Doa Melihat Bulan dan Langit Cerah yang Diajarkan Rasulullah

Doa Melihat Bulan dan Langit Cerah yang Diajarkan Rasulullah

Berliana Intan Maharani - detikHikmah
Selasa, 01 Agu 2023 19:15 WIB
Doa Melihat Bulan dan Langit Cerah yang Diajarkan Rasulullah
Ilustrasi bulan Foto: Getty Images/iStockphoto/jakkapan21
Jakarta -

Ada sejumlah bacaan doa yang bisa dipanjatkan ketika melihat bulan dan langit cerah. Bulan adalah benda langit ciptaan Allah SWT yang menjadi satelit bumi. Dalam Islam, keberadaan bulan menjadi acuan sistem penanggalan kalender hijriah.

Keberadaan bulan dan benda langit lainnya turut menunjukkan bukti kebesaran Allah SWT, sebagaimana diterangkan dalam firman-Nya melalui Al-Qur'an surat Fussilat ayat 37:

ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ØĄŲŽØ§ŲŠŲŽŲ°ØĒؐ؇ؐ ŲąŲ„Ų‘ŲŽŲŠŲ’Ų„Ų ŲˆŲŽŲąŲ„Ų†Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽØ§ØąŲ ŲˆŲŽŲąŲ„Ø´Ų‘ŲŽŲ…Ų’ØŗŲ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’Ų‚ŲŽŲ…ŲŽØąŲ ۚ Ų„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŗŲ’ØŦŲØ¯ŲŲˆØ§ÛŸ Ų„ŲŲ„Ø´Ų‘ŲŽŲ…Ų’ØŗŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų„ŲŲ„Ų’Ų‚ŲŽŲ…ŲŽØąŲ ŲˆŲŽŲąØŗŲ’ØŦŲØ¯ŲŲˆØ§ÛŸ Ų„ŲŲ„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ŲąŲ„Ų‘ŲŽØ°ŲŲ‰ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚ŲŽŲ‡ŲŲ†Ų‘ŲŽ ØĨؐ؆ ŲƒŲŲ†ØĒŲŲ…Ų’ ØĨŲŲŠŲ‘ŲŽØ§Ų‡Ų ØĒŲŽØšŲ’Ø¨ŲØ¯ŲŲˆŲ†ŲŽ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah." (QS Fussilat: 37).

Bentuk dan siklus pergerakan bulan yang mengitari bumi sering kali dapat terlihat dengan jelas oleh mata manusia. Maka dari itu, umat Islam disunnahkan untuk membaca doa saat melihat bulan dan langit cerah sebagai wujud rasa syukur atas ciptaan Allah SWT.

ADVERTISEMENT

Bacaan Doa ketika Melihat Bulan

Berikut ini sejumlah bacaan doa ketika melihat bulan yang diajarkan Rasulullah SAW, dirangkum dari buku Doa Dzikir Muslimah oleh Abu Ayyub El-Faruqi dan Pendidikan Rohani oleh Ali Abdul Halim Mahmud.

1. Doa Melihat Bulan Sabit

Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØŖŲŽŲƒŲ’Ø¨ŲŽØąŲØŒ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØŖŲŽŲ‡ŲŲ„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’ØŖŲŽŲ…Ų’Ų†Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØĨŲŲŠŲ’Ų…ŲŽØ§Ų†ŲØŒ ŲˆŲŽØ§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĨŲØŗŲ’Ų„ŲŽØ§Ų…Ų ، ŲˆŲŽØ§Ų„ØĒŲ‘ŲŽŲˆŲ’ŲŲŲŠŲ‚Ų Ų„ŲŲ…ŲŽØ§ ØĒŲØ­ŲØ¨Ų‘Ų ŲˆŲŽØĒŲŽØąŲ’ØļŲŽŲ‰ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡

Latin: Allahu akbar, allahumma ahillahu 'alainÃĸ bil amni wal ÃŽmÃĸni, wassalÃĸmati wal islÃĸmi, wattaufiqi limÃĸ tuhibbu wa tardha, rabbunÃĸ warabbukallah.

"Allah Maha Besar. Ya Allah! Tampakkan awal bulan itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam serta mendapat taufik untuk menjalankan apa yang Engkau sukai dan ridhoi. Tuhan kami dan Tuhanmu (wahai bulan sabit) adalah Allah." (H.R. At-Tirmidzi)

2. Doa Melihat Bulan Purnama

Ø§ŲŽŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ ØŖŲŽŲ‡ŲŲ„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’ØŖŲŽŲ…Ų’Ų†Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØĨŲŲŠŲ’Ų…ŲŽØ§Ų†Ų ŲˆŲŽØ§Ų„ØŗŲ‘ŲŽŲ„ŲŽØ§Ų…ŲŽØŠŲ ŲˆŲŽØ§Ų„ØĨŲØŗŲ’Ų„ŲŽØ§Ų…Ų. Ų‡ŲŲ„ŲŽØ§Ų„Ų ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲ ŲˆŲŽØąŲØ´Ų’Ø¯Ų

Latin: AllÃĸhumma ahillahu 'alainÃĸ bil amni wal ÃŽmÃĸni was salÃĸmati wal islÃĸmi. HilÃĸlu khairin wa rusydin.

Artinya: "Wahai Tuhanku, terangkanlah ini bulan di atas kami dengan sentosa, iman, selamat, dan islam. Ini bulan menerangkan kebaikan dan petunjuk."

Bacaan Doa ketika Melihat Langit Cerah

Imam an-Nawawi dalam Kitab Al-Adzkar menerangkan bahwasannya Rasulullah SAW dalam hadits yang dinukil dari kitab Shahih Bukhari Muslim menganjurkan kepada umatnya untuk membaca doa ketika melihat langit cerah.

Bacaan doa ketika melihat langit yang cerah ini merupakan kutipan dari Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 191 yang bunyinya:

ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽ Ų‡ŲŽŲ°Ø°ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲ°ØˇŲŲ„Ų‹Ø§ ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽŲ°Ų†ŲŽŲƒŲŽ ŲŲŽŲ‚ŲŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŽ ŲąŲ„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØąŲ

Arab-latin: Rabbanā mā khalaqta hāÅŧā bāᚭilā, sub-á¸Ĩānaka fa qinā 'aÅŧāban-nār.

Artinya: "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS Ali Imran: 191).

Dalam bacaan lengkap surat Ali Imran tersebut sebenarnya berisi tentang perintah Allah SWT kepada umat manusia untuk senantiasa mengingatnya dan memikirkan penciptaan langit dan bumi. Allah SWT berfirman dalam surat Ali Imran ayat 190-191:

ØĨŲŲ†Ų‘ŲŽ ؁ؐ؉ ØŽŲŽŲ„Ų’Ų‚Ų ŲąŲ„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽŲ°ŲˆŲŽŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’ØŖŲŽØąŲ’Øļؐ ŲˆŲŽŲąØŽŲ’ØĒŲŲ„ŲŽŲ°ŲŲ ŲąŲ„Ų‘ŲŽŲŠŲ’Ų„Ų ŲˆŲŽŲąŲ„Ų†Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽØ§ØąŲ Ų„ŲŽØĄŲŽØ§ŲŠŲŽŲ°ØĒŲ Ų„Ų‘ŲØŖŲŲˆÛŸŲ„ŲŲ‰ ŲąŲ„Ų’ØŖŲŽŲ„Ų’Ø¨ŲŽŲ°Ø¨Ų . ŲąŲ„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲŠŲŽØ°Ų’ŲƒŲØąŲŲˆŲ†ŲŽ ŲąŲ„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡ŲŽ Ų‚ŲŲŠŲŽŲ°Ų…Ų‹Ø§ ŲˆŲŽŲ‚ŲØšŲŲˆØ¯Ų‹Ø§ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰Ų° ØŦŲŲ†ŲŲˆØ¨ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽŲŠŲŽØĒŲŽŲŲŽŲƒŲ‘ŲŽØąŲŲˆŲ†ŲŽ ؁ؐ؉ ØŽŲŽŲ„Ų’Ų‚Ų ŲąŲ„ØŗŲ‘ŲŽŲ…ŲŽŲ°ŲˆŲŽŲ°ØĒؐ ŲˆŲŽŲąŲ„Ų’ØŖŲŽØąŲ’Øļؐ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØ§ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽ Ų‡ŲŽŲ°Ø°ŲŽØ§ Ø¨ŲŽŲ°ØˇŲŲ„Ų‹Ø§ ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽŲ°Ų†ŲŽŲƒŲŽ ŲŲŽŲ‚ŲŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨ŲŽ ŲąŲ„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØąŲ

Artinya: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS Ali Imran: 190-191).

Itulah bacaan doa melihat bulan dan langit cerah yang diajarkan Rasulullah SAW. Saat melihat keindahan langit, umat Islam dapat mengamalkan doa tersebut seraya memikirkan penciptaannya untuk mensyukuri kebesaran Allah SWT.




(dvs/dvs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads