kursi)

9. Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 284-286

؄ؐ؄ؑذ؇ؐ Ų…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’Øļؐ ۗ ŲˆŲŽØ§ŲŲ†Ų’ ØĒŲØ¨Ų’Ø¯ŲŲˆŲ’Ø§ Ų…ŲŽØ§ ŲŲŲŠŲ’Ų“ Ø§ŲŽŲ†Ų’ŲŲØŗŲŲƒŲŲ…Ų’ Ø§ŲŽŲˆŲ’ ØĒŲØŽŲ’ŲŲŲˆŲ’Ų‡Ų ŲŠŲØ­ŲŽØ§ØŗŲØ¨Ų’ŲƒŲŲ…Ų’ Ø¨ŲŲ‡Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ۗ ŲŲŽŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ų„ŲŲ…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽØ´ŲŽØ§Û¤ØĄŲ ŲˆŲŽŲŠŲØšŲŽØ°Ų‘ŲØ¨Ų Ų…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲŽØ´ŲŽØ§Û¤ØĄŲ ۗ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠŲ’ØąŲŒ - 284 Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŽ Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„Ų Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ†Ų’Ø˛ŲŲ„ŲŽ Ø§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ؅ؐ؆ؒ ØąŲ‘ŲŽØ¨Ų‘ŲŲ‡Ų– ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽÛ— ŲƒŲŲ„Ų‘ŲŒ Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŽ Ø¨ŲØ§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų°Û¤Ų‰Ų•ŲŲƒŲŽØĒؐ؇ؖ ŲˆŲŽŲƒŲØĒŲØ¨ŲŲ‡Ų– ŲˆŲŽØąŲØŗŲŲ„ŲŲ‡Ų–Û— Ų„ŲŽØ§ Ų†ŲŲŲŽØąŲ‘ŲŲ‚Ų Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽØ­ŲŽØ¯Ų ؅ؑؐ؆ؒ ØąŲ‘ŲØŗŲŲ„ŲŲ‡Ų– ۗ ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŲˆŲ’Ø§ ØŗŲŽŲ…ŲØšŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ŲŽØˇŲŽØšŲ’Ų†ŲŽØ§ ØēŲŲŲ’ØąŲŽØ§Ų†ŲŽŲƒŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØĩŲŲŠŲ’ØąŲ - 285 Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŲƒŲŽŲ„Ų‘ŲŲŲ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲ‹Ø§ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ŲˆŲØŗŲ’ØšŲŽŲ‡ŲŽØ§ ۗ Ų„ŲŽŲ‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ ŲƒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽØĒŲ’ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ Ø§ŲƒŲ’ØĒŲŽØŗŲŽØ¨ŲŽØĒŲ’ ۗ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲØ¤ŲŽØ§ØŽŲØ°Ų’Ų†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ†Ų’ Ų†Ų‘ŲŽØŗŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽŲˆŲ’ Ø§ŲŽØŽŲ’ØˇŲŽØŖŲ’Ų†ŲŽØ§ ۚ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØ­Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲØĩŲ’ØąŲ‹Ø§ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø­ŲŽŲ…ŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽŲ‡Ų— ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ų‚ŲŽØ¨Ų’Ų„ŲŲ†ŲŽØ§ ۚ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ Ų„ŲŽØ§ ØˇŲŽØ§Ų‚ŲŽØŠŲŽ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ‡Ų–Ûš ŲˆŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†Ų‘ŲŽØ§Û— ŲˆŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§Û— ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų†ŲŽØ§ ۗ Ø§ŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ų…ŲŽŲˆŲ’Ų„Ų°Ų‰Ų†ŲŽØ§ ŲŲŽØ§Ų†Ų’ØĩŲØąŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’ŲƒŲ°ŲŲØąŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ -286

Latin: Lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), wa in tubdÅĢ mā fÄĢ anfusikum au tukhfÅĢhu yuá¸Ĩāsibkum bihillāh(u), fayagfiru limay yasyā'u wa yu'aÅŧÅŧibu may yasyā'(u), wallāhu 'alā kulli syai'in qadÄĢr(un). Āmanar-rasÅĢlu bimā unzila ilaihi mir rabbihÄĢ wal-mu'minÅĢn(a), kullun āmana billāhi wa malā'ikatihÄĢ wa kutubihÄĢ wa rusulih(ÄĢ), lā nufarriqu baina aá¸Ĩadim mir rusulih(ÄĢ), wa qālÅĢ sami'nā wa aáš­a'nā, gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maášŖÄĢr(u). Lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu'ākhiÅŧnā in nasÄĢnā au akháš­a'nā, rabbanā wa lā taá¸Ĩmil 'alainā iášŖran kamā á¸ĨamaltahÅĢ 'alal-laÅŧÄĢna min qablinā, rabbanā wa lā tuá¸Ĩammilnā mā lā ᚭāqata lanā bih(ÄĢ), wa'fu 'annā, wagfir lanā, wará¸Ĩamnā, anta maulānā fanášŖurnā 'alal qaumil-kāfirÄĢn(a).

Artinya: "Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu menyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah memperhitungkannya bagimu. Dia mengampuni siapa saja yang Dia kehendaki dan mengazab siapa pun yang Dia kehendaki. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Rasul (Muhammad) beriman pada apa (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang mukmin. Masing-masing beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata,) "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya." Mereka juga berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, wahai Tuhan kami. Hanya kepada-Mu tempat (kami) kembali." Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) "Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir."

10. Membaca Kalimat Istighfar 3 Kali

11. Membaca Kalimat Tahlil 100 Kali

12. Membaca Dua Kalimat Syahadat

13. Membaca Sholawat Nabi 3 Kali

14. Membaca Kalimat Tasbih

15. Membaca Sholawat Nabi 3 Kali

16. Doa Tahlil

ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲØ§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ø´Ų‘ŲŽŲŠŲ’ØˇŲŽØ§Ų†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…Ų Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ…Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų Ų„ŲŲ„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŽØ§ Ø§Ų„Ø´Ų‘ŲŽØ§ŲƒŲØąŲŲŠŲ†ŲŽ Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØšŲŲ…ŲŲŠŲ†ŲŽ Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų‹Ø§ ŲŠŲŲˆŲŽØ§ŲŲŲ‰ Ų†ŲØšŲŽŲ…ŲŽŲ‡Ų ŲˆŲŽŲŠŲŲƒŲŽØ§ŲŲØĻŲ Ų…ŲŽØ˛ŲŲŠØ¯ŲŽŲ‡Ų ŲŠŲŽØ§ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŽØēؐ؊ Ų„ŲØ­ŲŽŲ„Ø§Ų„Ų ŲˆŲŽØŦŲ’Ų‡ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų ØŗŲŲ„Ų’ØˇŲŽØ§Ų†ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĩŲŽŲ„Ų‘ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Øĸ؄ؐ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ„Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĒŲŽŲ‚ŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ„Ų’ ŲˆŲŽØ§ŲŽŲˆŲ’Øĩؐ؄ؒ ØĢŲŽŲˆŲŽØ§Ø¨ŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ų‚ŲŽØąŲŽØŖŲ’Ų†ŲŽØ§Ų‡Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲØąŲ’Øĸ؆ؐ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ…Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ Ų‡ŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ„Ų’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŗŲŽØ¨Ų‘ŲŽØ­Ų’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲŽØąŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŗŲŽŲŠŲ‘Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ Ų‡ŲŽØ¯ŲŲŠŲ‘ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲŽØ§ØĩŲŲ„ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ‹ Ų†ŲŽØ§Ø˛ŲŲ„ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŽØąŲŽŲƒŲŽØŠŲŒ Ø´ŲŽØ§Ų…ŲŲ„ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲŽØĩŲŽØ¯ŲŽŲ‚ŲŽØŠŲŒ Ų…ŲØĒŲŽŲ‚ŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ„ŲŽØŠŲŒ Ų†ŲŲ‚ŲŽØ¯Ų‘ŲŲ…Ų Ø°ŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲ†ŲŲ‡Ų’Ø¯ŲŲŠŲ‡Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ø­ŲŽØļŲŽØąŲŽØ§ØĒؐ Ø­ŲŽØ¨ŲŲŠŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ´ŲŽŲŲŲŠØšŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ‚ŲØąŲ‘ŲŽØŠ ØŖŲŽØšŲ’ŲŠŲŲ†ŲŲ†ŲŽØ§ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ¯Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲˆŲ’Ų„Ø§ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯ ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ ŲˆŲŽØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØŦŲŽŲ…ŲŲŠØšŲ ØĨŲØŽŲ’ŲˆŲŽØ§Ų†ŲŲ‡Ų Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„ØŖŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŲŠŲŽØ§ØĄŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ø´Ų‘ŲŲ‡ŲŽØ¯ŲŽØ§ØĄŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĩŲ‘ŲŽØ§Ų„ŲØ­ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĩŲ‘ŲŽØ­ŲŽØ§Ø¨ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĒŲ‘ŲŽØ§Ø¨ŲØšŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŲ„ŲŽŲ…ŲŽØ§ØĄŲ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų…ŲŲ„ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØĩŲŽŲ†Ų‘ŲŲŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØŽŲ’Ų„ŲØĩŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØŦŲŽŲ…ŲŲŠØšŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØŦŲŽØ§Ų‡ŲØ¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ؁ؐ؉ ØŗŲŽØ¨ŲŲŠŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲ„ŲŽØ§ØĻŲŲƒŲŽØŠ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ‚ŲŽØąŲ‘ŲŽØ¨ŲŲŠŲ†ŲŽ ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØŦŲŽŲ…ŲŲŠØšŲ ØŖŲŽŲ‡Ų’Ų„Ų Ø§Ų„Ų‚ŲØ¨ŲŲˆŲ’ØąŲ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„Ų…ØŗŲ„Ų…ŲŠŲ†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ų…ŲØŗŲ’Ų„ŲŲ…ŲŽØ§ØĒؐ ŲˆØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲˆØ§Ų„Ų’Ų…ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†ŲŽØ§ØĒ ؅ؐ؆ؒ Ų…ŲŽØ´Ø§ØąŲŲ‚Ų Ø§Ų„ØŖŲŽØąŲ’Øļؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØēŲŽØ§ØąŲØ¨ŲŲ‡ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØąŲ’Ų‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ¨ŲŽØ­Ų’ØąŲŲ‡ŲŽØ§ ØŽŲØĩŲŲˆØĩŲ‹Ø§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØŖŲŽØ¨ŲŽØ§ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŲ…Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽØ§ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽØŦŲ’Ø¯ŲŽØ§Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŦŲŽØ¯Ų‘ŲŽØ§ØĒŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ†ŲŽØŽŲØĩŲ‘Ų ØŽŲØĩŲŲˆØĩŲ‹Ø§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ Ų…ŲŽŲ†Ų اØŦŲ’ØĒŲŽŲ…ŲŽØšŲ’Ų†ŲŽØ§ Ų‡ŲŲ‡ŲŲ†ŲŽØ§ Ø¨ŲØŗŲŽØ¨ŲŽØ¨ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽŲ„ØŖŲŽØŦؒ؄ؐ؇ؐ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØēŲ’ŲŲØąŲ’Ų„ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØšŲŽØ§ŲŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡ŲŲ…Ų’ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲØ­ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲ…ŲŠØĒŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ´ŲŽØ§Ų‡ŲØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØēŲŽØ§ØĻŲØ¨ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØĩŲŽØēŲŽŲŠŲ’ØąŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲƒŲŽØ¨ŲŲŠŲ’ØąŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ°ŲŽŲƒŲŽØąŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽØ§Ų†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ų…ŲŽŲ†Ų’ ØŖŲŽØ­Ų’ŲŠŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ŲŲŽØŖŲŽØ­Ų’ŲŠŲŲ‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„ØĨŲØŗŲ’Ų„ŲŽØ§Ų…Ų ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ØĒŲŽŲˆŲŽŲŲ‘ŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŲ†Ų‘ŲŽØ§ ŲŲŽØĒŲŽŲˆŲŽŲŲ‘ŲŽŲ‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„ØĨŲŲŠŲ’Ų…ŲŽØ§Ų†Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØŖŲŽØĩŲ’Ų„ŲØ­Ų’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠ Ų‡ŲŲˆŲŽ ØšŲØĩŲ’Ų…ŲŽØŠŲŒ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽØĩŲ’Ų„ŲØ­Ų’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø¯ŲŲ†Ų’ŲŠŲŽØ§Ų†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØĒؐ؊ ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØšŲŽØ§Ø´ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØŖŲŽØĩŲ’Ų„ŲØ­Ų’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ØŖŲŽØ­Ų’ØąŲŽØĒŲŽŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØĒؐ؊ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§ Ų…ŲŽØšŲŽØ§Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲŠŲŽØ§ØŠŲŽ Ø˛ŲŲŠŲŽØ§Ø¯ŲŽØŠŲ‹ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؁ؐ؊ ŲƒŲŲ„ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ ŲˆŲŽØ§ØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲˆŲ’ØĒŲŽ ØąŲŽØ§Ø­ŲŽØŠŲ‹ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽØąŲ‘Ų ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ØĸØĒŲŲ†ŲŽØ§ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲ†Ų’ŲŠŲŽØ§ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲŲŲŠ ŲƒŲŲ„ ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ ŲˆŲŽØ§ØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽŲˆŲ’ØĒŲŽ ØąŲŽØ§Ø­ŲŽØŠŲ‹ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ؅ؐ؆ؒ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų Ø´ŲŽØąŲ‘Ų ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ ØĸØĒŲŲ†ŲŽØ§ ؁ؐ؊ Ø§Ų„Ø¯Ų‘ŲŲ†Ų’ŲŠŲŽØ§ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲŲ‰ Ø§Ų„ØĸØŽŲØąŲŽØŠŲ Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲ‚ŲŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØąŲ ŲˆŲŽØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Øĸ؄ؐ؇ؐ ŲˆŲŽØĩŲŽØ­Ų’Ø¨ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲƒŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲØ˛Ų‘ŲŽØŠŲ ØšŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ§ ŲŠŲŽØĩŲŲŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…ŲŒ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØąŲ’ØŗŲŽŲ„ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų Ų„ŲŲ„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØąŲŽØ¨Ų‘Ų Ø§Ų„ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ . Ø§ŲŽŲ„Ų’ŲŲŽØ§ØĒŲØ­ŲŽØŠŲ

Latin: A'uudzubillaahiminasyaithaanir rajiim. Bismillaahir rahmaanir rahiim. Alhamdulillaahi robbil 'aalamiin. Hamdan syaakriin, hamdan naa'imiin. Hamdan yuwaafii ni'amahu wayukaafi`u maziidah. Yaa rabbanaa lakal hamdu kamaa yanbagii lijalaali wajhika wa 'azhiimi sulthaanik. Allaahumma shalli wa sallim 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'ala aali sayyidinaa Muhammad. Allaahumma taqobbal wa aushil tsawaba maa qoro'naahu minal qur'aanil 'azhiimi wamaa hallalnaa wa maa sabbahnaa wa mastaghfarnaa wa maa shollainaa 'alaa sayyidinaa muhammadin shollalloohu 'alaihi wa sallama hadiyyatan waashilatan wa rohmatan naazilatan wa barokatan syaamilatan ilaa hadhrotin habiibinaa wa syafii'inaa wa qurroti a'yuninaa sayyidinaa wa maulaanaa muhammadin shollallaahu 'alaihi wa sallam, wa ilaa jamii'i ikhwaanihii minal anbiyaa'i walmursaliina wal auliyaa'i wasy-syuhadaa'i wash-shoolihiina wash shohaabati wattaabi'iina wal 'ulamaa'il 'aalimiina wal mushonnifiinal mukhlishiina wa jamii'il mujaahidiina fii sabiilillaahi robbil'aalamiin, wa malaa'ikatil muqorrobiin. tsumma ilaa jamii'i ahlil qubuur minal muslimiina walmuslimaati walmu`miniina walmu`minaati min masyaariqil ardhi wamaghaaribihaa barrihaa wa bahrihaa, khushushan abaa`naa wa`ummahaatinaa wa`ajdaadanaa wajaddaatinaa wanakhushu khushushan manijtama'naa hahunaa bisababihi wali ajlihi. Allaahummagh firlahum warhamhum wa'aafihim wa'fu 'anhum. Allaahummaghfir lihayyinaa wamayyitinaa wasyaahidinaa waghaa ibinaa washaghiirinaa wakabiirinaa wadzakarinaa wauntsaanaa Allaahumma man ahyaitahu minnaa fa-'ahyihi 'alal islaam, waman tawafaitahu minnaa fatawaffahu 'alal iimaan. Allaahumma ashlih lanaa diinanal ladzii huwa 'ishmatu amrinaa, wa ashlih lanaa dun-yaanal latii fiihaa ma'aasyunaa, wa ashlih lanaa akhiratanaal latii ilaihaa ma'aadunaa, waj-'alil hayaata ziyaadatan lanaa fii kulli khairin, waj-'alil mauta raahatan lanaa min kulli syarrin. Rabbanaa aatinaa fiddun- yaa hasanah, wafil aakhiroti hasanah, waqinaa 'adzaaban naar. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihi washohbihi wasallam. Subhaanaka rabbika rabbil 'izzati 'ammaa yashifuun. Wasalaamun 'alal mursaliin, walhamdu lillaahir rabbil 'aalamiin. Alfaatihah.

Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah. Tuhan semesta alam. Sebagaimana orang-orang yang bersyukur, dan orang-orang yang memperoleh nikmat sama memuji, dengan puji yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji, sebagaimana apa yang patut bagi keluhuran Dzat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu. Ya Allah, berilah rahmat dan keselamatan atas penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya. Ya Allah, terimalah dan sampaikanlah pahala Al-Qur'an yang kami baca, tahlil kami, tasbih kami, istighfar kami dan sholawat kami kepada Nabi Muhammad SAW sebagai hadiah yang menjadi penyambung, sebagai rahmat yang turun dan sebagai berkah yang menyebar kepada kekasih kami, penolong kami dan buah hati kami, pemuka dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad SAW, juga kepada seluruh sahabat baginda dalam kalangan para Nabi dan Rasul, para wali, para syuhada, orang soleh, para sahabat, para tabi'in, para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas dan orang yang berjihad di jalan Allah Tuhan semesta alam, serta para malaikat yang selalu beribadah. Kemudian juga kepada seluruh ahli kubur dari kaum muslimin, muslimat, mukminin, mukminat dari belahan bumi sebelah timur dan barat, baik yang di daratan maupun yang di lautan, khususnya, kepada bapak dan ibu kami, kakek dan nenek kami, dan kepada orang yang menyebabkan kami semua dapat berkumpul di sini dan untuk keperluannya. Ya Allah, ampuni dan rahmatilah mereka, selamatkanlah dan maafkanlah kesalahan mereka. Ya Allah, ampunilah yang hidup di antara kami dan yang telah wafat, yang hadir (di tempat ini) dan yang tidak hadir, yang kecil maupun yang besar, laki- laki maupun perempuan. Ya Allah, siapa yang hidup di antara kami, maka hidupkanlah ia dalam keislaman dan yang wafat, wafatkanlah dalam keadaan iman. Ya Allah, luruskanlah kehidupan beragama kami, karena itulah pegangan kami dalam segala persoalan, sejahterakanlah dunia kami, karena di sanalah kehidupan kami (serta sarana pengabdian kami). Bahagiakanlah kehidupan akhirat kami karena ke sanalah tempat kami kembali. Jadikanlah kehidupan (kami) bersinambung di dalamnya segala macam kebajikan, dan kematian kami (kelak setelah usia yang panjang) akhir dari segala petaka. Wahai Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat serta selamatkanlah kami dari siksa neraka. Semoga rahmat dan kesejahteraan selalu tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, para keluarga, dan sahabat beliau. Maha Suci Tuhanku, Tuhan yang bersih dari apa yang mereka (orang-orang kafir) katakan. Dan kesejahteraan semoga senantiasa dilimpahkan kepada para utusan Allah. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

Susunan tahlil kembali ditutup dengan membaca surah Al Fatihah dan juga membaca doa setelah Tahlilan berikut.

Ø¨ŲØŗŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų‡Ų Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘Ø­Ų’Ų…ŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘Ø­ŲŲŠŲ’

Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ؐ؄؄؇ؐ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ. Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ø´Ų‘ŲŽØ§ŲƒŲØąŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØŒ Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŽØ§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØšŲŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØŒ Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų‹Ø§ŲŠŲŲˆŲŽØ§ŲŲŲŠŲ’ Ų†ŲØšŲŽŲ…ŲŽŲ‡ ŲˆŲŽŲŠŲŲƒŲŽØ§ŲŲØĻŲ Ų…ŲŽØ˛ŲŲŠŲ’Ø¯ŲŽŲ‡ØŒ ŲŠŲŽØ§ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŽØēŲŲŠŲ’ ؄ؐØŦŲŽŲ„Ø§ŲŽŲ„Ų ŲˆŲŽØŦŲ’Ų‡ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų ØŗŲŲ„Ų’ØˇŲŽØ§Ų†ŲŲƒŲŽ. Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„ŲŲ‘Ų…Ų’ ØšŲŽŲ„Ų‰ ØŗŲŽŲŠŲŲ‘Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„Ų‰ Ø§Ų„ŲŲ‰ ØŗŲŽŲŠŲŲ‘Ø¯ŲŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘ŲŽØ¯Ų

Latin: Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdu lillaahi robbil'aalamiin. Hamdasy syaakiriin, hamdan naa'imiin, hamdayyuwaafii ni'amahuu wa yukaafi'u mazzidah, yaa robbanaa lakalhamdu kamaa yan baghii lijalaali waj-hika wa 'azhiimi sulthoonik. Allaahumma shalli wa shallim 'alaa sayyidinaa muhammad, wa'alaa aali sayiidinaa muhammad.

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Penguasa Alam Semesta, sebagaimana orang yang bersyukur dan orang yang mendapat banyak kenikmatan memuji-Nya dengan pujian yang sepadan dan nikmat-Nya dan memungkinkan pertambahannya. Wahai Tuhan kami, pujian hanyalah untuk-Mu, sebagaimana yang layak akan kemuliaan Zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu. Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad junjungan kami dan kepada keluarga baginda."




(rah/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads