Doa Terhindar dari Orang Iri dan Dengki, Ini Bacaannya

Doa Terhindar dari Orang Iri dan Dengki, Ini Bacaannya

Nilam Isneni - detikHikmah
Selasa, 20 Jun 2023 08:45 WIB
Doa Terhindar dari Orang Iri dan Dengki, Ini Bacaannya
Ilustrasi doa terhindar dari iri dan dengki. Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Jakarta -

Iri dan dengki merupakan penyakit hati yang harus dihindari oleh setiap muslim. Salah satu caranya dengan membaca doa terhindar dari orang iri dan dengki.

Memiliki sifat iri dan dengki ini dapat merusak segala amal saleh yang kita lakukan, sebagaimana dijelaskan oleh RD Moch Firdy Adi S dalam buku Fiqih untuk Pemula yang bersandar pada sebuah hadits dalam sabda Rasulullah SAW,

ØšŲŽŲ†Ų’ ØŖŲŽØ¨ŲŲŠ Ų‡ŲØąŲŽŲŠŲ’ØąŲŽØŠŲŽ ØąØļ؊ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ØšŲ†Ų‡ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ: Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØĩŲ„Ų‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ØšŲ„ŲŠŲ‡ ŲˆØŗŲ„Ų… ØĨŲŲŠŲ‘ŲŽØ§ŲƒŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø­ŲŽØŗŲŽØ¯ŲŽ ŲŲŽØĨŲŲ†Ų‘ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽØŗŲŽØ¯ŲŽ ŲŠŲŽØŖŲ’ŲƒŲŲ„Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽØŗŲŽŲ†ŲŽØ§ØĒؐ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ØĒŲŽØŖŲ’ŲƒŲŲ„Ų Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØąŲ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽØˇŲŽØ¨ŲŽ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Jauhilah sifat dengki karena dengki itu memakan (pahala) kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar." (HR Abu Dawud)

Lebih lanjut dikatakan, hadits tersebut menegaskan betapa bahaya dan merugikannya sifat dengki. Ketika seorang muslim memiliki sifat dengki terhadap orang lain maka bisa diibaratkan seperti amal perbuatan kita yang telah dilakukan habis termakan oleh api kecemburuan.

ADVERTISEMENT

RD Moch Firdy Adi S juga memaparkan lima ciri orang yang memiliki sifat iri dan dengki, di antaranya:

1. Tidak pernah bersyukur atas apa yang telah diperoleh.

2. Tidak pernah merasa puas.

3. Tidak pernah suka ketika melihat orang lain melebihinya. Jika orang lain terlihat lebih unggul dibandingkan dirinya, maka dia berusaha untuk menjatuhkannya.

4. Berperilaku sombong dan merasa dirinya lebih baik dari orang lain.

5. Tidak mau mengintrospeksi diri.

Bacaan Doa Terhindar dari Orang Iri dan Dengki

Mengutip buku Indahnya Doa Rasulullah Bagiku karya Masriyah Amva berikut doa supaya selamat dari berbagai bahaya termasuk bahaya yang berasal dari orang-orang yang iri dan dengi atas nikmat yang kita peroleh,

Ų…ŲŽØ§ Ø´ŲŽØ§ØĄŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ، Ų„Ø§ŲŽ Ų‚ŲŲˆŲ‘ŲŽØŠŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ Ø¨Ø§Ų„Ų„Ų‡

Arab latin: MÃĸ sya allah, lÃĸ quwwata `illä billäh

Artinya: "Atas kehendak-Nya semua ini terjadi. Tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya." (HR al-Thabrani)

Syaikh Bakar Abdul Hafizh Al-Khulaifat dalam Tafsir dan Makna Doa-Doa dalam Al Qur'an menafsirkan surah Al-Hasyr ayat 10 di mana ciri umat Islam adalah berkasih sayang dengan sesama mereka.

Oleh karena itu, mereka saling mendoakan dan memohonkan ampunan bagi saudara-saudara yang lebih dulu beriman, dan memohon agar hati mereka disucikan dari rasa dengki dan iri hati kepada sesamanya.

ŲˆŲŽØ§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ØŦŲŽØ§Û¤ØĄŲŲˆŲ’ ؅ؐ؆ؒÛĸ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲ„ŲØ§ŲØŽŲ’ŲˆŲŽØ§Ų†ŲŲ†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ØŗŲŽØ¨ŲŽŲ‚ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽØ§ Ø¨ŲØ§Ų„Ų’Ø§ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽØ§Ų†Ų ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲŽØŦŲ’ØšŲŽŲ„Ų’ ŲŲŲŠŲ’ Ų‚ŲŲ„ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŲ†ŲŽØ§ ØēŲŲ„Ų‘Ų‹Ø§ Ų„Ų‘ŲŲ„Ų‘ŲŽØ°ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ø§Ų°Ų…ŲŽŲ†ŲŲˆŲ’Ø§ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŽŲ†ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽŲƒŲŽ ØąŲŽØĄŲŲˆŲ’ŲŲŒ ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲŠŲ’Ų…ŲŒ āŖ– ŲĄŲ 

Artinya: "Orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar) berdoa, "Ya Tuhan kami, ampunilah kami serta saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami dan janganlah Engkau jadikan dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (QS Al-Hasyr: 10)

Merujuk dari Kitab Tanbihul Mughtarrin karya Imam Abdul Wahab Asy-Sya'rani sebagaimana dilansir NU Online, berikut ini doa yang bisa dibaca untuk orang yang menaruh perasaan iri dan dengki terhadap kita,

Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡ŲŲ…Ų‘ŲŽ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲØ­ŲŽØ§ØŗŲØ¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲŲŽØĨŲŲ†Ų‘ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ų„ŲŲ…ŲŽØ§ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ų…ŲŲ†ŲŽ Ø§Ų„ØļŲ‘ŲŽŲŠŲ’Ų‚Ų Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØ­Ų’ØĒŲŽŲ…ŲŲ„ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽ ØąŲØ¤Ų’ŲŠŲŽØŠŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲØšŲŽŲ…Ų Ø§Ų„Ų‘ŲŽØĒؐ؊ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ Ø¯ŲŲˆŲ’Ų†ŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ØŒ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲˆŲ اØĒŲ‘ŲŽØŗŲŽØšŲŽØĒŲ’ Ų†ŲŲŲŲˆŲ’ØŗŲŲ‡ŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽŲ…Ų’ ŲŠŲŽŲ‚ŲŽØšŲŲˆŲ’Ø§ ؁ؐ؊ Ø­ŲŽØŗŲŽØ¯ŲŲ†ŲŽ

Arab latin: AllÃĸá¸Ĩummaghfir li hÃĸsidÃŽnÃĸ, fa innahum li mÃĸ 'indahum minadl dlaiqi lÃĸ yaá¸ĢtamilÃģna ru'yatan ni'amil latÃŽ 'alainÃĸ dÃģnahum. Wa law ittasa'at nufÃģsuhum lam yaq'Ãģ fÃŽ hasadinÃĸ.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah para pendengki kami karena mereka dalam kesempitan hatinya tidak kuat melihat nikmat-nikmat yang dianugerahkan pada kami, bukan pada mereka. Andai berhati lapang, mereka tentu takkan iri dengki kepada kami."




(kri/kri)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads