33 Penyandang Disabilitas Mengikuti Tes UTBK SBMPTN 2021 di UI

Anatasia Anjani - detikEdu
Jumat, 16 Apr 2021 18:19 WIB
Ilustrasi Kampus UI, Depok
Penyandang Disabilitas Mengikuti Tes UTBK SBMPTN 2021 di Universitas Indonesia (Grandyos Zafna/detikFOTO)
Jakarta - Sebanyak 33 peserta penyandang disabilitas yang diantaranya terdiri 24 penyandang tunadaksa dan tunanetra mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau UTBK SBMPTN 2021 di Universitas Indonesia (UI) pada hari Kamis (15/4).

Hari keempat UTBK SBMPTN 2021 sesi ke-7 memang ditujukan untuk penyandang disabilitas tunanetra. Panitia Pusat UTBK UI menyediakan satu ruang ujian dan fasilitas khusus di Gedung Fakultas Ilmu Komputer, Kampus Depok bagi peserta penyandang tunanetra agar penyelenggaraan bisa berjalan lancar.

Fasilitas tersebut yaitu reglet, stylus, kertas braille, dan juga headset yang digunakan untuk mendengarkan soal dari fitur screen reader yang diberikan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). UI juga memberikan fasilitas lain yaitu pendamping pelaksanaan UTBK-SBMPTN untuk para peserta penyandang disabilitas.

Sedangkan untuk peserta penyandang tunadaksa, pihak UI juga menyiapkan dua lokasi ujian di Gedung Fakultas Ilmu Komputer dan Gedung VII Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, di Kampus UI Depok. Ruang tersebut berada di lantai satu dan ramah bagi peserta difabel.

Panitia dan pengawas UTBK SBMPTN 2021 di UI juga menemani para peserta difabel dan memberikan arahan agar menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Prokes tersebut dimulai dari mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, hingga mengarahkan untuk memulai ujian dengan memakai perangkat screen reader dan headset.

Unit Pelayanan Disabilitas telah dirilis sejak tahun 2018. Perilisan unit tersebut diadakan bersamaan dengan pembukaan The 2nd Faculty of Public Health UI Science Festival. Pembangunan unit layanan tersebut juga bertujuan untuk mewujudkan misi UI dalam menyediakan pendidikan yang inklusif untuk semua kalangan.

Pelayanan tersebut berbentuk pelayanan belajar mengajar di ruang kelas, pelatihan dalam memakai perangkat disabilitas, dan advokasi untuk meningkatkan awareness terhadap difabel.

Unit Layanan Mahasiswa Disabilitas di UI dipercaya sebagai gerakan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan berkualitas bagi penyandang disabilitas. Selain itu juga untuk menunjukkan kesetaraan di dalam kampus.

Unit tersebut juga menyediakan beragam fasilitas bagi mahasiswa difabel yaitu kamar mandi khusus, jalur khusus dengan panduan di lantai tiap gedung perkuliahan yang menghubungkan antar gedung seperti menuju parkir kendaraan, jalur pejalan kaki dan penyeberangan bagi penyandang difabel, shuttle car khusus, dan fasilitas lainnya.

Kepala Biro Humas dan KIP UI, Amelita Lusia, mengharapkan agar peserta disabilitas UTBK SBMPTN 2021 tidak mengalami hambatan. "Selama pelaksanaan UTBK di UI, baik di Kampus Salemba maupun Kampus Depok, kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kampus UI adalah wilayah wajib masker, sehingga dari mulai memasuki gerbang utama, semua orang termasuk peserta ujian wajib menggunakan masker kesehatan, bukan masker kain," kata Amelita.

Amelita juga mengatakan bahwa peserta wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk ke ruang ujian. Selain itu peserta juga harus cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir atau hand sanitizer.

"Kami juga telah menyediakan fasilitas prokes di dekat pintu masuk menuju ruang ujian. Para peserta UTBK SBMPTN 2021 dan panitia juga diminta menjaga jarak fisik minimal 1,5 meter dan menghindari kerumunan," ujar Amelita. (pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia