Rumah tangga dibangun dengan cinta, doa, dan kepercayaan. Namun satu kesalahan bisa meruntuhkan semuanya. Itulah yang dibahas dalam detikKultum bersama Ustaz Koh Dennis Lim melalui tema Selingkuh Bikin Kisruh.
Banyak orang merasa harta adalah hal paling berharga. Padahal, ada sesuatu yang nilainya jauh lebih tinggi, yaitu kepercayaan. Harta bisa dicari kembali, jabatan bisa diraih lagi, namun ketika kepercayaan hilang, semuanya berubah.
"Saat kita kehilangan apapun itu semua, tapi kita masih dipercaya sama orang, kita bisa memulai merintis dari nol lagi," ujar Ustaz Koh Dennis Lim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, ketika sudah tidak ada lagi yang percaya, hidup terasa sempit. Di dunia kerja, nama baik yang rusak membuat orang enggan memberi kesempatan. Dalam rumah tangga, luka akibat pengkhianatan jauh lebih dalam.
Kenikmatan Sesaat, Dampak Berkepanjangan
Rumah tangga pada dasarnya dibangun atas rasa saling percaya. Kebahagiaan sederhana terasa ketika pasangan dan anak-anak tersenyum. Hati menjadi tenang saat orang terdekat merasa aman dan dicintai.
Namun, Ustaz Koh Dennis Lim mengingatkan, semua kenikmatan berumah tangga itu bisa runtuh karena satu pilihan yang salah.
Berapa lama kenikmatan selingkuh? Mungkin hanya beberapa menit. Dimulai dari perhatian kecil, pesan singkat, atau traktiran ringan. Tetapi akibatnya bisa panjang. Usaha bisa bangkrut. Karier terganggu. Anak-anak kecewa. Rumah tangga hancur.
"Dari situ, harus bisa mikir, hal itu sama sekali tidak worth it," tegasnya.
Dalam kultumnya, Ustaz Koh Dennis Lim membagikan sebuah kisah inspiratif tentang seorang pekerja panti jompo yang telah merawat sekitar 500 lansia. Dari jumlah tersebut, sekitar 85 persen adalah laki-laki. Ia bercerita bahwa banyak di antara mereka, ketika muda, gemar menyakiti pasangan yang telah mendampingi sejak awal. Saat usia senja tiba dan harta tak lagi ada, mereka kehilangan tempat kembali.
Ketika Allah mengambil rezeki dan kondisi berubah, ke mana akan pulang? Kepada istri yang pernah dikhianati? Kepada anak-anak yang sudah kehilangan rasa hormat? Penyesalan datang, tetapi waktu tidak bisa diulang.
Kebaikan Dimulai dari Rumah
Rasulullah SAW bersabda:
"Yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Hadis ini menjadi pengingat bahwa kebaikan seseorang terlihat dari sikapnya kepada keluarga, termasuk menjaga kesetiaan kepada istri.
Lalu bagaimana jika melihat orang lain yang lebih menarik dan hati tergoda? Ustaz Koh Dennis Lim memberikan nasihat dari Rasulullah SAW yaitu segeralah pulang ke rumah menemui sang istri, karena ia juga memiliki keistimewaan.
"Kata Nabi, kalau kau melihat ada yang cantik di luar sana, tertarik, maka pulanglah! Karena istrimu punya yang ada pada perempuan itu juga, sama aja," ujarnya.
Sebaliknya, jika hawa nafsu diikuti, dampaknya tidak hanya pada hubungan. Hati menjadi gelisah, pikiran tidak tenang, ibadah terasa berat, bahkan kondisi fisik juga bisa ikut terganggu.
Selingkuh Merusak Hati dan Tubuh
Ustaz Koh Dennis Lim menjelaskan bahwa selingkuh tidak hanya merusak hati, tetapi juga dapat merusak tubuh. Orang yang selingkuh bisa terkena penyakit karena perzinaan.
Selain itu, pengkhianatan juga membuat hidup penuh tekanan. Rasa bersalah, takut ketahuan, dan konflik batin bisa memicu stres. Lambung terasa tidak nyaman, tidur tidak nyenyak, tubuh mudah lelah. Kondisi seperti ini tentu mengganggu ibadah dan aktivitas sehari-hari.
Oleh karena itu, ia menjelaskan bahwa dengan menjaga diri dari maksiat, maka itu juga berarti menjaga kesehatan. Semoga dengan ikhtiar tersebut, Allah senantiasa melindungi dari perbuatan yang merusak hidup.
(inf/erd)











































Komentar Terbanyak
Israel Serang Gaza dengan Senjata Pemusnah Tubuh, MUI Pertanyakan Peran Board of Peace
Perkiraan 1 Ramadan 2026: Pemerintah, BRIN, Muhammadiyah dan NU
Hilal Tak Terlihat di RI, Awal Puasa Ramadan 2026 Tak Serentak