Negeri ini sudah mulai terkikis rohani kehidupan manusia, hal ini terbukti suatu kejadian berantemnya seorang guru dengan beberapa siswa, ada Bapak membunuh anaknya sendiri, seorang tewas dibunuh keponakannya karena hutang piutang. Kejadian-kejadian ini menunjukkan tipisnya akhlak seseorang.
Dalam pandangan Islam, "Arsitek Rohani" merujuk pada individu-individu yang memiliki kedalaman ilmu agama dan kesucian jiwa, yang berperan membimbing, membangun, serta memperbaiki spiritualitas manusia agar kembali kepada fitrahnya dan dekat dengan Allah SWT. Ini bukan tentang arsitektur fisik, melainkan penyucian jiwa (Tazkiyatun Nafs) dan penataan hati.
Satu-satunya cara menyelamatkan kehidupan manusia saat ini dari himpitan krisis moral yang datang bagaikan air bah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pandangan Islam tentang Arsitek Rohani :
Penyuci Jiwa (Tazkiyatun Nafs) : Arsitek rohani bekerja membersihkan hati dari penyakit batin seperti syirik, riya, dendam, dan sombong.
Dalam Surah ar-Ra'd ayat 28 yang terjemahannya," Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram."
Maknanya : Dalam ayat ini, Allah menjelaskan orang-orang yang mendapat tuntunan-Nya, yaitu orang-orang beriman dan hatinya menjadi tenteram karena selalu mengingat Allah. Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram dan jiwa menjadi tenang, tidak merasa gelisah, takut, ataupun khawatir. Mereka melakukan hal-hal yang baik, dan merasa bahagia dengan kebajikan yang dilakukannya.
Pendidik Karakter (Tarbiyatun Nafs) : Mereka mendidik diri dan sesama untuk menghiasi jiwa dengan sifat terpuji (ikhlas, sabar, syukur, takwa).
Poin-poin Penting Pendidikan Karakter :
Karakter Tauhid & Iman:Menanamkan kesadaran pengawasan Allah (QS. Luqman: 16).
Karakter Sosial: Menghormati orang tua (QS. Luqman: 14) dan berbuat adil (QS. An-Nahl: 90).
Karakter Pribadi: Bersyukur, sabar, jujur, dan rendah hati (QS. Luqman: 18-19, Al-Baqarah: 153).
Pengingat Akhirat : Fokus mereka adalah membangun bangunan rohani yang kokoh untuk kehidupan abadi, bukan sekadar popularitas duniawi.
Pengingat akhirat (dzikrul maut dan persiapan bekal) merupakan komponen penting untuk menjaga keseimbangan hidup. Mengingat akhirat bukan berarti membenci dunia, melainkan menjadikannya sebagai sarana menuju kehidupan abadi yang sebenarnya.
Tiga Metode Utama:
Takhalli : Membersihkan diri dari sifat tercela. Takhalli menurut Islam, khususnya dalam ajaran tasawuf, adalah proses menyucikan diri atau mengosongkan hati dari sifat-sifat tercela, penyakit hati, dan perilaku buruk, baik secara lahir maupun batin. Ini merupakan langkah awal dari trilogi penyucian jiwa (takhalli, tahalli, tajalli) untuk mencapai kedekatan dengan Allah SWT.
Beberapa isyarat ayat Al-Quran yang sering dikaitkan dengan konsep takhalli antara lain:
QS. Al-An'am ayat 91 (dan ayat-ayat isyari terkait) sering digunakan sebagai dasar penafsiran untuk konsep penyucian hati.
QS. Asy-Syams ayat 9-10: "Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya." (Menunjukkan pentingnya membersihkan/takhalli).
QS. Al-A'la ayat 14: "Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dari kekafiran)."
Inti Konsep Takhalli
Takhalli adalah bagian dari tiga tahapan utama perjalanan spiritual (takhalli, tahalli, tajalli):
Tahalli :Menghiasi diri dengan ketaatan dan akhlak baik. Tahalli dalam Islam adalah tahapan kedua dalam tasawuf, yaitu menghiasi atau mengisi jiwa dan hati dengan sifat-sifat terpuji (akhlak mahmudah) serta ketaatan setelah melakukan takhalli (pembersihan diri dari sifat tercela). Proses ini bertujuan mendekatkan diri kepada Allah melalui peningkatan kualitas moral dan spiritual.
Tajalli :Merasakan kedekatan dan cahaya keimanan. Dalam Islam, terutama dalam tasawuf, Tajalli artinya penampakan, manifestasi, atau tersingkapnya cahaya Ilahi (nur ilahi) dalam hati seorang hamba, sebagai puncak dari proses spiritual takhalli (membersihkan diri dari sifat buruk) dan tahalli(menghiasi diri dengan sifat baik), yang menghasilkan ma'rifah (pengetahuan langsung) tentang Allah SWT, atau "kelihatan Allah di dalam hati"
Dalil-Dalil Terkait Arsitek Rohani (Penyucian Jiwa)
Berikut adalah beberapa dalil dari Al-Qur'an dan Hadits yang menjadi landasan tugas seorang arsitek rohani :
1. Keberuntungan Mensucikan Jiwa (QS. Asy-Syams: 9-10)
"Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya."
Ayat ini menegaskan bahwa fokus utama manusia adalah menjaga kesucian hati dari dosa dan sifat tercela.
2. Tujuan Diutusnya Rasulullah (QS. Al-Jumu'ah: 2)
"Dialah yang mengutus kepada kaum yang ummi seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah)..."
Ini menunjukkan bahwa tugas mendidik dan mensucikan jiwa (tazkiyah) adalah inti ajaran Islam.
3. Ketenangan Hati (QS. Ar-Ra'd: 28)
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram."
Arsitek rohani membimbing manusia untuk mencapai ketenangan ini melalui zikir dan pendekatan diri.
4. Pentingnya Niat (Hadits Shahih)
"Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung niatnya..." (HR. Bukhari & Muslim).
Arsitek rohani selalu memulai perbaikan dengan meluruskan niat hanya karena Allah.
Kesimpulan
Arsitek rohani adalah mereka yang "membangun" struktur batin manusia agar kokoh melawan hawa nafsu dan dekat dengan pencipta-Nya. Hal ini sesuai dengan pemikiran bahwa membersihkan hati adalah perjuangan terbesar, sebagaimana yang dijelaskan dalam konsep tazkiyatun nafs.
Semoga umat Islam mulai kembali memahami moral/ akhlak dan untuk pendidikan berbasis Islam jangan tinggalkan pendidikan akhlak. jangan lupa ajari anak keturunan tentang akhlak di rumah meskipun di sekolah pendidikan akhlak telah terkikis.
Aunur Rofiq
Penulis adalah Pendiri Himpunan Pengusaha Santri Indonesia
Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis. (Terima kasih - Redaksi)
(erd/erd)












































Komentar Terbanyak
Chiki Fawzi Dicopot dari Petugas Haji 2026, Kemenhaj Bilang Begini
Chiki Fawzi Dicopot dari Petugas Haji 2026
JK: Aktivitas di Masjid 80% Mendengarkan, Tapi 75% Sound System-nya Buruk