Waktu berbuka puasa detikers akan terasa lebih bermakna bersama kajian penuh hikmah dari Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof. Dr. H Nasaruddin Umar, MA. Melalui detikKultum, Prof. Nasaruddin Umar akan mengajak detikers menyelami berbagai tema seputar spiritualitas hingga etika beragama di era kecerdasan buatan.
Dalam 1 atau 2 hari lagi umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadan 1447 H. Bulan penuh keberkahan ini menjadi momentum istimewa, saat Allah SWT melimpahkan pahala dan kebaikan bagi hamba-Nya yang menjalankan amalan wajib maupun sunnah. Terlebih, di tengah kehidupan modern yang serba digital, Ramadan hadir sebagai ruang jeda untuk memperkuat iman dan menenangkan jiwa.
Di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi, kebutuhan akan penguatan nilai-nilai spiritual semakin terasa. Ramadan pun menjadi waktu terbaik untuk menata kembali hati, memperbanyak ibadah, serta memahami ajaran Islam yang tetap relevan dengan tantangan zaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjawab kebutuhan tersebut, detikcom kembali menghadirkan program spesial detikKultum Ramadan. Tahun ini, detikKultum akan diisi langsung oleh Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, cendekiawan Muslim yang dikenal dengan pemikiran moderat serta pandangannya yang mendalam tentang spiritualitas, kebangsaan, dan etika modern.
Sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar akan mengupas beragam tema menarik-mulai dari makna puasa dalam kehidupan sehari-hari, nilai-nilai kemanusiaan dalam Islam, hingga refleksi etika beragama di era kecerdasan buatan dan transformasi digital. Disajikan secara ringkas, menyejukkan, dan mudah dipahami, kajian ini diharapkan menjadi pengingat sekaligus penguat iman di tengah kesibukan Ramadan.
detikKultum bersama Prof. Nasaruddin Umar akan hadir setiap hari selama bulan Ramadan, pukul 17.45 WIB, eksklusif hanya di detikcom. Jangan lewatkan, dan jadikan momen berbuka puasa detikers lebih bernilai dengan siraman rohani yang mencerahkan.
"Program ini didukung oleh PT Bank Syariah Nasional (BSN)"
(lus/erd)












































Komentar Terbanyak
Dubes Saudi: Serangan Iran ke Negara Teluk Berdampak pada Solidaritas Umat Islam
Mengenang Thessaloniki, Kota Muslim di Yunani yang Hilang
Kisah Wanita Pemberani 'Sang Perisai Rasulullah' di Perang Uhud