Doa sebelum Tidur dan Amalan Sunnahnya

Doa sebelum Tidur dan Amalan Sunnahnya

Tsalats Ghulam Khabbussila - detikHikmah
Rabu, 02 Agu 2023 20:01 WIB
Doa sebelum Tidur dan Amalan Sunnahnya
Ilustrasi membaca doa sebelum tidur dan amalan sunnahnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kate Aedon
Jakarta -

Membaca doa sebelum tidur termasuk sunnah Rasulullah SAW. Doa ini umumnya berisi kepasrahan diri dan permohonan perlindungan kepada Allah SWT.

Imam an-Nawawi menjelaskan Syarah Riyadhus Shalihin, anjuran membaca doa sebelum tidur menunjukkan kebenaran 'ubudiyyah dan kepatuhan terhadap Allah SWT. Dalam salah satu bacaan doa sebelum tidur, terdapat hikmah bahwasanya seorang hamba menghitung nikmat-nikmat yang diberikan Allah SWT kepadanya.

Lebih lanjut dijelaskan, membaca doa sebelum tidur juga menunjukkan kesadaran tentang keterbatasan dan kelemahan manusia saat mereka tertidur. Dalam doa tersebut, seorang hamba memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala bentuk gangguan dan ancaman yang mungkin terjadi saat kita tidak berdaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa sebelum tidur juga berfungsi sebagai pengingat akan kebesaran Allah SWT dalam menciptakan langit dan bumi, serta sebagai bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan-Nya.

Allah SWT berfirman,

ADVERTISEMENT

Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽ ŲŲŲŠŲ’ ØŽŲŽŲ„Ų’Ų‚Ų Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’Øļؐ ŲˆŲŽØ§ØŽŲ’ØĒŲŲ„ŲŽØ§ŲŲ Ø§Ų„Ų‘ŲŽŲŠŲ’Ų„Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų†Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽØ§ØąŲ Ų„ŲŽØ§Ų°ŲŠŲ°ØĒŲ Ų„Ų‘ŲØ§ŲŲˆŲ„ŲŲ‰ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø¨ŲŽØ§Ø¨ŲÛ™ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŠŲŽØ°Ų’ŲƒŲØąŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŽ Ų‚ŲŲŠŲŽØ§Ų…Ų‹Ø§ ŲˆŲ‘ŲŽŲ‚ŲØšŲŲˆŲ’Ø¯Ų‹Ø§ ŲˆŲ‘ŲŽØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ØŦŲŲ†ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲŠŲŽØĒŲŽŲŲŽŲƒŲ‘ŲŽØąŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ŲŲŲŠŲ’ ØŽŲŽŲ„Ų’Ų‚Ų Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲÛš ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽ Ų‡Ų°Ø°ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØ§ØˇŲŲ„Ų‹Ø§Ûš ØŗŲØ¨Ų’Ø­Ų°Ų†ŲŽŲƒŲŽ ŲŲŽŲ‚ŲŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØąŲ

Artinya: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Maha Suci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka." (QS Ali Imran: 190-191)

Selanjutnya, berikut ini adalah doa sebelum tidur yang dapat dipanjatkan setiap muslim.

Doa sebelum Tidur

Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ Ø¨ŲØ§ØŗŲ’Ų…ŲŲƒŲŽ ØŖŲŽØ­Ų’ŲŠŲŽØ§ ŲˆŲŽØ¨ŲØ§ØŗŲ’Ų…ŲŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ…ŲŲˆØĒŲ

Arab latin: Allahumma bismika ahya wabismika amÃētu

Artinya: "Ya Allah! Dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama- Mu juga aku mati." (HR Bukhari dan Muslim dari Al-Barra)

Dalam riwayat Anas RA, dikatakan bahwa Rasulullah SAW ketika hendak tidur membaca doa berikut,

Alhamdulillahilladzi ath'amana wasaqona wa kafana wa awana fakammimman la kafiya lahu walamu'wiya

Artinya: "Segala puji bagi Allah Dzat yang telah memberi makan dan minum kepada kami, serta telah mencukupi dan memberi tempat tinggal kepada kami. Betapa banyak orang yang tidak ada yang mencukupi dan tidak memberi tempat kepadanya." (HR Muslim dalam Kitab Dzikir)

Selain doa tersebut, ada doa sebelum tidur yang lebih panjang. Berikut bacaannya,

Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØŖŲŽØŗŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų’ØĒŲ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲˆŲŽØŦŲ‘ŲŽŲ‡Ų’ØĒŲ ŲˆŲŽØŦŲ’Ų‡ŲŲŠ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽŲŲŽŲˆŲ‘ŲŽØļŲ’ØĒŲ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲ‰ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ„Ų’ØŦŲŽØŖŲ’ØĒŲ Ø¸ŲŽŲ‡Ų’ØąŲ‰ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ØąŲŽØēŲ’Ø¨ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽØąŲŽŲ‡Ų’Ø¨ŲŽØŠŲ‹ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽØŒ Ų„Ø§ŲŽ Ų…ŲŽŲ„Ų’ØŦŲŽØŖŲŽ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų…ŲŽŲ†Ų’Ø­ŲŽŲ‰ Ų…ŲŲ†Ų’ŲƒŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽØŒ ØŖŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ØĒŲ Ø¨ŲƒØĒØ§Ø¨ŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠ ØŖŲŽŲ†Ų’Ø˛ŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽ ŲˆŲŽØ¨ŲŲ†ŲŽØ¨ŲŲŠŲŲ‘ŲƒŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲŲŠ ØŖŲŽØąŲ’ØŗŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽ

Arab latin: Allahuma aslamtu ilaika wawajjahtu wajhii ilaika, wafawwadhtu amrii ilaika waalja'tu dzahrii ilaika raghbatan wa raghbatan ilaika laa maljaa walaa manjaa minka illa ilaika amantu bikitaabikalladzii anzaita wa binabiyyikalladzi arsalta

Artinya : "Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu. Aku menghadapkan wajahku kepada-Mu. Aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Aku menyandarkan punggungku kepada-Mu lantaran mengharap dan takut kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari (ancaman)-Mu kecuali hanya kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang engkau turunkan juga (aku beriman) kepada nabi-Mu yang Engkau utus." (HR Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud)

Sunnah sebelum Tidur

1. Wudhu

Wudhu sebagai amalan sunnah sebelum tidur bersandar pada hadits yang berasal dari al-Barra' bin 'Azib RA sebagaimana dinukil Sayyid Sabiq dalam Fiqh Sunnah. Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,

ØĨذا ØŖŲŽŲ†ØĒŲŽ Ų…ŲŽØļŲ’ØŦŲŽØšŲŽŲƒŲŽ ŲŲŽŲˆŲŽØļŲ‘ŲŽØŖŲŽ ŲˆŲØļŲŲˆØĄŲŽŲƒŲŽ ؄ؐ؄ØĩŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§ØŠŲ ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ اØļŲ’ØˇŲŽØŦŲØšŲ’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø´ŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲƒŲŽ Ø§Ų„ØŖŲŽŲŠŲ’Ų…ŲŽŲ†Ų ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ Ų‚ŲŲ„: Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ… ØŖŲŽØŗŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų’ØĒŲ ŲˆŲŽØŦŲ’Ų‡ŲŲŠ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲŲŽŲˆŲ‘ŲŽØļŲ’ØĒŲ ØŖŲŽŲ…Ų’ØąŲŲŠ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ŲˆŲŽØ§Ų„Ø­ŲŽØ§ØĒŲ Ø¸ŲŽŲ‡Ų’ØąŲŲŠ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ØąŲŽØēŲ’Ø¨ŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽØąŲŽŲ‡Ų’Ø¨ŲŽØŠŲ‹ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ų„ŲŽØ§ Ų…Ų„Ø­Ø§Ų‹ ŲˆŲ„Ø§ Ų…Ų†ØŦا Ų…Ų†Ųƒ ØĨŲ„Ø§ ØĨŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų… Ø§Ų†ØĒ Ø¨ŲƒØĒØ§Ø¨Ųƒ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠ ØŖŲŽŲ†Ø˛ŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽ ŲˆŲŽØ¨ŲŽŲŠŲ‘ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠ ØŖŲŽØąŲ’ØŗŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽ

Artinya: "Jika kamu hendak tidur, hendaknya kamu berwudhu sebagaimana kamu berwudhu ketika hendak mengerjakan salat. Kemudian, berbaringlah ke arah sebelah kanan dan bacalah doa berikut: "Ya Allah, aku serahkan diriku kepada-Mu, aku hadapkan wajahku kepada-Mu, aku serahkan segala urusanku kepada-Mu, aku sandarkan punggungku kepada-Mu dengan rasa senang dan takut kepada-Mu. Tidak ada tempat perlindungan dan keselamatan melainkan hanya berharap kepada-Mu. Ya Allah aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan, dan kepada nabi-Mu yang telah Engkau utus."

Sayyid Sabiq menjelaskan, jika seseorang ditakdirkan mati pada malam itu, maka ia dalam keadaan bersih (dari dosa). Ulama Syafi'iyah ini menganjurkan untuk menjadikan doa tersebut sebagai akhir bacaan menjelang tidur.

2. Membaca Surah Al Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Dikutip dari buku Sunnah Nabi 24 Jam tulisan Khalid al-Husainani, amalan sebelum tidur lainnya adalah menengadahkan kedua telapak tangan dan membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Kemudian mengusapkan tangan ke seluruh tubuh semampunya, dimulai dari kepala dan wajah, kemudian dilanjutkan ke seluruh bagian tubuh. Dianjurkan melakukannya sebanyak tiga kali, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat al-Bukhari.

3. Membaca Ayat Kursi

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Ų„ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ„Ų°Ų‡ŲŽ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ų‡ŲŲˆŲŽÛš Ø§ŲŽŲ„Ų’Ø­ŲŽŲŠŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲ‘ŲŲˆŲ’Ų…Ų ەۚ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŖŲ’ØŽŲØ°ŲŲ‡Ų— ØŗŲŲ†ŲŽØŠŲŒ ŲˆŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų†ŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŒÛ— Ų„ŲŽŲ‡Ų— Ų…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ؁ؐ؉ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲÛ— Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’ ŲŠŲŽØ´Ų’ŲŲŽØšŲ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų—Ų“ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø¨ŲØ§ŲØ°Ų’Ų†ŲŲ‡Ų–Û— ŲŠŲŽØšŲ’Ų„ŲŽŲ…Ų Ų…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§ŲŽŲŠŲ’Ø¯ŲŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„Ų’ŲŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’Ûš ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲØ­ŲŲŠŲ’ØˇŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ø¨ŲØ´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ ؅ؐؑ؆ؒ ØšŲŲ„Ų’Ų…ŲŲ‡Ų–Ų“ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ Ø´ŲŽØ§Û¤ØĄŲŽÛš ŲˆŲŽØŗŲØšŲŽ ŲƒŲØąŲ’ØŗŲŲŠŲ‘ŲŲ‡Ų Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ…Ų°ŲˆŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø§ŲŽØąŲ’ØļŲŽÛš ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ€Ų”ŲŲˆŲ’Ø¯ŲŲ‡Ų— Ø­ŲŲŲ’Ø¸ŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§Ûš ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲ„ŲŲŠŲ‘Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų

Arab latin: allāhu lā ilāha illā huw, al-á¸Ĩayyul-qayyáģĨm, lā ta`khuÅŧuháģĨ sinatuw wa lā na`áģĨm, laháģĨ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man ÅŧallaÅŧÄĢ yasyfa'u 'indahÅĢ illā bi`iÅŧnih, ya'lamu mā baina aidÄĢhim wa mā khalfahum, wa lā yuá¸ĨÄĢáš­áģĨna bisyai`im min 'ilmihÄĢ illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`áģĨduháģĨ á¸Ĩifáē“uhumā, wa huwal-'aliyyul-'aáē“ÄĢm

Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." (QS Al Baqarah: 255)

4. Membaca Doa

Masih dalam sumber yang sama, sunnah sebelum tidur lainnya adalah membaca doa berikut,

Ø¨Ø§ØŗŲ’Ų…ŲŲƒŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲŠ ŲˆŲŽØļŲŽØšŲ’ØĒŲ ØŦŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŲŠØŒ ŲˆŲŽØ¨ŲŲƒŲŽ ØŖŲŽØąŲ’ŲŲŽØšŲŲ‡ŲØŒ ŲŲŽØĨؐ؆ؒ ØŖŲŽŲ…Ų’ØŗŲŽŲƒŲ’ØĒŲŽ Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŠ ŲŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų‡ŲŽØ§ØŒ ŲˆŲŽØĨؐ؆ؒ ØŖŲŽØąŲ’ØŗŲŽŲ„Ų’ØĒŲŽŲ‡ŲŽØ§ ŲŲŽØ§Ø­Ų’ŲŲŽØ¸Ų’Ų‡ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ ØĒŲŽØ­Ų’ŲŲŽØ¸Ų Ø¨ŲŲ‡Ų ØšŲØ¨ŲŽØ§Ø¯ŲŽŲƒŲŽ Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽØ§Ų„ŲØ­ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ

Arab latin: Bismika rabbi wada'tu janbi, wa bika arfa'uhu, fa in amsakta nafsi farhamha, wa in arsaltahaa fahfazhha bi maa tahfazu bihi 'ibaadakas saalihin

Artinya: "Dengan menyebut nama-Mu wahai Tuhanku, aku letakkan lambungku dan dengan menyebut nama-Mu aku angkat lambungku. Jika Engkau menahan nafasku, maka kasihanilah ia. Dan jika Engkau melepaskannya, maka jagalah ia sebagaimana Engkau menjaga hamba-Mu yang shaleh." (HR Bukhari dan Muslim)




(kri/kri)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads