Plt Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof Dr Eng Ir Sandro Mihradi ST M Eng IPH menyampaikan laporan terkait peserta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Ia mengatakan, pada SNBT 2026 ada sebanyak 86.118 pendaftar KIP Kuliah yang lolos seleksi. Sementara pendaftar KIP Kuliah lulus SNBT atau yang eligible KIP Kuliah hanya 39.662 orang.
Artinya, akan ada 46.456 peserta lolos SNBT yang tidak lolos sebagai penerima KIP Kuliah. Adapun peserta yang lolos sebagai penerima mereka tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Telah diinstruksikan penggunaan DTSEN sebagai sumber data utama dalam perencanaan pelaksanaan dan evaluasi kebijakan sosial dan ekonomi untuk memastikan program pemerintah terlaksana secara tepat, sasaran, efektif, efisien dan akutabel termasuk di dalamnya adalah Program Indonesia Pintar perguruan tinggi iaitu KIP Kuliah," katanya dalam Konferensi Pers SNBT 2026 yang disiarkan via YouTube SNPMB, Senin (25/5/2026).
Selain itu, kriteria penerima KIP Kuliah juga didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2026 Tentang program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi.
Ketentuan Peserta SNBT 2026 yang Eligible KIP Kuliah
Sandro mengatakan, peserta eligible KIP Kuliah tentunya adalah mereka yang sudah lolos baik dalam SNBT atau SNBP 2026. Selain itu, mereka juga harus terdata dalam DTSEN.
"Terdata dalam DTSEN pada kelompok masyarakat sangat miskin sampai dengan rentan miskin atau masuk dalam desil 1 sampai dengan desil 4. Nah selanjutnya calon penerima KIP Kuliah ini bisa dinyatakan sebagai penerima KIP Kuliah setelah yang pertama mereka menyelesaikan proses registrasi ulang," tuturnya.
Sandro mengimbau kepada pendaftar KIP Kuliah dan sudah lolos SNBT untuk melakukan registrasi ulang. Jika tidak, maka kesempatan kuliah gratis dengan KIP Kuliah akan berakhir gagal.
"Jadi yang walaupun sudah eligible namun belum tentu ya mereka itu akan ditetapkan sebagai penerima apabila tidak melakukan registrasi ulang," tuturnya.
Sandro juga mengungkap peserta yang eligible KIP Kuliah banyak berasal dari luar Jawa atau memilih kuliah di luar Jawa.
"Hampir semuanya itu di luar Jawa kecuali satu Universitas Negeri Surabaya itu yang nomor 4. Ya mungkin dari sini bisa kita lihat cerminan mungkin refleksi sebaran. Jadi cukup banyak para calon mahasiswa yang mereka itu eligible KIP Kuliah Itu umumnya dari luar Jawa," katanya.
Daftar PTN dengan Eligible KIP-K Jalur SNBT 2026 Terbanyak
1. Universitas Negeri Medan: 1.754 peserta
2. Universitas Negeri Padang: 1.418 peserta
3. Universitas Nusa Cendana: 1.289 peserta
4. Universitas Negeri Surabaya: 1.278 peserta
5. Universitas Tadulako: 1.095 peserta
6. Universitas Lampung: 1.029 peserta
7. Universitas Negeri Makassar: 1.029 peserta
8. Universitas Negeri Gorontalo: 999 peserta
9. Universitas Haluoleo: 976 peserta
10. Universitas Malikussaleh: 882 peserta
11. Universitas Syiah Kuala: 802 peserta
12. Universitas Jambi: 775 peserta
13. Universitas Mataram: 668 peserta
14. Universitas Pendidikan Indonesia: 660 peserta
15. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa: 656 peserta
16. Universitas Negeri Malang: 642 peserta
17. Universitas Trunojoyo Madura: 635 peserta
18. Universitas Sulawesi Barat: 615 peserta
19. Universitas Andalas: 599 peserta
20. Universitas Siliwangi: 592 peserta
Demikian informasi eligible KIP Kuliah pada SNBT 2026. Kamu jadi penerima KIP Kuliah tidak?










































