Hari Ibu 2022, Ini 5 Hadits tentang Perintah Berbakti Pada Ibu

Hari Ibu 2022, Ini 5 Hadits tentang Perintah Berbakti Pada Ibu

Rahma Harbani - detikHikmah
Rabu, 21 Des 2022 10:45 WIB
Hari Ibu 2022, Ini 5 Hadits tentang Perintah Berbakti Pada Ibu
Ilustrasi. Ini deretan hadits tentang ibu untuk menyambut Hari Ibu 2022. (Foto: Getty Images/iStockphoto/airdone)
Jakarta -

Hari ibu jatuh pada 22 Desember 2022 mendatang. Momen tersebut sudah sepatutnya menjadi pengingat bagi muslim bahwa ajaran Islam juga memuliakan kedudukannya melalui hadits-hadits tentang ibu.

Perintah tegas untuk berbakti kepada ibu bahkan dijelaskan dalam surah Luqman ayat 14. Ayat tersebut juga menjelaskan perjuangan seorang ibu yang telah mengandung dan menyapih anaknya.

ŲˆŲŽŲˆŲŽØĩŲ‘ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’ØĨŲŲ†Ų’ØŗŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø¨ŲŲˆŲŽØ§Ų„ŲØ¯ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų Ø­ŲŽŲ…ŲŽŲ„ŲŽØĒŲ’Ų‡Ų ØŖŲŲ…Ų‘ŲŲ‡Ų ŲˆŲŽŲ‡Ų’Ų†Ų‹Ø§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰Ų° ŲˆŲŽŲ‡Ų’Ų†Ų ŲˆŲŽŲŲØĩŲŽØ§Ų„ŲŲ‡Ų ؁ؐ؊ ØšŲŽØ§Ų…ŲŽŲŠŲ’Ų†Ų ØŖŲŽŲ†Ų Ø§Ø´Ų’ŲƒŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠ ŲˆŲŽŲ„ŲŲˆŲŽØ§Ų„ŲØ¯ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ‘ŲŽ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŽØĩŲŲŠØąŲ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.

Perintah menghormati ibu tersebut juga ditegaskan Rasulullah SAW dalam haditsnya yang menyebut kata ibu sebanyak tiga kali. Imam Al-Qurthubi dalam Tafsir Al Qurthubi berpendapat, hadits tersebut menunjukkan kecintaan dan kasih sayang kepada seorang ibu harus 3 kali lipat dibandingkan pada seorang ayah.

ADVERTISEMENT

"Kesulitan di masa kehamilan, ketika melahirkan, serta kesulitan saat menyusui dan merawat anaknya. Hal itu hanya dialami seorang ibu, tidak seorang ayah," tulis Imam Al-Qurthubi yang diterjemahkan Nurul Asmayani dalam buku Perempuan Bertanya, Fikih Menjawab.

Dikutip dari buku Hadits-hadits Tarbawi karya M Ainur Rasyid dan buku Kepribadian Wanita Muslimah karangan Muhammad Ali al-Hasyimi, berikut deretan hadits tentang ibu selengkapnya.

5 Hadits tentang Perintah Berbakti pada Seorang Ibu

1. Hadits Pertama

ØŦŲŽØ§ØĄŲŽ ØąŲŽØŦŲŲ„ŲŒ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų - ØĩŲ„Ų‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ØšŲ„ŲŠŲ‡ ŲˆØŗŲ„Ų… - ŲŲŽŲ‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ŲŠŲŽØ§ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ„ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų Ų…ŲŽŲ†Ų’ ØŖŲŽØ­ŲŽŲ‚Ų‘Ų Ø¨ŲØ­ŲØŗŲ’Ų†Ų ØĩŲŽØ­ŲŽØ§Ø¨ŲŽØĒؐ؉ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ÂĢ ØŖŲŲ…Ų‘ŲŲƒŲŽ Âģ . Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ÂĢ ØŖŲŲ…Ų‘ŲŲƒŲŽ Âģ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ÂĢ ØŖŲŲ…Ų‘ŲŲƒŲŽ Âģ . Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ Ų…ŲŽŲ†Ų’ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ ÂĢ ØĢŲŲ…Ų‘ŲŽ ØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲƒŲŽ Âģ

Artinya: Seorang pria pernah mendatangi Rasulullah SAW lalu berkata, "Siapa dari kerabatku yang paling berhak aku berbuat baik?" Beliau mengatakan, "Ibumu." Dia berkata lagi, "Kemudian siapa lagi?" Beliau mengatakan, "Ibumu." Dia berkata lagi, "Kemudian siapa lagi?" Beliau mengatakan, "Ibumu." Dia berkata lagi, "Kemudian siapa lagi?" Beliau mengatakan, "Ayahmu." (HR Bukhari dan Muslim)

2. Hadits Kedua

Ų†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŽ ؊؈ØĩŲŠŲƒŲ… Ø¨ØŖŲ…ŲŽŲ‘Ų‡Ø§ØĒŲŲƒŲŲ… ØĢŲ„Ø§ØĢŲ‹Ø§ØŒ ØĨŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŽ ؊؈ØĩŲŠŲƒŲ… بØĸباØĻŲŲƒŲŲ…ØŒ ØĨŲ†ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŽ ؊؈ØĩŲŠŲƒŲ… Ø¨Ø§Ų„ØŖŲ‚ØąŲŽØ¨Ų ŲØ§Ų„ØŖŲ‚ØąŲŽØ¨Ų

Artinya: Sesungguhnya Allah berwasiat tiga kali kepada kalian untuk berbuat baik kepada ibu kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada ayah kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada kerabat yang paling dekat kemudian yang dekat. (HR Ibnu Majah)

3. Hadits Ketiga

ØĨŲ† ØŽŲŠØąŲŽ Ø§Ų„ØĒØ§Ø¨ØšŲŠŲ† ØąØŦŲ„ŲŒ ŲŠŲ‚Ø§Ų„Ų Ų„Ų‡ ØŖŲˆŲŠØŗŲŒ . ŲˆŲ„Ų‡ ŲˆØ§Ų„Ø¯ØŠŲŒ . ŲˆŲƒØ§Ų† Ø¨Ų‡ Ø¨ŲŠØ§Øļ، . ŲŲ…ØąŲˆŲ‡ ŲŲ„ŲŠØŗØĒØēŲØąŲ’ Ų„ŲƒŲ…

Artinya: Sesungguhnya tabi'in yang terbaik adalah seorang lelaki bernama Uwais, ia memiliki seorang ibu, dan ia memiliki tanda putih di tubuhnya. Maka temuilah ia dan mintalah ampunan kepada Allah melalui dia untuk kalian. (HR Muslim)

Hadits di atas merupakan pesan Rasulullah SAW kepada Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib untuk mencari seseorang bernama Uwais al Qarni. Umar dan Ali dipesankan untuk meminta Uwais mendoakan pengampunan bagi diri mereka.

Usut punya usut, Uwais al Qarni ternyata adalah seorang anak yang sangat memuliakan ibunya.

4. Hadits Keempat

ØšŲ† Ø§Ø¨Ų†Ų ØšØ¨Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ ØŖŲ†Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØŖØĒØ§Ų‡Ų ØąØŦŲ„ŲŒ ، ŲŲ‚Ø§Ų„ŲŽ : ØĨŲ†Ų‘ŲŲŠ ØŽŲŽØˇØ¨ØĒŲ Ø§Ų…ØąØŖØŠŲ‹ ŲØŖØ¨ŲŽØĒ ØŖŲ† ØĒŲ†ŲƒŲØ­ŲŽŲ†ŲŠ ، ŲˆØŽØˇØ¨ŲŽŲ‡Ø§ ØēŲŽŲŠØąŲŠ ŲØŖØ­Ø¨Ų‘ŲŽØĒ ØŖŲ† ØĒŲ†ŲƒŲØ­ŲŽŲ‡Ų ، ŲŲŽØēŲØąŲ’ØĒŲ ØšŲ„ŲŽŲŠŲ‡Ø§ ؁؂ØĒŲŽŲ„ØĒŲŲ‡Ø§ ، ŲŲŽŲ‡ŲŽŲ„ Ų„ŲŠ ؅ؐ؆ ØĒŲŽŲˆØ¨ØŠŲ ؟ Ų‚Ø§Ų„ŲŽ : ØŖŲŲ…Ų‘ŲŲƒŲŽ Ø­ŲŽŲŠŲ‘ŲŽØŠŲŒ ؟ Ų‚Ø§Ų„ŲŽ : Ų„Ø§ ، Ų‚Ø§Ų„ŲŽ : ØĒŲØ¨ ØĨŲ„Ų‰ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØšØ˛Ų‘ŲŽ ؈ØŦŲ„Ų‘ŲŽ ، ؈ØĒŲ‚ŲŽØąŲ‘ŲŽØ¨ ØĨŲ„ŲŠŲ‡Ų Ų…Ø§ Ø§ØŗØĒŲŽØˇØšØĒŲŽ ، ŲØ°ŲŽŲ‡ŲŽØ¨ØĒŲ ŲØŗØŖŲ„ØĒŲ Ø§Ø¨Ų†ŲŽ ØšØ¨Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ : Ų„Ų…ŲŽ ØŗØŖŲ„ØĒŲŽŲ‡Ų ØšŲ† Ø­ŲŠØ§ØŠŲ ØŖŲŲ…Ų‘ŲŲ‡Ų ؟ ŲŲ‚Ø§Ų„ŲŽ : ØĨŲ†Ų‘ŲŲŠ Ų„Ø§ ØŖØšŲ„ŲŽŲ…Ų ØšŲ…Ų„Ų‹Ø§ ØŖŲ‚ØąŲŽØ¨ŲŽ ØĨŲ„Ų‰ Ø§Ų„Ų„Ų‘ŲŽŲ‡Ų ØšØ˛Ų‘ŲŽ ؈ØŦŲ„Ų‘ŲŽ ؅ؐ؆ Ø¨ØąŲ‘Ų Ø§Ų„ŲˆØ§Ų„ŲØ¯ØŠŲ

Artinya: Dari Ibnu Abbas RA, ada seorang lelaki datang menemuinya dan berkata, "Aku meminang seorang perempuan, tetapi ia menolakku. Lelaki lainnya meminangnya, lantas ia menerimanya dan menikah dengannya. Aku pun cemburu, lantas perempuan itu kubunuh. Akankah tobatku diterima?"

Ibnu Abbas balik bertanya, "Apakah ibumu masih hidup?" Ia menjawab, "Tidak," Ibnu Abbas pun berkata kepadanya, "Bertobatlak kepada Allah dan lakukanlah yang terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah."

Atha' bin Yasar yang menuturkan riwayat ini dari Ibnu Abbas pun datang kepadanya. Ia berkata, "Kenapa engkau bertanya apakah ibunya masih hidup?" Ibnu Abbas menjawab, "Karena aku tidak tahu amal baik lain yang lebih mendekatkan orang kepada Allah selain berbakti kepada ibunya." (HR Bukhari)

5. Hadits Kelima

ØŖŲŽŲ†Ų‘ŲŽ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØĩŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„Ų‘ŲŽŲ…ŲŽ ØŗŲØĻŲŲ„ŲŽ: Ų‡ŲŽŲ„Ų’ Ø¨ŲŽŲ‚ŲŲŠŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø¨ŲØąŲ‘Ų ØŖŲŽØ¨ŲŽŲˆŲŽŲŠŲ‘ŲŽ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĻ، ØŖŲŽØ¨ŲØąŲ‘ŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽ Ų…ŲŽŲˆŲ’ØĒŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ØŸ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ Ų†ŲŽØšŲŽŲ…Ų’ØŒ ØŽŲØĩŲŽØ§Ų„ŲŒ ØŖŲŽØąŲ’Ø¨ŲŽØšŲŒ: Ø§Ų„ØĩŲ‘ŲŽŲ„Ø§ŲŽØŠŲ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ØĨŲØŗŲ’ØĒؐØēŲ’ŲŲŽØ§ØąŲ Ų„ŲŽŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ ŲˆŲŽØĨŲŲ†Ų’ŲŲŽØ§Ø°Ų ØšŲŽŲ‡Ų’Ø¯ŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ ŲˆŲŽØĨŲŲƒŲ’ØąŲŽØ§Ų…Ų ØĩŲŽØ¯ŲŲŠŲ’Ų‚ŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ ŲˆŲŽØĩŲŲ„ŲŽØŠŲ Ø§Ų„ØąŲ‘ŲŽØ­ŲŲ…Ų Ø§Ų„Ų‘ŲŽØĒؐ؉ Ų„Ø§ŲŽ ØąŲŽØ­ŲŲ…ŲŽ Ų„ŲŽŲƒŲŽ ØĨŲŲ„Ø§Ų‘ŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ų‚ŲØ¨ŲŽŲ„ŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ØŒ ŲŲŽŲ‡Ų°Ø°ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų‘ŲŽØ°ŲŲ‰ Ø¨ŲŽŲ‚ŲŲŠŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø¨ŲØąŲ‘ŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØšŲ’Ø¯ŲŽ Ų…ŲŽŲˆŲ’ØĒŲŲ‡ŲŲ…ŲŽØ§. (ØąŲˆØ§Ų‡ Ø§Ø¨Ų† Ų…Ø§ØŦŲ‡ ØšŲ† ØŖØ¨ŲŠ ØŖØŗŲŠØ¯)

Artinya: "Masih adakah kebaktian kepada kedua orang tuaku, setelah mereka meninggal dunia?" Rasulullah SAW menjawab, "Ya, masih ada empat perkara, mendoakan ibu bapak itu kepada Allah, memintakan ampun bagi mereka, menunaikan janji mereka, dan meng-hormati teman-teman mereka serta menghubungkan tali persaudaraan dengan orang-orang yang tidak mempunyai hubungan keluarga dengan kamu kecuali dari pihak mereka. Maka inilah kebaktian yang masih tinggal yang harus kamu tunaikan, sebagai kebaktian kepada mereka setelah mereka meninggal dunia." (HR Ibnu Majah)

Di samping kelima hadits tentang ibu di atas, Rasulullah SAW juga beberapa kali menyebutkan keutamaan berbakti pada orang tua. Beberapa di antaranya seperti dipanjangkan umur dan rezeki (HR Ahmad), pahala berjihad (HR Muslim), meraih ridho Allah SWT (HR Tirmidzi), dan amalan yang paling dicintai Allah SWT (HR Bukhari dan Muslim).

Selamat Hari Ibu 2022, detikers. Jangan lupa untuk senantiasa mendoakan kebaikan untuk ibumu, ya!




(rah/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads