Khutbah Jumat Masjidil Haram, Syekh Sudais: Rakyat Palestina Menderita

Khutbah Jumat Masjidil Haram, Syekh Sudais: Rakyat Palestina Menderita

Kristina - detikHikmah
Jumat, 26 Des 2025 19:48 WIB
Khutbah Jumat Masjidil Haram, Syekh Sudais: Rakyat Palestina Menderita
Presiden Urusan Agama Dua Masjid Suci Syekh Abdurrahman bin Abdulaziz Al-Sudais saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjidil Haram, Jumat (26/12/2025). Foto: Tangkapan layar YouTube KSA Qur'an TV
Jakarta -

Presiden Urusan Agama Dua Masjid Suci Syekh Abdurrahman bin Abdulaziz Al-Sudais menyampaikan khutbah Jumat di Masjidil Haram hari ini. Syekh Sudais kembali menyuarakan penderitaan rakyat Palestina yang masih terus berlanjut.

"Rakyat Palestina menderita akibat pengepungan, penghancuran, dan pengusiran oleh musuh zionis yang khianat, terutama dengan datangnya musim dingin yang keras," ujar Syekh Sudais dikutip X Al Ekhbariya TV, Jumat (26/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memohon kepada Allah untuk membebaskan mereka dari ketidakadilan ini," sambung Syekh Sudais dalam khutbah yang turut disiarkan langsung di channel YouTube KSA Qur'an TV, akun siaran resmi Kerajaan.

Imam Besar Masjidil Haram itu diketahui beberapa kali menyampaikan dukungannya terhadap rakyat Palestina dalam berbagai kesempatan khutbah Jumatnya.

ADVERTISEMENT

Kondisi Terkini Rakyat Palestina

Penderitaan rakyat Palestina belum berakhir, meski sempat ada kesepakatan gencatan senjata dan penarikan pasukan militer Israel, dalam diplomasi beberapa waktu lalu.

Laporan terbaru WAFA menyebut pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara intensif di timur kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada Jumat (26/12) pagi tadi, sementara penembakan artileri dan penghancuran masih terus berlanjut di seluruh wilayah timur enklave itu.

Sumber-sumber lokal mengatakan setidaknya ada empat serangan yang menargetkan wilayah timur dan selatan Khan Younis. Serangan dan penghancuran besar-besaran juga berlanjut di Kota Gaza dan Rafah. Israel mengerahkan helikopter dan kapal-kapal angkatan lautnya dalam serangan ini.

WAFA mencatat sejak kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang berlaku mulai 10 Oktober, setidaknya 406 warga Palestina tewas dan lebih dari 1.118 lainnya terluka dalam serangan yang terus berlanjut itu.

Sementara itu, Pusat Komunikasi Pemerintah Perdana Menteri Palestina dalam laporan situasi mingguan #67 mencatat serangan mematikan Israel yang terus berlanjut sejak kesepakatan gencatan senjata telah menewaskan 401 warga Palestina. Jumlah tersebut menambah angka kematian warga Palestina menjadi 70.925 jiwa sejak dimulainya genosida 2 tahun lalu.

Kelompok Hak Asasi Manusia dalam laporannya menyebut ribuan tahanan Palestina menghadapi kematian di penjara Israel. Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan serta Tahanan Masyarakat Palestina mengatakan otoritas Israel terus melakukan penindasan melalui sistem terpadu yang terorganisir.

Dalam sebuah arahan yang dirilis pada Kamis (25/12/2025), lembaga tersebut mengungkap kebijakan Israel menargetkan lebih dari 9.300 tahanan selama Desember. Mereka juga mencatat praktik ini telah meningkat ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak dimulainya perang.




(kri/dvs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads